Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Sejarah

Surat KH. Hasyim Asy’ari pada Mufti Besar Palestina Syeikh Amin Al-Husaini

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 27 September 2024 13:04 1:04 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 27 September 2024 13:10
Bagikan
Bagikan

Pendiri NU ini memberikan apresiasi atas perhatian Syeikh H.M. Amin Al-Husaini terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia, begitu sebaliknya perhatian KH Hasyim Asy’ari pada Palestina

Hidayatullah.com | PADA masa pendudukan Jepang di Indonesia, pergerakan kemerdekaan bangsa Indonesia terus berlanjut dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk tokoh-tokoh Muslim di dunia. Salah satu bukti nyata dari solidaritas internasional ini adalah komunikasi antara Ketua Kongres Islam Sedunia di Palestina, Syeikh H.M. Amin Al-Husaini, dan KH. Hasyim Asy’ari, ulama besar Indonesia yang juga merupakan pendiri Nahdlatul Ulama (NU).

Surat balasan dari KH. Hasyim Asy’ari kepada Syeikh H.M. Amin Al-Husaini mencerminkan ikatan solidaritas yang kuat antara umat Islam di Indonesia dan Palestina dalam menghadapi penjajahan serta perjuangan untuk meraih kemerdekaan.

Dalam surat balasannya yang tercatat dalam buku berjudul Sedjarah Hidup K.H.A. Wahid Hasjim dan Karangan Tersiar 1957 (341-342) oleh Abu Bakar Atjeh, KH. Hasyim Asy’ari memberikan apresiasi yang mendalam atas perhatian Syeikh H.M. Amin Al-Husaini terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Pada 25 Syawal 1363 (12 Oktober 1944), Majelis Syuro Muslimin Idonesia (Masyumi) mengadakan rapat lengkap di Jakarta. Di antara yang dirundingkan: Pertama, pengakuan Dai Nippon Teikoku tentang kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga

Syair Ahmad Baktsir dan Detak Jantung Diplomasi Kemerdekaan RI di Kairo
Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
H.O.S. Tjokroaminoto dan Pembelaan terhadap Palestina
Kongres Al-Islam di Indonesia Era Kolonial dan Kepedulian terhadap Palestina

Kedua, sambutan Syeikh H.M.Amin Al-Husaini (berupa surat), Ketua Kongres Islam Sedunia di Palestina yang saat itu sedang di Berlin (Jerman).

H.M. Amin Al-Husaini yang saat itu sedang berada di Berlin, Jerman, mengirimkan surat yang menunjukkan dukungannya kepada Indonesia dalam menghadapi penjajahan Jepang. KH. Hasyim Asy’ari, mewakili kaum Muslimin Indonesia dan Majelis Syuro Muslimin Indonesia (Masyumi), menyampaikan rasa terima kasihnya melalui balasan kawat.


Balasan Surat KH. Hasyim Asy'ari

Muhammad Amin al-Husaini Djerman
dengan antara perdana menteri Koiso Tokio.
atas perhatian tuan dan seluruh alam Islam tentang djandji Indonesia merdeka, Madjlis Sjuro Muslimin Indonesia, atas nama kaum muslimin se-Indonesia, menjatakan terima kasih.
asy-syukru walhamdulillah.
Guna kepentingan islam kami lebih perhebatkan perdjuangan kami di samping dai nippon sampai kemenangan achir tertjapai. Moga-moga pula perdjuangan tuan untuk kemerdekaan negeri Palestina dan negeri-negeri Arab lainnja tertjapai.
Madjlis Sjuro Muslimin Indonesia.

Hasjim Asj'ari.

Surat balasan KH. Hasyim Asy’ari ini penuh dengan semangat persatuan dan kerja sama di antara umat Islam di berbagai belahan dunia. KH. Hasyim menegaskan bahwa perjuangan kemerdekaan Indonesia terus diperkuat di samping Jepang (dai Nippon), yang pada saat itu memberikan janji kemerdekaan kepada Indonesia. Pada saat yang sama, KH. Hasyim Asy’ari juga mendoakan perjuangan H.M. Amin Al-Husaini untuk kemerdekaan Palestina dan negara-negara Arab lainnya agar segera tercapai.

Kepedulian dan Dukungan Timbal Balik

Dari surat balasan ini, terlihat jelas adanya hubungan saling mendukung antara dua tokoh penting di dunia Islam tersebut. KH. Hasyim Asy’ari menunjukkan kepeduliannya terhadap perjuangan bangsa Palestina yang juga sedang berada di bawah penjajahan.

Hal ini sejalan dengan prinsip persaudaraan umat Islam yang tertera dalam banyak ajaran agama, di mana sesama Muslim di berbagai penjuru dunia harus saling mendukung dalam menghadapi penindasan.

Di sisi lain, Syeikh H.M. Amin Al-Husaini yang dikenal sebagai mufti besar Palestina juga menunjukkan sikap peduli terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia. Meskipun sedang berada di Eropa untuk memperjuangkan kemerdekaan bangsanya sendiri, ia tetap meluangkan waktu untuk memberikan dukungan kepada Indonesia.

