Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Artikel

Perbankan Syariah,  Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat

Ahmad
Terakhir diupdate: 16 November 2024 16:43 4:43 pm
Ahmad
Dipublikasikan 16 November 2024 16:42
Bagikan
Bagikan

Dengan sinergi yang baik antara pemerintah, sektor keuangan, dan masyarakat maka perekonomian Indonesia akan semakin membaik

Oleh: Azri Awra Jihadi

Hidayatullah.com | BANK SYARIAH di Indonesia kini semakin menunjukkan peran vitalnya dalam menggerakkan perekonomian berbasis prinsip Islam yang adil dan berkelanjutan.

Dengan model keuangan yang mengedepankan keadilan sosial, transparansi, dan menghindari praktik spekulasi serta riba, bank syariah tidak hanya menarik perhatian masyarakat luas, tetapi juga menjadi motor penggerak bagi pemberdayaan umat secara lebih luas.

Selain itu, bank syariah berperan sebagai lembaga yang menjawab tantangan besar dalam menciptakan perekonomian yang lebih inklusif dan merata.

Baca Juga

Maulid Nabi dan Kritik Agus Salim: Mengapa Kita Tertinggal dari Barat?
Muhammadiyah dan Maulid Sekaten: Ketika Dakwah Kultural Masuk ke Jantung Keraton
Perjanjian Abraham Tawarkan Normalisasi, Pakta Mekkah Tawarkan Keamanan
Transformasi Ekonomi Pesisir Berbasis Syariah: Dari Diversifikasi Olahan Bandeng hingga Hilirisasi Produk melalui Marketplace
Jangan Jadikan Lomba dan Karnaval HUT RI Ajang Promosi LGBT dan Judi

Pesatnya pertumbuhan bank syariah

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bank syariah di Indonesia mengalami pertumbuhan aset dan penyaluran dana yang signifikan.

Pada akhir tahun 2023, total aset bank syariah akan mencapai angka yang luar biasa yaitu Rp 730 triliun, menandakan bahwa keuangan syariah semakin diterima oleh masyarakat luas.

Tirta Segara, Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK pernah mengatakan, pertumbuhan asset bank syariah ini merupakan pertanda positif bahwa sektor keuangan syariah kini semakin dipandang sebagai alternatif yang lebih adil dan sejalan dengan prinsip syariah.

Bank syariah juga telah dianggap berhasil menawarkan beragam produk keuangan yang lebih lengkap, yang menawarkan alternatif pembiayaan yang lebih baik, tidak hanya hemat biaya, tapi juga membawa keberkahan bagi semua pihak.

Menurut Tirta, meski bank syariah masih memiliki tantangan terutama dalam hal literasi dan pengetahuan masyarakat terhadap sistem keuangan syariah, namun dengan upaya yang terus menerus diharapkan akan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari produk perbankan syariah.

Hal ini tentu akan membuka lebih banyak peluang bagi sektor-sektor ekonomi yang sebelumnya terpinggirkan.

Pembiayaan dan pertumbuhan UMKM  

Salah satu sektor yang paling merasakan manfaat dari keberadaan bank syariah adalah usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Bank syariah telah menunjukkan kemampuannya dalam mendukung UMKM dengan memberikan pembiayaan yang lebih sesuai dengan prinsip syariah, seperti mudharabah (bagi hasil) dan musyarakah (kerjasama).

Melalui program ini, para pelaku UMKM tidak perlu khawatir dengan bunga mahal yang seringkali menjadi kendala utama mereka yang mendapatkan pinjaman Bank konvensional di Indonesia.

Direktur Utama Bank Syariah Indonesia (BSI), Hery Gunardi, menegaskan dalam sebuah acara Expo Syariah di Bandung, “Skema pembiayaan berbasis bagi hasil dan kerja sama memungkinkan pelaku usaha kecil untuk lebih fokus pada pengembangan usahanya tanpa terbebani bunga yang memberatkan.

Dengan model seperti ini, keuntungan yang diperoleh pun lebih adil, sesuai dengan prinsip syariah, dan berorientasi pada keberlanjutan usaha.” Ini sejalan dengan visi besar BSI untuk memajukan UMKM syariah di Indonesia.

Menurut data yang dirilis Bank Indonesia (BI), pembiayaan yang disalurkan ke sektor UMKM melalui bank syariah kini berjumlah sekitar 25% dari total pembiayaan UMKM di Indonesia.

Hal ini berkontribusi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif di tanah air, yang juga sejalan dengan tujuan pemerintah untuk mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan daya saing UMKM di pasar global.

