Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tiga Orang Meninggal Akibat Pneumonia Misterius di Argentina

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 September 2022 07:48 7:48 am
Ama Farah
Dipublikasikan 3 September 2022 07:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Orang ketiga meninggal dunia di Argentina akibat penyakit pneumonia misterius yang sejauh ini telah menjangkiti 9 orang.

Dilansir BBC Jumat (2/9/2022), semua kasus itu berpusat di sekitar sebuah klinik swasta di Provinsi Tucuman di bagian barat laut Argentina.

Pihak berwenang mengatakan bahwa mereka sudah mencoret Covid-19 dan flu biasa sebagai penyebab infeksi di bagian paru-paru itu, tetapi masih terus menyelidikinya.

Tes terhadap sumber air setempat dan penyejuk udara juga dilakukan untuk mencari penyebab pneumonia misterius tersebut.

Korban ketiga tersebut adalah seorang wanita berusia 70 tahun yang dibawa ke rumah sakit untuk menjalani operasi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Para dokter meyakini dia kemungkinan “pasien nol” yang mengalami infeksi pernapasan itu. Lainnya yang jatuh sakit dengan kondisi paru-paru terinfeksi seperti wanita itu adalah para staf medis di klinik tersebut.

Orang-orang yang kontak dekat dengan mereka sedang diperiksa lebih lanjut, tetapi tidak ada yang menunjukkan gejala sampai saat ini.

Penyakit misterius itu merenggut korban pertamanya di kalangan pekerja di klinik itu pada hari Senin dan korban kedua meninggal dua hari kemudian. Keduanya, seperti wanita berusia 70 tahun tersebut, memiliki kondisi kesehatan lain yang mendasarinya atau sebelumnya sudah memiliki penyakit lain.

Enam pasien pertama mulai menunjukkan gejala antara 18 dan 23 Agustus.

Luis Medina Ruiz, menteri kesehatan Provinsi Tucuman, hari Rabu mengatakan bahwa para pasien mengalami kondisi kesulitan bernapas yang parah disertai pneumonia … yang sangat mirip dengan Covid-19.”

Gejala termasuk demam tinggi, nyeri tubuh dan kesulitan bernapas.

Hector Sale, presiden Tucuman perguruan tinggi kedokteran, mengatakan kepada para wartawan, “Kita tidak sedang menangani penyakit yang disebabkan oleh penularan dari orang ke orang” sebab tidak ada kasus yang terindentifikasi di kalangan kontak dekat pasien manapun.”

Pan American Health Organization sedang memantau situasi bersama dengan otoritas kesehatan Argentina.

Prof Paul Hunter, profesor bidang kedokteran di University of East Anglia, mengatakan kepada BBC bahwa pada tahap sekarang ini masih sulit untuk mengetahui apa kiranya dampak dari penyakit itu.

“Hal-hal seperti ini terjadi dari waktu ke waktu. Seringkali mereka gagal begitu saja (tidak menyebar luas, red), tetapi tidak selalu. Terkadang mereka menyebabkan wabah lokal yang substansial atau sesuatu yang lebih besar.”

Prof Beate Kampmann dari The London School of Hygiene and Tropical Medicine mengatakan masih terlalu dini untuk mengatakan dampak penyakit itu terhadap populasi yang lebih luas karen kasus-kasusnya sejauh ini masih terbatas pada klinik tersebut. 

“Bisa jadi penyakit itu disebabkan oleh patogen baru atau yang sudah kita ketahui sebelumnya,” kata Kampmann.

Prof Sir Peter Horby dari Oxford University mengatakan ada banyak kabar tentang wabah Covid dimulai dengan infeksi pada petugas kesehatan yang melibatkan pneumonia berat.

Meskipun demikian dia menegaskan, “Masyarakat tidak perlu terlalu khawatir. Sebab, pasti ada penjelasan potensial lainnya.”

“Saat ini saya tidak terlalu khawatir tetapi saya akan mengawasinya seperti elang,” kata Horby, menegaskan pihaknya terus memantau situasi itu dengan seksama.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Argentinacovid-19flu biasamisteriuspatogenpenyakitpneumonia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pendonor Sperma, Telur dan Embrio di Prancis Tidak Lagi Bisa Sembunyikan Identitas
Tulisan selanjutnya Israel Penjarakan Direktur World Vision di Gaza yang Dituduh Salurkan Dana ke Hamas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Berita
31 Agustus 2026 17:47
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?