Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 1 Desember 2022 19:28 7:28 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 Desember 2022 19:28
Bagikan
Tangkapan layar hinaan "anjinghu akbar"
Bagikan

Hidayatullah.com—Kepala Sekolah Pemikiran Islam (SPI) Pusat, Akmal Sjafril, mengaku terkejut dengan kata-kata “anjinghu akbar” muncul kembali setelah 18 tahun berlalu. Masalah ini ramai setelah seseorang menulis di blog pribadinya berjudul “Catatan untuk Arif dan Gita” yang tayang pada Rabu (30/11/2022) kemarin.

“Siapa sangka, setelah delapan belas tahun berlalu, kata-kata yang pernah terlontar dari seorang mahasiswa perguruan tinggi Islam di Bandung yang ingin kelihatan liberal dua puluh empat karat itu muncul lagi,” ungkap Akmal, Kamis (01/12/2022).

Akmal merujuk pada peristiwa penyebutan “Anjinghu akbar” yang sempat pernah viral pada tahun 2004 silam. Pada saat itu, seorang mahasiswa senior dari IAIN Sunan Gunung Djati, Bandung, meneriakkan kata-kata itu di hadapan para mahasiswa baru, saaat ospek.

Kejadian itu sontak menimbulkan reaksi negatif dari kalangan ulama dan cendekiawan Muslim yang mengkhawatirkan pengaruh pemikiran liberal pada mahasiswa-mahasiswa tersebut. Menurut Akmal, kasus kali ini ditinjau dari beberapa sisi malah lebih memprihatinkan.

“Jika dulu disinyalir ungkapan tersebut dilatari oleh ideologi Islam liberal, maka kini pengucapnya malah seorang non-Muslim, dan motifnya hanya untuk membela influencer idolanya saja,” ujar Akmal.

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Kasus ini bermula dari unggahan postingan Gita Savitri, seorang influencer yang sempat memicu kontroversi belum lama ini karena pandangan childfree-nya, di akun media sosialnya. Dalam unggahan tersebut, Gita mengkritisi sikap Qatar dalam perhelatan Piala Dunia 2022 yang dianggapnya mencerminkan sikap menolak LGBT.

Komentar Gita mendapat respon dari seorang influencer lainnya, yaitu Chelsy Arta. Menurut Chelsy, yang berkomentar melalui postingan-nya sendiri, sikap Gita hanya menyusahkan orang-orang yang setiap hari berjuang untuk memperbaiki moral generasi muda Indonesia.

Chelsy mengakhiri kritiknya dengan seruan yang ditujukannya kepada Gita, “Hati-hati, emang kadang popularitas dan kecerdasan tuh bikin kita merasa paling AKBAR, sampe lupa ALLAHUAKBAR.”

Tak dinyana, unggahan Chelsy itu menuai komentar pedas dari sebuah akun yang bernama @8612fan. Akun yang mencantumkan nama Arif Setiawan itu menulis, “Allahuakbar katamu? Anjinghuakbar atau allahuanjing kali.”

Kata-kata Arif ini direspon dengan sangat keras oleh Akmal dan sejumlah eksponen SPI lainnya. Menurut Akmal, kasus kali ini menunjukkan banyak masalah yang menghantui kehidupan rakyat Indonesia, mulai dari pemujaan yang berlebihan terhadap tokoh-tokoh idola hingga rapuhnya kerukunan hidup antar umat beragama.

“Hal yang paling konyol dari semuanya ini adalah fakta bahwa Arif, dalam rangka membela Gita Savitri, justru telah menghina Tuhannya Gita itu sendiri. Bukankah Gita masih mengaku dirinya Muslim?” tandas Akmal dalam blog pribadinya.

Anila Gusfani, aktivis #IndonesiaTanpaJIL (ITJ) yang juga pengurus SPI Pusat, turut berkomentar. Menurutnya, kritik Akmal penting untuk dibaca langsung oleh Gita Savitri dengan pikiran jernih. Anila juga berharap Gita tidak lagi membuat pernyataan-pernyataan yang sensitif.

“Karena kayaknya dia hanya mikirin dirinya sendiri dan nggak peduli orang lain terdampak apa atas statement-statement dia. Yang dia tau, dia speak up dan dia berhak. Padahal kalau dipikir-pikir, apa untungnya sih meng-influence orang lain untuk membangkang pada agamanya sendiri?” tandas gadis pengusaha rumah makan di bilangan Bekasi ini.*/Tim SPI

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Khutbah Jumat: Ciri-Ciri Orang Mukmin yang Beruntung
Tulisan selanjutnya Maroko Muslim Susul Senegal, Maroko Jadi Negara Muslim Kedua yang Lolos ke 16 Besar Piala Dunia Qatar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AS-Iran Capai Kesepakatan Final, Trump dan Pezeshkian Resmikan Memorandum

Berita
18 Juni 2026 15:53
Jangan Cuma di Stadion, Pria Jepang Diminta Ikut Bantu Bersihkan Rumah
Ledakan di Fasilitas Gas Terbesar Qatar Merenggut 13 Nyawa
Taliban Melarang Penggunaan Ponsel Pintar oleh Aparat Pemerintah
Al Jazeera Desak Masyarakat Internasional Hukum ‘Israel’ usai Pembunuhan Jurnalisnya

Terbaru

  • Iman, Ilmu, dan Amal: Tiga Pilar Kebangkitan Umat
  • ‘Israel’ Gelontorkan Dana untuk Ubah Situs Arkeologi Palestina Jadi Situs Yahudi
  • Trump Sebut Dana Iran yang Dibebaskan Akan Dipakai Beli Produk AS
  • Khutbah Jumat: Tauhid, Fondasi Peradaban yang Tak Pernah Runtuh
  • Ledakan di Fasilitas Gas Terbesar Qatar Merenggut 13 Nyawa
  • Turki Tangkap 209 Orang di Ankara Jelang KTT NATO
  • Prancis dan Jerman Sepakat Kelola Bersama Perusahaan Senjata KNDS
  • Serangan Islamofobia, Imam Masjid di Kanada Diserang usai Pimpin Shalat Berjamaah
  • Kabar Mualaf Giancarlo Esposito: Aktor “Breaking Bad” Dilaporkan Memeluk Islam di Saudi
  • Al Jazeera Desak Masyarakat Internasional Hukum ‘Israel’ usai Pembunuhan Jurnalisnya

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Jelang Akhir Tahun, Sekolah Pemikiran Islam Terus Menyibukkan Berbagai Kegiatan

29 November 2022 19:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?