Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Moshe Ya’alon:  Prajurit ‘Israel’ Bukan Lagi Tentara Bermoral di Dunia  

Ahmad
Terakhir diupdate: 5 Desember 2024 13:27 1:27 pm
Ahmad
Dipublikasikan 5 Desember 2024 14:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Mantan Menteri Pertahanan ‘Israel’ Moshe Ya’alon mengatakan pernyataannya pekan lalu tentang ‘Israel’ yang mengambil jalur “pembersihan etnis” di Gaza tidak ditujukan kepada militer ‘Israel’ namun kepada “politisi, yang dengan bangga berbicara tentang pembersihan etnis di Gaza”.

“Saya berharap kemunculan saya di depan umum akan menghentikan pemerintah (penjajah, red) melakukan kejahatan perang, sekaligus memberikan tanggung jawab kepada para komandan (‘Israel’),” katanya.

“Saya tidak lagi mengatakan (bahwa tentara ‘Israel’ adalah) tentara paling bermoral di dunia,” justru karena “intervensi politisi, yang menghancurkan tentara”.

“Mereka (Tentara ‘Israel’) bukanlah tentara yang paling bermoral saat ini,” kata Ya’alon seperti dikutip Channel 12 dan Quds News Network (QNN) pada Senin.

Mantan menteri pertahanan ‘Israel’ mengatakan dia yakin penilaiannya “benar” dan bahwa “tidak ada kata lain untuk itu” selain pembersihan etnis, ketika anggota parlemen ‘Israel’ berbicara tentang bagaimana “Jalur (Gaza) akan dibersihkan dari orang Arab”.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Ya’alon menegaskan bahwa dia tidak menuduh tentara ‘Israel’ melakukan pembersihan etnis, namun “politisi” yang memerintahkan mereka untuk “melakukan apa yang didefinisikan sebagai kejahatan perang” dan memerintahkan mereka untuk “merelokasi penduduk untuk kegiatan operasional” namun bertindak atas dasar motif tersembunyi.

Termasuk keinginan untuk membuat pemukiman ‘Israel’ di Jalur Gaza yang telah dibombardir.

Ya’alon pada hari Sabtu mengatakan kepada TV Demokrat bahwa “Jalan yang kami (‘Israel’) sedang terseret adalah pendudukan, aneksasi dan pembersihan etnis di Gaza”.

“Pengungsian, sebut saja apa yang Anda inginkan, dan pemukiman Yahudi,” ujarnya merujuk pada serangan penjajah ‘Israel’ di Gaza.

Pewawancara dilaporkan bertanya, “Anda menggunakan ungkapan yang saya tidak pernah terpikir akan saya dengar dari Anda – pembersihan etnis di Gaza. Benarkah itu yang kamu pikirkan? Bahwa kita sedang menuju ke arah itu?”

Ya’alon menjawab, “Apa yang terjadi di sana (Gaza)?” Tidak ada Beit Lahiya, tidak ada Beit Hanoun, mereka sekarang beroperasi di Jabalia dan pada dasarnya membersihkan wilayah Arab,” ujar Ya’alon.

Dalam wawancara dengan Kan News pada hari Ahad, Ya’alon ditanya apakah dia mencabut pernyataannya bahwa “‘Israel’ melakukan pembersihan etnis di Gaza”.

“Saya mendukung pernyataan ini,” jawab mantan menteri pertahanan ‘Israel’ kembali menegaskan.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Jalur GazaMenteri Pertahanan IsraelMoshe Yaalonpembersihan etnistentara Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pentingnya Etika Saat Berdakwah: Belajar Viralnya Kasus Miftah Maulana
Tulisan selanjutnya Khutbah Jumat:  Merajut Ukhuwah Usai Pilkada

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

Berita
5 September 2026 14:50
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?