Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Gaza Akan Bangun Pelabuhan dan Bandara Tanpa Perlu Izin Siapapun

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 28 Agustus 2014 10:30 10:30 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 28 Agustus 2014 10:27
Bagikan
Anggota senior Biro Siyasah (Politik) Hamas Mahmoud Zahhar
Bagikan

Hidayatullah.com–Gemuruh takbir ribuan massa menggema di langit Gaza saat anggota senior Biro Siyasah (Politik) Hamas Mahmoud Zahhar berpidato menyambut gencatan senjata antara Mujahidin Gaza dan penjajah Zionis Israel, Selasa malam (26/08/2014).

“Kita sudah memukul telak strategi keamanan nasional Zionis Israel, yang telah mereka rajut selama 66 tahun. Kita telah memukulnya di sasaran yang fatal. Kita telah membuktikan, Hamas lah, bukan dan tidak pernah Zionis Israel, yang memiliki kekuatan untuk bertahan. Kita membuktikannya dengan keberhasilan roket-roket kita menjangkau setiap inci tanah yang dijajah Zionis Israel,” dikutip sahabatalqsha.com dari Pusat Informasi Palestina (PIC) Kamis (28/08/2014).

Mahmoud Zahhar yang sering disebut sebagai salah seorang arsitek pembebasan Gaza dari penjajah pada 2005-2006, menegaskan, “Mereka punya kekuatan militer yang dibantu sistem rudah canggih bikinan Amerika Serikat. Tapi kita punya Hijaratus Sijjil (Batu-batu dari Neraka Sijjil) yang akan menjadikan mereka bagaikan ‘Ashful Ma’kul (Dedaunan yang Digerogoti Ulat).”

Hijaratus Sijjil dan ‘Ashful Ma’kul adalah nama-nama yang ditetapkan oleh Brigade Asy-Syahid ‘Izzuddin Al-Qassam armada militer terkuat di Palestina bagi dua perang terakhir yang mereka hadapi melawan Zionis, November 2012 dan Juli-Agustus 2014.

Dua Tujuan Jangka Pendek

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

“Sebuah tahapan baru terbentang di hadapan kita,” kata Zahhar sembari menyebut dua tujuan jangka pendek, “Pertama, membangun setiap butir batu dari setiap rumah yang dihancurkan Zionis; kedua, meraih kembali setiap inci tanah Palestina yang dijajah.”

“Masa depan milik kita, bukan mereka,” tegasnya, sambil menambahkan, “Kita akan membangun bandara (bandar udara) dan pelabuhan kita tanpa meminta izin dari siapapun. Kita akan serang pelabuhan dan bandara siapapun mereka yang menyerang pelabuhan dan bandara kita.”

“Biarkan Netanyahu tahu, dan sekarang dia sudah tahu, bahwa membunuh anak-anak yang suci adalah perbuatan yang sangat tercela. Kami akan menang; dan kamu selamanya akan jadi keraknya pecundang.”

Zahhar menegaskan lagi tekad Hamas untuk bebaskan seluruh tawanan Palestina yang masih disekap di sel-sel Zionis, bagaimanapun caranya dan berapapun harganya.

Pemimpin senior Jihad Islam, Muhammad Al-Hindi, “Setiap potong tanah negeri ini milik Palestina dan tidak dibagi kepada siapapun. Kita telah bayar harga yang sangat mahal untuk membalik perimbangan kekuatan, sampai kita meraih kemenangan ini.”

“Kita siap berkhidmat kepada rakyat kita dan anak keturunannya yang telah mengorbankan harta, rumah, dan nyawa-nyawa mereka demi tanah suci Palestina. Kita berkumpul di sini hari ini untuk memperingatkan siapapun yang bersekongkol menyerang kita bahwa akan tiba gilirannya mereka bayar semua ini.”

Wakil Ketua Majelis Tasyri’ Ahmad Bahar, mengatakan, kemenangan Muqawamah merupakan pertempuran yang dahsyat dalam menumbangkan kesombongan 60 tahun gerombolan penjajah menganggap dirinya tak terkalahkan.

Pemimpin Senior Hamas Musyir Al-Masri mengatakan kepada Aljazeera, “Kemenangan Gaza” bahwa kesepakatan gencatan senjata telah melampaui proposal Mesir yang berjudul “ketenangan untuk ketenangan” (calm for calm).

Kata Masri, Muqawamah punya banyak kartu untuk menekan penjajah, yang paling penting serdadu yang ditawannya. Sampai akhirnya penjajah tunduk pada syarat-syarat yang ditetapkan Hamas.

Sebuah pertukaran tawanan yang bermartabat tinggal menunggu waktu, katanya.

Jurubicara Brigade Asy-Syahid ‘Izzuddin Al-Qassam, Abu Ubaidah, menyatakan dalam twit-nya Rabu dini hari bahwa kemenangan Muqawamah Palestina merupakan ombak yang menghempas penjajah sampai terjengkal.

“Kemenangan Gaza adalah kemenangan atas gerombolan paling zhalim dan paling egois di zaman kita ini.” Abu Ubaidah bersumpah, “Sejarah akan selamanya mencatat Selasa, 26 Agustus 2014.” *

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bandaragazaHAMASisraelpalestinaPalestina DiserangZionis-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemenangan Hamas di Gaza, Menginspirasi Warga Hebron Lawan Penjajah Israel
Tulisan selanjutnya Jadi Ketua AKP dan PM Turki Davutoglu Janji Harmonis dengan Presiden Erdogan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?