Meningkatkan kesejahteraan masyarakat rentan melalui keuangan mikro syariah. Selain fokus pada UMKM, bank syariah juga berperan aktif dalam pemberdayaan masyarakat yang tergolong rentan dan berpenghasilan rendah.

Salah satu program unggulan yang ditawarkan adalah layanan keuangan mikro syariah, seperti qardul hasan atau pinjaman kebajikan.

Program ini memberikan pinjaman tanpa bunga dan tanpa biaya tambahan, sehingga memungkinkan masyarakat dengan latar belakang ekonomi menengah atau sederhana untuk mendirikan usaha kecil-kecilan tanpa terjebak dalam praktik riba yang dapat membebani mereka.

Data Bank Indonesia menunjukkan bahwa keuangan mikro syariah telah memberikan dampak positif yang signifikan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat di pedesaan dan pinggiran kota.

Program ini membantu mengurangi tingkat kemiskinan dan memperkuat perekonomian lokal dengan meningkatkan produktivitas usaha kecil.

Digitalisasi perbankan syariah

Menghadapi perkembangan saat ini, bank syariah Indonesia juga sudah beradaptasi dengan teknologi digital. Mobile banking, dompet digital syariah, dan platform keuangan lainnya telah menjadi bagian integral dari sistem perbankan syariah.

Digitalisasi ini memungkinkan masyarakat, terutama yang tinggal di daerah terpencil dan tertinggal, dapat mengakses layanan perbankan dengan lebih mudah dan cepat.

Digitalisasi menjadi solusi bagi banyak masyarakat yang sebelumnya kesulitan mengakses layanan perbankan konvensional, terutama di daerah yang belum memiliki jaringan perbankan fisik.

Melalui transformasi digital ini, bank syariah dapat memperluas jangkauan, meningkatkan inklusi keuangan, dan memudahkan nasabahnya dalam melakukan transaksi keuangan.

Dengan semakin banyaknya masyarakat yang memiliki akses terhadap produk perbankan syariah, diharapkan dapat tercipta perekonomian yang lebih adil, merata, dan berkelanjutan.

Tantangan dan harapan  

Meskipun perbankan syariah mengalami pertumbuhan pesat dalam beberapa tahun terakhir, sektor ini masih menghadapi berbagai tantangan.

Salah satu tantangan terbesarnya adalah rendahnya tingkat literasi keuangan syariah di kalangan mayoritas penduduk Indonesia.

Banyak masyarakat yang belum sepenuhnya memahami prinsip-prinsip dasar pembiayaan syariah, seperti mudharabah, musyarakah, atau qardul hasan, sehingga cenderung ragu untuk mendekati bank syariah.

Selain itu, ketersediaan tenaga profesional yang memiliki keahlian di bidang pembiayaan syariah juga terbatas. Artinya, banyak bank syariah yang kesulitan mencari sumber daya manusia yang kompeten di sektor ini.

Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan sektor keuangan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dan mengembangkan sumber daya manusia profesional di bidang keuangan syariah.

Melalui langkah nyata yang dilakukan banyak pihak, diharapkan bank syariah di Indonesia dapat memperkuat dukungannya terhadap perekonomian nasional dan menjadi instrumen pemberdayaan masyarakat yang efektif di masa depan.

Selain itu, bank syariah juga berpotensi menjadi contoh bagi negara lain yang ingin mengembangkan sistem keuangan berdasarkan nilai-nilai keadilan sosial dan keberlanjutan.

Dengan sinergi yang baik antara pemerintah, sektor keuangan, dan masyarakat maka perekonomian Indonesia akan semakin membaik.*

Mahasiswa ekonomi syariah, Institut agama Islam Tazkia

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bank islambank syariahEkonomi SyariahSinergi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menjadi ‘Pahlawan’ dalam Kebaikan
Tulisan selanjutnya Pertandingan timnas Prancis vs Israel UEFA Nations League Kapasitas Stadion 80 Ribu, Laga Prancis vs Israel Hanya Dihadiri 17 Ribu Penonton

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Berita
29 Agustus 2026 09:56
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Ghazwul Fikr

SPI: Membenturkan Islam dengan Budaya Nusantara itu Absurd!

6 Agustus 2026 12:51
Opini

Board of Peace, Melayani Kepentingan Siapa? Israel atau Palestina?

5 Agustus 2026 19:00
Artikel

Membangun Integritas di Tengah Budaya Manipulasi

2 Agustus 2026 19:33
Artikel

Menghidupkan Kembali Budaya Membaca di Kalangan Umat Islam

1 Agustus 2026 11:24
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?