Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Kesaksian Tawanan Hamas: ‘Kami Diperlakukan Manusiawi’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 17 Oktober 2023 14:03 2:03 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 17 Oktober 2023 08:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Kesaksian bekas tawanan Hamas meruntuhkan narasi buatan Zionis Israel yang menuduh bahwa pejuang Palestina kejam dan biadab. Wanita itu bernama Yasmin Porat, ibu tiga anak berusia 44 tahun yang selamat dalam serangan Hamas di Pemukiman Yahudi Be’eri.

Daftar isi
  • Pejuang Muda Hamas
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Dalam wawancaranya dengan radio Israel, Kan, Porat tidak hanya mengatakan bahwa warga “Israel” terbunuh dalam serangan balasan yang dilakukan oleh pasukan Zionis, tetapi dia mengatakan bahwa dia dan tawanan lain diperlakukan dengan baik dan manusiawi oleh para pejuang Hamas.

Porat sedang menghadiri pesta “Nova” ketika serangan Hamas dimulai dengan rudal dan paralayang bermotor. Dia dan rekannya Tal Katz melarikan diri dengan mobil ke Kibbutz Be’eri, tempat di mana banyak peristiwa yang dia gambarkan dalam wawancara media terjadi.

Menurut Porat yang berbicara kepada Maariv, ia dan Katz awalnya mencari perlindungan di rumah pasangan Adi dan Hadas Dagan. Setelah para pejuang Palestina menemukan mereka, mereka semua dibawa ke rumah lain, di mana delapan orang telah ditawan dan satu orang telah tewas.

Porat mengatakan bahwa istri dari pria yang tewas tersebut “mengatakan kepada kami bahwa ketika mereka [pejuang Hamas] mencoba untuk masuk, pria itu mencoba untuk mencegah mereka masuk dan menahan pintu. Mereka menembaki pintu dan dia terbunuh. Mereka tidak mengeksekusinya.”

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Many Israeli civilians in Kibbutz Be'eri were killed by Israeli forces, survivor Yasmin Porat told Israeli state radio in a now censored interview. Here it is with translation.

READ MORE: https://t.co/oxZv85pil2 pic.twitter.com/PWJgmO8NjF

— Electronic Intifada (@intifada) October 16, 2023

“Mereka tidak menyiksa kami. Mereka memperlakukan kami dengan sangat manusiawi,” Porat menjelaskan kepada Golan yang terkejut dalam wawancara radio Kan.

“Maksud saya, mereka menjaga kami,” katanya. “Mereka memberi kami minum di sana-sini. Ketika mereka melihat kami gugup, mereka menenangkan kami. Itu sangat menakutkan tetapi tidak ada yang memperlakukan kami dengan kasar. Untungnya tidak ada yang terjadi pada saya seperti yang saya dengar di media.”

“Mereka sangat manusiawi terhadap kami,” kata Porat dalam wawancaranya dengan Channel 12. Ia mengenang bahwa seorang pejuang Palestina yang berbicara dalam bahasa Ibrani, “mengatakan kepada saya, ‘Lihatlah saya dengan baik, kami tidak akan membunuh Anda. Kami ingin membawa Anda ke Gaza. Kami tidak akan membunuhmu. Jadi tenanglah, kamu tidak akan mati. Itulah yang dia katakan kepada saya, dengan kata-kata itu.”

“Saya tenang karena saya tahu tidak akan terjadi apa-apa pada saya,” tambahnya.

“Mereka mengatakan kepada kami bahwa kami tidak akan mati, bahwa mereka ingin membawa kami ke Gaza dan keesokan harinya mereka akan mengembalikan kami ke perbatasan,” kata Porat kepada Maariv.

Dalam wawancara dengan Channel 12, Porat menjelaskan bahwa meskipun para pejuang Palestina memiliki senjata lengkap, ia tidak pernah melihat mereka menembak para tawanan atau mengancam mereka dengan senjata.

Selain memberikan air minum kepada para tawanan, dia mengatakan bahwa para pejuang membiarkan mereka keluar ke halaman karena cuaca panas, terutama karena listrik padam.

Pejuang Muda Hamas

Sekitar delapan jam setelah dimulainya serangan Hamas dan sekitar setengah jam setelah Porat menelepon polisi, pasukan Zionis tiba dan kekacauan pun terjadi, kata Porat kepada Kan.

“Pada awalnya tidak ada pasukan keamanan [Zionis] bersama kami,” kenang Porat, seraya menambahkan bahwa panggilan pertamanya kepada polisi Israel tidak dijawab. “Kami yang menelepon polisi, bersama dengan para penculik, karena para penculik ingin polisi datang. Karena tujuan mereka adalah menculik kami ke Gaza.”

“Mereka mengerti bahwa tentara (Zionis) tidak akan membunuh sandera. Jadi mereka ingin keluar bersama kami dalam keadaan hidup dan polisi mengizinkannya,” kata Porat kepada Channel 12.

Meskipun tawanan hanya berjumlah belasan, Porat diperintahkan untuk mengatakan kepada polisi Zionis bahwa 40 orang di antara mereka ditahan oleh para pejuang Hamas, yang menurut perkiraan Porat berjumlah antara 40 hingga 50 orang yang sebagian besar berusia 20-an tahun. Mereka sendiri masih muda dan ketakutan, katanya kepada Channel 12.

Seorang pejuang yang Porat gambarkan sebagai seorang komandan berusia 30-an tahun meminta untuk berbicara dengan polisi dan dipertemukan dengan seorang perwira Zionis yang berbahasa Arab.

Setelah percakapan singkat mereka, empat lusin pejuang Palestina dan selusin tahanan “Israel” menunggu kedatangan tentara, dengan beberapa dari kelompok itu pergi keluar untuk menghilangkan rasa panas di siang hari.

Pasukan Zionis datang ke tempat Porat disandera dengan rentetan peluru membabi buta yang tak hanya mengagetkan pejuang Hamas, namun juga para tawanan.

Baku tembak sengit tak terelakkan. Dalam pertempuran sengit dengan para pejuang Palestina di Kibbutz (Pemukiman Yahudi) Be’eri, pasukan Zionis menembak tanpa pandang bulu, baik kepada para pejuang maupun para tawanan “Israel”.

“Mereka menghabisi semua orang, termasuk para sandera,” katanya kepada radio Israel. “Terjadi baku tembak yang sangat, sangat sengit” dan bahkan penembakan tank.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Badai Al-AqsaPerang Hamas-IsraelPilihan RedaksisanderaTawanan Hamas
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kartunis The Guardian Kartunis Majalah The Guardian Dipecat Usai Menggambar Pemimpin Zionis
Tulisan selanjutnya Menolak Dukung Zionis, Kolumbia Usir Duta Besar ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?