Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Feature

Kisah Mualaf: Satu Persatu Anggota Keluarganya Masuk Islam

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 24 Agustus 2023 21:57 9:57 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 25 Agustus 2023 08:00
Bagikan
Kisah Mualaf Ilustrasi Perempuan Berdoa
Bagikan

Hidayatullah.com – Perkenalan seorang penganut Kristen Katolik bernama Bella dengan Islam terjadi beberapa tahun yang lalu. Bella adalah seorang ibu beretnis Hispanik dengan dua putra.

Daftar isi
  • Awal Mula Perubahan
  • Teman Baru
  • Saya Benar-Benar Terkejut
  • Islam Mengubah Putra Saya
  • Sekeluarga Masuk Islam
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Kala itu, hubungan Bella dengan kedua putranya berada di titik terendah. Kedua putranya juga selalu menyebabkan masalah.

Salah satunya putus sekolah dan menghabiskan harinya dengan tidur dan malamnya dengan mabuk dan berbuat onar di jalanan. Yang satu lagi terlibat masalah besar dan sedang menjalani hukuman dua tahun penjara.

Bella tidak tahu apa yang harus dilakukan. Lima belas tahun yang lalu dia meninggalkan Kolumbia menuju Amerika Serikat dengan harapan kehidupan yang lebih baik.

Sejak itu Bella berusaha keras untuk mewujudkan mimpinya dan rela menjalani beberapa pekerjaan sekaligus.

Baca Juga

Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”
Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam
Ketika Penghuni Muslim Terancam Ulah Tetangga
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Semua itu dilakukan Bella demi anak-anaknya.

Suatu hari, Jorge salah satu putranya yang doyan minum-minuman keras dan mabuk pulang ke rumah. Namun, raut wajah Jorge tidak seperti biasa. Ada sesuatu yang telah terjadi.

Awal Mula Perubahan

“Ketika Jorge pulang ke rumah pagi itu dia terlihat berbeda. Dia tampak lelah seperti biasanya. Tercium bau alkohol dan rokok, seperti biasanya. Tetapi ada sesuatu yang aneh,” kenang Bella.

Tapi Jorge tidak melihat ke arah ibunya. Dia membuat telur orak-arik, mandi dan kemudian masuk kamarnya. Bella mengikutinya. Sebelumnya, Bela tidak pernah mengganggu anaknya, tetapi pagi ini berbeda.

Ia mengetuk pintu kamarnya dan masuk. Jorge duduk di tempat tidurnya, tampak berpikir. Bella menanyainya apakah semuanya baik-baik saja, dan dia menjawab iya.

Tapi dia terus menunjukkan ekspresi aneh di wajahnya. Bella lantas duduk di sampingnya dan menyentuh punggungnya. Kemudian Jorge berkata bahwa dirinya harus berhenti minum. Itu kebiasaan yang tidak baik.

Ucapan sang anak membuat Bella tersentak kaget.

Selama ini, Bella selalu mendoakan agar anaknya berhenti maksiat dan mabuk-mabukan. Dengan hati yang berseri-seri Bella pun menjawab bahwa itu adalah ide yang bagus.

Ia lantas meninggalkan kamar sang anak. Namun, yang ia tak tahu. Peristiwa itu adalah awal dari sebuah perubahan besar dari anaknya.

Teman Baru

Sejak pagi itu, Jorge tidak minum-minuman keras dan mabuk lagi. Dia menghabiskan sebagian besar waktunya di kamarnya. Terkadang ia pergi keluar dengan seorang teman yang menjemputnya.

Kepada situs About Islam, Bella menjelaskan bahwa teman baru Jorge bersikap sangat sopan.

“Dia selalu mengenakan pakaian putih cerah dan kopiah kecil. Dan ketika dia tersenyum, saya merasa ada cahaya yang memancar darinya.”

Suatu hari, Bella mengundang teman baru Jorge untuk makan malam di rumah mereka. Kedua pemuda itu mulai berbicara tentang Allah, Yesus dan Bunda Maria. Percakapan tersebut cukup mengejutkan bagi Bella.

Karena selama ini putranya tidak pernah berbicara tentang Tuhan dan agama. Meski tidak relijius, Bella sendiri setiap malam selalu berdoa di kamarnya kepada Bunda Maria, Allah dan Yesus.

Saya Benar-Benar Terkejut

Bella masih santai ketika putranya dan temannya berbicara tentang Allah dan Yesus. Tetapi kemudian Jorge mengungkapkan kepada ibunya bahwa ia sudah menjadi seorang Muslim dan mualaf.

Bella sangat terkejut. “Bukankah orang Muslim itu teroris? tanyanya.

Bingung dan tak bisa berkata-kata, Bella lantas membersihkan meja dan menyuruh mereka keluar dari rumahnya.

“Saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan. Saya masuk ke kamar saya dan duduk di depan altar kecil saya.

Saya berdoa. Rasanya sangat aneh. Dan untuk pertama kalinya saya merasa berbicara langsung dengan Tuhan dan meminta bantuan-Nya,” ujar Bella.

