Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Diskriminasi Brutal China terhadap Uighur adalah Kejahatan terhadap Kemanusiaan

Ahmad
Terakhir diupdate: 2 September 2022 11:17 11:17 am
Ahmad
Dipublikasikan 2 September 2022 12:30
Bagikan
Setop Rezim China: Negara Komunis ini telah menganiaya lebih 1 juta Muslim Uighur
Bagikan

Hidayatullah.com—Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tidak menutup kemungkinan bahwa penahanan diskriminatif China terhadap Uighur dan kelompok etnis mayoritas Muslim lainnya di wilayah Xinjiang adalah kejahatan terhadap kemanusiaan.

Kantor hak asasi manusia PBB dalam laporannya pada hari Rabu menyerukan tanggapan internasional segera atas tuduhan penyiksaan dan pelanggaran hak lainnya dalam kampanye Beijing untuk memberantas terorisme.

Kepala hak asasi manusia PBB Michelle Bachelet menolak seruan agar China menahan laporan tersebut menyusul kunjungannya sendiri ke Xinjiang pada Mei – yang diklaim Beijing sebagai bagian dari kampanye Barat untuk mencoreng China.

Laporan PBB telah memicu ‘tarik tarik tambang’ untuk pengaruh diplomatik dengan Barat atas hak-hak penduduk Uighur di wilayah tersebut dan banyak etnis mayoritas Muslim lainnya.

Bachelet mengatakan, dalam beberapa bulan terakhir dia mendapat tekanan dari banyak pihak untuk mempublikasikan atau tidak mempublikasikan laporan tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pada bulan Juni, Bachelet mengatakan dia tidak akan diangkat kembali untuk masa jabatan baru sebagai kepala hak asasi manusia dan berjanji untuk merilis laporan pada 31 Agustus.

Bechelet telah mengalihkan perhatiannya ke Xinjiang ketika cukup untuk menantang China ketika pemantau hak asasi manusia lainnya menyebutkan pelanggaran terhadap Muslim Uighur.

Selama lima tahun terakhir, kampanye penahanan besar-besaran pemerintah China di Xinjiang telah menyeret jutaan Muslim Uighur ke dalam jaringan penjara dan kamp – yang dimaksudkan sebagai pusat pelatihan, tetapi malah menjadi pusat penahanan brutal.

Beijing sejak itu telah menutup banyak kamp, ​​tetapi ratusan ribu dari mereka tetap dipenjara tanpa tuduhan yang jelas. Untuk itu, beberapa negara termasuk Amerika Serikat (AS) menuduh Beijing melakukan genosida.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinaetnis uighurkejahatan kemanusiaanpartai komunis chinauighur xinjiang
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gereja Cilegon Bantah Tudingan Persulit Izin Gereja, Wakil Wali Kota Cilegon Minta Menag Kroscek Lebih Dulu
Tulisan selanjutnya perempuan laki-laki setara Mantan Ketua NA: Di Muhammadiyah, Perempuan dan Lali-laki Setara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Berita
21 Juli 2026 10:00
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Terbaru

  • AS dan Arab Saudi Sepakati Kerja Sama Nuklir, Apa Isinya?
  • Jadi Kepala Biro Politik, Khalil Al-Hayya Umumkan 6 Prioritas Hamas
  • MNF 2026: Membela Palestina adalah Hak Kita!
  • MUI Siapkan RUU Pencegahan dan Penanggulangan LGBTQ, Akan Dibahas di KUII VIII 2026
  • Prajurit di Balik Layar, Pelita di Pinggir Jalan: Jejak Langkah Chumam Dasuki Merawat Literasi
  • ‘Israel’ Disebut Gali Parit Berisi Buaya di Sekitar Blok Penjara Tahanan Hamas
  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?