Ini adalah bukti bahwa perjuangan kemerdekaan bagi umat Islam tidak mengenal batas geografis, melainkan menjadi perjuangan bersama.

Kedua tokoh ini tidak hanya mewakili perjuangan masing-masing negara, tetapi juga menjadi simbol penting dari perlawanan umat Islam terhadap penjajahan global yang pada saat itu masih merajalela.

Dalam konteks ini, surat-menyurat mereka menjadi bukti kuat bahwa umat Islam di berbagai negara saling bahu-membahu demi cita-cita yang sama, yakni kebebasan, kemerdekaan, dan kesejahteraan umat.

KH. Hasyim Asy’ari melalui surat balasannya juga menyiratkan bahwa kemenangan perjuangan tidak hanya terbatas pada kemerdekaan Indonesia, tetapi juga mencakup kemenangan bagi umat Islam di Palestina dan negara-negara Arab lainnya.

Dengan demikian, ia menggambarkan perjuangan umat Islam sebagai sebuah kesatuan yang harus saling memperkuat.

Hubungan ini menunjukkan bahwa KH. Hasyim Asy’ari bukan hanya seorang ulama besar di Indonesia, tetapi juga seorang tokoh yang peduli terhadap isu-isu internasional, terutama yang berkaitan dengan kemerdekaan bangsa-bangsa Muslim.

Hal ini menggarisbawahi peran pentingnya dalam memperjuangkan nilai-nilai keadilan dan kebebasan, baik di tingkat nasional maupun global.

Surat KH. Hasyim Asy’ari kepada H.M. Amin Al-Husaini merupakan bukti sejarah yang mengabadikan semangat solidaritas antara umat Islam di Indonesia dan Palestina dalam melawan penjajahan.

Kepedulian yang ditunjukkan oleh kedua tokoh besar ini menginspirasi kita bahwa perjuangan untuk meraih kemerdekaan dan keadilan adalah tugas bersama yang harus didukung oleh setiap Muslim di seluruh dunia.

Ini juga menegaskan bahwa persaudaraan Islam dapat melampaui batas-batas negara, membawa harapan dan dukungan bagi mereka yang sedang berjuang demi kebebasan.*/Mahmud Budi Setiawan

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Hasyim Asy’ariHeadlinekemerdekaan IndonesiaKemerdekaan PalestinaNUPilihan RedaksiSyeikh H.M. Amin Al-HusainiWahid Hasjim
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 165 Halal Fair Kembali Digelar, Mengusung Tema 'Halal Way to Life' 165 Halal Fair Kembali Digelar, Mengusung Tema ‘Halal Way to Life’
Tulisan selanjutnya Potensi Pasar Produk Halal Mencapai 2,4 Triliun Dolar AS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Didepak dari Tur Ed Sheeran, Macklemore Donasikan 1 Juta Dolar untuk Palestina

Berita
17 September 2026 16:30
Bertemu Mahmoud Abbas Presiden Mesir Menolak Pengusiran Warga Palestina dari Jalur Gaza
Saat Harga BBM Naik, Qatar Salurkan 1,3 Juta Liter Bahan Bakar untuk Gaza
900 Tahun Islam di Maladewa, Presiden Muizzu Resmikan Lembaga Investasi Wakaf untuk Makmurkan Rakyat
Bukan Sekadar Ngaji, Ini Cara Baru Belajar Islam ala SPI

Terbaru

  • Saat Harga BBM Naik, Qatar Salurkan 1,3 Juta Liter Bahan Bakar untuk Gaza
  • MUI Titip Pesan kepada Menkeu Suahasil: Jaga APBN dan Perkuat Ekonomi Syariah
  • Ucap Salam, Polisi Muslimah Berpangkat Tinggi India Dimutasi
  • Erdogan akan Maju Pemilihan Presiden 2028
  • Gerebek Kelab Malam dan Bar Gay, Turki Tangkap 162 Aktivis LGBT
  • 87 Persen Penonton Situs Berita Muslim Inggris Tak Percaya Houthi Menargetkan Mekkah
  • Komisi Eropa Mengajukan RUU Larangan Akses Media Sosial Bagi Anak di Bawah 13 Tahun
  • Bertemu Mahmoud Abbas Presiden Mesir Menolak Pengusiran Warga Palestina dari Jalur Gaza
  • Wanita Afghanistan Dideportasi dari Amerika Serikat oleh Pengadilan ‘Alien Terrorist’
  • Didepak dari Tur Ed Sheeran, Macklemore Donasikan 1 Juta Dolar untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Sejarah

Membungkam Suara Kritis: Kriminalisasi Ulama Masyumi di Orde Lama

8 Mei 2026 08:59
Sejarah

KH. Ahmad Dahlan dan Peran sebagai Jembatan Ukhuwah Islamiyah

6 Mei 2026 08:34
Sejarah

R.A Kartini: Latarbelakang Kehidupan dan Alam Pikirannya

25 April 2026 08:37
Sejarah

Salam al-Turjuman dan Ekspedisi Pencarian Tembok Ya’juj dan Ma’juj

14 April 2026 07:01
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?