Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kajian

Jangan Pernah Sisakan Butir-butir Nasi di Piring

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 22 Februari 2024 10:46 10:46 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Februari 2024 11:30
Bagikan
Bagikan

Menyisakan makanan bukan hanya membuang-buang rezeki, tetapi juga menunjukkan sikap tidak bersyukur atas nikmat Allah Swt

Hidayatullah.com | MASA kecil dulu, orang tua selalu memberi nasehat dan kadang marah, kalau melihat sisa butir nasi di piring, “Itu nanti dimakan setan, Nak,” kata beliau, “dan yang terakhir itu yang berkah.”

Marah, tanda ada penekanan, bahwa hal itu harus diperhatikan. Karena ketika itu, di piring selalu ada beberapa butir nasi yang tersisa, mungkin tidak banyak, hanya sekitar 10 butir.

Tapi, beliau menyuruh untuk menghabiskan. Nasihat ini bukan sekadar menakut-nakuti, tapi juga ajaran Islam yang menekankan pentingnya menghargai nikmat dan menghindari pemborosan.

Dulu, kita tidak begitu mengerti makna di balik nasihat itu. Hanya saja mengikuti aturan dan berusaha menghabiskan makanan di piring.

Baca Juga

Merdeka Bersuara, Bukan Merampas Ketenangan: Sound Horeg dalam Syariat
Atas Jasa Ulama Madzhab, Ijtihad Tidak Lagi Harus Dari Nol
Syair Ahmad Baktsir dan Detak Jantung Diplomasi Kemerdekaan RI di Kairo
Membangun Ketahanan Mental dengan Nilai-Nilai Al-Qur’an
Prajurit di Balik Layar, Pelita di Pinggir Jalan: Jejak Langkah Chumam Dasuki Merawat Literasi

Ibu selalu menyimpan sisa makanan dan menghangatkannya kembali untuk dimakan di lain waktu. “Sayang sekali kalau dibuang,” kata beliau. “Mubazir.” “Nanti butir-butir menangis”.

Seiring waktu, penulis mulai memahami makna di balik nasihat orang tua. Melihat bagaimana banyak orang di luar sana yang kelaparan dan mendambakan sesuap nasi.

“Apakah kita tidak merasa bersalah setiap kali menyisakan makanan!”. Kadang, penulis melihat sendiri beberapa anak muda (mungkin juga orang tua), “Gak usah dihabiskan, kayak rakus saja!”.

Waduh, bahasa ini kelihatan benar, tapi tidak. Dan tidak sedikit orang yang ketika ada acara/hajatan di piringnya masih tersisa butir-butir makanan, dan enggan menghabiskannya.

Islam melarang keras menyisakan makanan karena termasuk tindakan mubazir. Allah SWT berfirman dalam Al-Isra ayat 27:

اِنَّ الْمُبَذِّرِيْنَ كَانُوْٓا اِخْوَانَ الشَّيٰطِيْنِ ۗوَكَانَ الشَّيْطٰنُ لِرَبِّهٖ كَفُوْرً

“Sesungguhnya orang-orang yang pemboros itu adalah saudara setan dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya.” (QS: Al-Isra : 27)

Menyisakan makanan bukan hanya membuang-buang rezeki, tetapi juga menunjukkan sikap tidak bersyukur atas nikmat yang Allah berikan. Terkadang, kita harus melihat di luar sana banyak orang yang kelaparan dan mendambakan sesuap nasi.

Dulu penulis pernah di asrama, ada sekitar 2000 orang. Jika setiap hari mereka menyisakan 3 butir nasi saja, kita bisa bayangkan berapa ton setiap bulannya yang dibuang, jadi sampah, busuk.

Hal tersebut, merupakan contoh nyata bagaimana pemborosan dapat terjadi secara kolektif. Bayangkan berapa banyak makanan yang terbuang sia-sia setiap hari, sementara banyak orang di luar sana yang membutuhkan.

Betapa, kita tanamkan kesadaran untuk tidak menyisakan makanan. Sisa makanan adalah berkah, dan berkah itu terletak pada rasa syukur dan kepedulian kita terhadap sesama.

