Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Hukuman Aung San Suu Kyi Ditambah 7 Tahun Penjara

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Desember 2022 21:54 9:54 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Desember 2022 21:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pengadilan militer Myanmar hari Jumat (30/12/2022) memberikan hukuman tambahan 7 tahun kepada Aung San Suu Kyi, sehingga total menjadi 33 tahun penjara.

Pemimpin terpilih lewat pemilu yang digulingkan itu ditempatkan dalam tahanan rumah setelah militer melakukan kudeta pada Februari 2021.

Sejak itu dia mengahadapi 18 bulan persidangan untuk 19 dakwaan – yang menurut kelompok-kelompok peduli HAM merupakan dakwaan karangan militer guna memenjarakan Suu Kyi.

Vonis hari ini merupakan keputusan dari lima dakwaan terakhir yang dihadapinya. Pengadilan menyatakannya bersalah melakukan korupsi karena tidak mengikuti prosedur yang berlaku dalam penyewaan helikopter untuk seorang menteri dalam pemerintahannya.

Sebelumnya dia sudah divonis bersalah dalam 14 dakwaan termasuk melanggar pembatasan Covid-19, impor walkie-talkies dan melanggar UU kerahasiaan negara.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Proses peradilan yang dijalani Suu Kyi tahun ini dilakukan secara tertutup di mana media dan masyarakat tidak diperbolehkan mengikutinya dan pengacaranya juga dilarang berbicara kepada jurnalis. Dia membantah semua tuduhan.

Wanita peraih Nobel Perdamaian berusia 77 tahun itu menghabiskan sebagian besar masanya dalam tahanan rumah di ibukota Nay Pyi Taw.

Suu Kyi dan banyak anggota partainya termasuk di antara lebih dari 16.600 orang yang ditangkap oleh junta sejak kudeta. Sebanyak 13.000 dari mereka saat ini masih dikurung di dalam penjara, menurut Assistance Association for Political Prisoners (Burma), lansir BBC. Lebih dari 2.000 orang juga dikabarkan tewas di tangan pasukan junta.

Pekan lalu, Dewan Keamanan PBB menyerukan penghentian kekerasan dan pembebasan seluruh tahanan politik di Myanmar. China dan Rusia tidak bersedia mendukung seruan itu dan tidak menggunakan hak veto mereka setelah susunan kata dalam resolusi tersebut diubah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Aung San Suu Kyijuntakudetamilitermyanmar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pejabat Afghanistan: Proses Belajar Anak Perempuan akan Dimulai Awal Tahun
Tulisan selanjutnya Terkait Temuan PPATK, OVO Akui Dukung Pemerintah Berantas Kejahatan Pornografi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Berita
16 Oktober 2026 15:36
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?