Islam Mengubah Putra Saya

Berjam-jam Bella duduk bersimpuh di dalam kamarnya. Berdoa kepada Tuhan untuk membantu keluarga dan kedua putranya.

Usai diusir ibunya, Jorge tidak pulang. Hal itu membuat pikiran Bella tak karuan. Dia khawatir putra kembali ke kebiasaan lamanya yaitu mabuk-mabukan.

Dalam kesendiriannya, Bella merenungi perubahan anaknya. Jorge tidak lagi meminum minuman keras. Jorge tidak lagi keluar malam. Jorge tidak lagi terlibat perkelahian. Bella penasaran, apakah ini semua karena dia menjadi Muslim?

Bella mengaku dia punya banyak teman beragama Kristen yang relijius, namun mereka masih melakukan kebiasaan buruk seperti mabuk-mabukan.

Sedangkan agama yang disebut Islam ini telah mengubah anaknya menjadi orang yang baik.

Sekeluarga Masuk Islam

Setelah lebih dari dua minggu, Jorge pun pulang. Wajahnya bersinar dan dia memeluk sang ibu seperti dia tidak pernah memeluknya. Bella sangat bahagia. Penuh dengan sukacita dan harapan.

Jorge menyempatkan diri untuk duduk bersama ibunya. Keduanya berbincang-bincang dan berdiskusi panjang lebar. Jorge mengatakan kepada ibunya tentang Keesaan Allah dan bahwa Yesus adalah Nabi dan bukan anak Tuhan. Sang ibu bisa menerima hal itu.

Jorge juga bercerita tentang shalat lima waktu dan hal-hal penting lainnya dalam Islam.
Sang ibu mendengar secara seksama penuturan putranya.

Bella bisa menerima putranya menjadi seorang Muslim sekarang.

Tetapi ketika ditanya apakah dia ingin menerima Islam dan menjadi mualaf, Bella mengatakan dia butuh waktu.

Setelah sekitar setengah tahun, Bella masuk Islam di tangan anaknya. Itu adalah momen yang indah. Alhamdulilah.

Ketika putra Bella yang lain dibebaskan dari penjara, tidak butuh waktu lama dan dia juga menerima Islam dan menjadi mualaf. Dan sejak saat itu ia menjauhi masalah.

Melalui Islam, Allah mengembalikan kedua putra Bella yang luar biasa. Dia menyelamatkan mereka dari kekerasan dan kehancuran di jalanan.

Allahu akbar, Kita doakan semoga Allah terus memperkuat keimanan Bella sekeluarga. Amiin.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Headlinekisah mualaf terbarumasuk islammualafPilihan Redaksi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Khutbah Jumat: Menjaga dan Meningkatkan Iman kepada Allah Swt
Tulisan selanjutnya Inilah Orang-Orang yang Masuk Daftar Didoakan Para Malaikat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Korea Selatan Mencatat Rekor Suhu Udara Terpanas 42,5 Derajat Celsius

Berita
2 Agustus 2026 16:43
Setelah Palestina, Kini Suriah Jadi Sasaran Pencurian Tanah Pemukim Yahudi ‘Israel’
‘Masjidnya Rasulullah Berfungsi sebagai Sekretariat Negara’
Pakar: Pernikahan adalah Jalan Peradaban, Jangan Biarkan Medsos Meracuninya
Laporan: ‘Israel’ Danai Kampanye Rp840 Miliar untuk Mempengaruhi Jawaban AI soal Gaza

Terbaru

  • Rektor UIN Tulungagung: Jangan Jauhkan Anak dari Masjid
  • Gelombang Kekerasan Pemukim Ilegal ‘Israel’ Kini Menyasar Gereja Armenia di Tepi Barat yang Diduduki
  • Masjid Perlu Dikondisikan sebagai Tempat Berkumpul Anak Muda
  • Pemukim Ilegal ‘Israel’ Serbu Sejumlah Desa Tepi Barat
  • Iran Eksekusi Dua Pria Terpidana Mata-mata Israel
  • Presiden Suriah: Tergulingnya Rezim Assad Diperlukan Bagi Timur Tengah
  • Puluhan Warga Palestina Syahid dalam Dua Hari Serangan ‘Israel’, Turki: Netanyahu Sabotase Perdamaian
  • ‘Masjidnya Rasulullah Berfungsi sebagai Sekretariat Negara’
  • Gempa M 5,6–5,7 Guncang Mesir, Getaran Terasa hingga Sejumlah Negara Timur Tengah 
  • 152 Warga Palestina Syahid pada Juli, Tertinggi Tahun Ini

Mungkin Anda Juga Suka

Feature

Karena Politik Penjaga Sapi, Peternak Menangis Pasar Sepi

27 Mei 2026 07:57
Feature

Niat Ajak Teman Kembali Kristen, Pemuda Ini Justru Temukan Hidayah dan Masuk Islam

30 April 2026 14:00
Feature

Jawad Pulang dengan Luka Siksaan ‘Israel’

26 Maret 2026 07:50
Feature

Dapur Tak Pernah Padam: 224 Tahun Memberi Makan Fakir dan Musafir

20 Maret 2026 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?