Larangan Nabi Menyisakan Makanan

Beberapa hadits tentang larangan menyisakan makanan, di antaranya:

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رضي الله عنهما أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: ««إذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ طَعَامًا فَلا يَمْسَحْ يَدَهُ حَتَّى يَلْعَقَهَا، أَوْ يُلْعِقَهَا»

Nabi Muhammad ﷺ memerintahkan kepada orang yang telah selesai makan agar tidak mengusap tangannya atau membasuhnya hingga ia menjilatinya atau menjilatkannya (ke orang lain). Dalam beberapa riwayat disebutkan illat (penyebab) tindakan ini, yaitu karena dia tidak tahu di bagian makanan manakah terdapat keberkahan. Karena itu, Nabi Muhammad -ṣallallāhu ‘alaihi wa sallam- memerintahkan untuk menjilati jari-jari, siapa tahu keberkahan ada pada makanan yang menempel di jari-jarinya.

Dalam kitab Shahih Muslim Hadis riwayat Imam Muslim :

وحَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ حَاتِمٍ وَأَبُو بَكْرِ بْنُ نَافِعٍ الْعَبْدِيُّ قَالَا حَدَّثَنَا بَهْزٌ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ حَدَّثَنَا ثَابِتٌ عَنْ أَنَسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا أَكَلَ طَعَامًا لَعِقَ أَصَابِعَهُ الثَّلَاثَ قَالَ وَقَالَ إِذَا سَقَطَتْ لُقْمَةُ أَحَدِكُمْ فَلْيُمِطْ عَنْهَا الْأَذَى وَلْيَأْكُلْهَا وَلَا يَدَعْهَا لِلشَّيْطَانِ وَأَمَرَنَا أَنْ نَسْلُتَ الْقَصْعَةَ قَالَ فَإِنَّكُمْ لَا تَدْرُونَ فِي أَيِّ طَعَامِكُمْ الْبَرَكَةُ

Dari Anas (w.93 H) bahwa Nabi ﷺ apabila selesai makan, beliau menjilati ke tiga jari tangannya. Anas berkata; Beliau bersabda, ”Apabila suapan makanan salah seorang diantara kalian jatuh, ambillah kembali lalu buang bagian yang kotor dan makanlah bagian yang bersih. Jangan dibiarkannya dimakan setan.”Dan beliau menyuruh kami untuk menjilati piring. Beliau bersabda, ‘Karena kalian tidak tahu makanan mana yang membawa berkah.” (HR. Muslim)

عَنْ الْمِقْدَامِ بْنِ مَعْدِي كَرِبَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كِيلُوا طَعَامَكُمْ يُبَارَكْ لَكُمْ

Dari Nabi ﷺ bersabda, ”Timbanglah makanan kalian niscaya kalian akan dapat berkah.” (HR. Bukhari) Semoga kita semua dapat menjadi hamba-hamba yang bersyukur dan tidak menyia-nyiakan nikmat Allah SWT.*/Dr Halimi Zuhdy

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Headlinemakananmembuang makananmenyisakan makanannasisisa makanan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Perokok Memiliki Risiko Kanker Lidah Lima Kali Lipat
Tulisan selanjutnya Menteri Luar Negeri Afrika Selatan Grace Naledi Mandisa Pandor yang dulunya Mualaf Berasal dari Keluarga Kristen Sangat Taat, Ini Alasan Menlu Afrika Selatan Login Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata

Berita
28 Agustus 2026 11:26
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Sejarah

Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI

22 Juli 2026 20:00
Kajian

Jeritan Seorang Homoseksual dan Solusi Drs. Faruq Nasution

30 Juni 2026 22:36
Lentera Hidup

Teladan Jusuf Wibisono : Pejabat Masyumi yang Berintegritas Tinggi

30 Juni 2026 10:26
Ghazwul FikrKajian

Krisis Makna di Era Modern dan Jalan Kembali kepada Wahyu

26 Juni 2026 11:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?