Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Orang Kesepian Meningkat, Australia Mengaku Alami Krisis Sipil

Ahmad
Terakhir diupdate: 22 Agustus 2022 10:25 10:25 am
Ahmad
Dipublikasikan 22 Agustus 2022 10:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pemerintah Australia menyatakan negaranya mengalami “krisis sipil” karena meningkatnya jumlah orang yang kesepian dan menurunnya mereka yang mau jadi relawan. Pemerintah mengaku sedang melakukan penyelidikan, termasuk mendengarkan masukan publik di berbagai kota selama Agustus dan September.

“Australia saat ini menghadapi krisis sipil,” ujar Andrew Leigh, Wakil Menteri Urusan Kompetisi, Badan Amal dan Perbendaharaan Negara dikutip ABC. “Kita telah melihat penurunan jumlah orang yang menjadi sukarelawan dan jumlah orang yang menyumbang untuk badan amal,” jelas Leigh.

“Dibandingkan dengan pertengahan 1980-an, orang Australia kini kurang memiliki teman dekat dan kurang mengenal tetangganya. Kita jadi lebih tidak terkoneksi satu sama lain,” katanya.

Dengar pendapat yang akan dilakukan oleh sejumlah pihak berfokus pada mencari solusi untuk menumbuhkan rasa kebersamaan, meningkatkan kembali jumlah relawan dan sumbangan untuk badan amal. Liputan ABC baru-baru ini menyoroti dampak signifikan dari penurunan jumlah relawan di masyarakat regional.

Salah satu yang menjadi sorotan adalah birokrasi seringkali menjadikan kerja-kerja sukarela lebih sulit.  Tekanan finansial juga menjadi alasan yang membuat orang-orang kurang mau menyumbangkan waktu atau tenaganya secara sukarela.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Komisi Produktivitas menyebutkan dalam satu dekade hingga 2020, jumlah warga Australia yang menjadi petugas pemadam kebakaran sukarela menurun. Jadi  ketika kebakaran hutan musim panas melanda, kita tidak akan siap,” katanya.

Andrew menambahkan berbagai model kerja sukarela sebenarnya memiliki banyak manfaat, seperti program Penghijauan Australia, yang memungkinkan peserta mengatasi deforestasi sekaligus memenuhi gaya hidup.

Penyelidikan pemerintah ke sektor badan amal dan relawan untuk mendengarkan pendapat akan digelar akhir tahun ini di kawasan regional. Kegiatan Sammy the Dragon dalam Festival Mutiara di Broome, Australia Barat, adalah salah satu penerima manfaatnya.

Dibutuhkan minimal 14 relawan untuk mengangkat naga raksasa, yang menurut koordinatornya, Jack Castellarin, menjadi tantangan tersendiri. “Dari tahun ke tahun semakin sulit menemukan orang yang mau datang membantu,” kata Castellarin.

“Kami tetap bertahan, namun sepertinya orang semakin sibuk. Saat kami tidak bisa lagi menampilkan Sammy, tentunya itu akan menjadi peringatan bagi kami,” katanya.

Sementara itu, beberapa di sektor badan amal sudah melakukan ‘rebranding’ untuk menarik generasi muda ikut dalam kegiatan sukarela. Data Biro Statistik Australia menunjukkan penurunan terbesar dalam usia relawan terjadi pada kelompok usia 15 hingga 24 tahun.

Mike Drysdale bekerja untuk sebuah firma pemasaran di Perth dan sudah melakukan kampanye kerja sukarela untuk pemerintah setempat. “Generasi lebih tua memandang menjadi relawan sebagai sesuatu yang akan dilakukan secara rutin dalam hidup kita,” katanya.

“Sementara generasi muda lebih tertarik pada aktivitas berbasis dampak, mereka dapat berkumpul dalam waktu singkat, melakukan berbagai upaya, dan mungkin kembali lagi nanti,” tambahnya.

Pola pikir seperti itu tidak cocok dengan struktur yang lebih formal dari klub sukarela yang sudah mapan seperti Rotary dan Lions. Tapi Drysdale percaya generasi muda dimotivasi oleh rasa altruisme yang sama seperti generasi tua. “Generasi sekarang ini menghadapi situasi lapangan yang sama sekali berbeda. Mereka ingin membuat dampak, tanpa harus menguras energi mereka dan bahkan berpotensi tidak membuat perubahan nyata,” katanya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Australiamasyarakat sipil Australiaorang kesepianrelawan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Australia Kecewa Umar Patek Dapat Remisi, Ini Tanggapan Kemenlu
Tulisan selanjutnya Santri Pejuang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?