Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Otoritas Palestina Minta Imbalan Amerika Rp 680 Juta AS Dolar atas Aksinya Melemahkan Pejuang di Jenin

Ahmad
Terakhir diupdate: 8 Januari 2025 14:57 2:57 pm
Ahmad
Dipublikasikan 7 Januari 2025 18:00
Bagikan
Milisi Otoritas Palestina (PA) yang dikenal memihak penjajah Israel dan menangkapi pejuang
Bagikan

Hidayatullah.com—Otoritas Palestina (PA), sedang meminta bantuan Amerika Serikat (AS) untuk menyetujui rencana empat tahun senilai $680 juta untuk meningkatkan pelatihan pasukan khusus dan meningkatkan pasokan amunisi dan kendaraan lapis baja.

Hal ini diungkapkan oleh sumber AS dan sumber yang dekat dengan Otoritas Palestina kepada Middle East Eye (MEE) dalam laporan eksklusifnya pada hari Senin.

Situs web itu mengutip sumber AS dan orang yang dekat dengan PA yang mengatakan bahwa rencana keamanan termasuk untuk melatih pasukan khusus dan meningkatkan pasokan amunisi dan kendaraan lapis baja mereka.

PA telah mengajukan permintaannya pada pertengahan Desember selama pertemuan dengan pejabat keamanan AS di Kementerian Dalam Negeri Palestina di Ramallah, beberapa hari setelah dimulainya kampanyenya melawan para pejuang di Jenin.

Pejabat keamanan PA pada pertemuan tersebut juga mengungkapkan rasa frustrasinya atas apa yang mereka yakini sebagai kegagalan AS memenuhi komitmennya kepada pihak berwenang dengan meningkatkan pasokan senjata dan melatih pasukan khusus.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

“Para pejabat pihak berwenang meminta dalam pertemuan tersebut agar kebutuhan mereka akan kendaraan lapis baja dan amunisi segera dipenuhi mengingat sulitnya pertempuran dan ketidakmampuan mereka menyelesaikan situasi di kamp Jenin,” kata sumber tersebut kepada MEE.

Mereka juga mengeluh bahwa AS belum menyetujui pendanaan untuk pekerjaan renovasi penjara di Bethlehem dan Nablus di Tepi Barat.

Pertemuan itu terjadi ketika Otoritas Palestina melancarkan tindakan keras terhadap pejuang Palestina dari Hamas dan Jihad Islam Palestina di Jenin.

Pertempuran di kota Tepi Barat bagian utara, yang telah lama menjadi benteng perlawanan Palestina, telah menewaskan sedikitnya delapan orang, menurut laporan media setempat.

Seorang mantan pejabat intelijen AS mengatakan kepada MEE bahwa permintaan PA untuk tambahan dana dan senjata masuk akal karena AS telah mendorong PA untuk meningkatkan operasi keamanan di Tepi Barat.

Otoritas Palestina sangat penting bagi rencana pemerintahan Presiden AS Joe Biden pascaperang untuk menghancurkan Gaza. Sementara situs Arab, Arabi21 menyebutkan, apa yang dilakukan PA adalah permintaan imbalan setelah menghilangkan kelopok perlawanan dan pejuang di kamp Jenin.

Menangkapi pejuang Palestina seorang Komandan Brigade Jenin, Yazid Ja’ayseh, terbunuh akibat serangan pasukan keamanan Otoritas Palestina (PA) pada Sabtu (14/12/2024). Insiden ini terjadi di sekitar kamp Jenin, Tepi Barat.

Brigade Jenin adalah kelompok pejuang Palestina yang berbasis di Tepi Barat.Kelompok ini didirikan di kota Jenin pada 2021 oleh tokoh Jihad Islam Palestina (PIJ).

Meski tidak sepopuler Hamas, Brigade Jenin juga disebutkan berafiliasi dengan gerakan Hamas yang berpusat di Gaza. Beberapa hari setelah menempak komandan pejuang Jenin, boneka ‘Israel’ ini juga  mengintensifkan operasi militernya terhadap para pejuang Palestina di kamp pengungsi Jenin.

Menurut sumber yang dikutip kantor berita Shehab Senin (30/12/2024), pasukan keamanan PA melakukan penggerebekan terhadap akomodasi mahasiswa dan menahan beberapa mahasiswa.

Peringatan pejuang Palestina

Akibat aksi dukungannya terhadap penjajah dan tindakan memusuhi saudara Palestinanya sendiri, tiga faksi milisi gerakan pembebasan Palestina –Hamas, Jihad Islam Palestina (PIJ), dan Front Populer untuk Pembebasan Palestina (FPLP)–  mengelurkan pernyataan bersama.

"نفسنا طويل وأيدينا أطول".. كتائب القسام وكتائب الأقصى في مخيم جنين في بيان: السلطة الفلسطينية تجاوزت الخطوط الحمراء وقتلت الأبرياء بشكل مقصود وممنهج، ولن نقف مكتوفي الأيدي، وحتى الآن لم تروا من بأسنا وسلاحنا إلا القليل القليل#حرب_غزة #الأخبار pic.twitter.com/8Fq4dtucyk

— قناة الجزيرة (@AJArabic) January 6, 2025

Mereka menyatakan penegasan legitimasi perlawanan bersenjata terhadap Otoritas Palestina (PA) di Tepi Barat, yang selama ini dikenal anteknya penjajah. Pernyataan tripartit ini ditandatangani oleh Hamas, Jihad Islam, dan FPLP.

“Pernyataan tersebut menekankan kalau perlawanan bersenjata itu sah dan “tidak diperbolehkan untuk melukainya atau menargetkan pemiliknya (milisi perlawanan Palestina), termasuk para pahlawan dan pejuang perlawanan”,” kata laporan Khaberni, dikutip Selasa (24/12/2024)

Sementara itu, seorang jurnalis Palestina dan editor Palestine Chronicle, Ramzy Baroud, dalam sebuah video pendek yang dirilis pada Ahad, menyatakan, aksi pasukan Otoritas Palestina (PA) yang sedang berlangsung di Jenin terkait langsung dengan Washington.

Menurutnya, PA ingin menegaskan jika mereka merupakan mitra yang dapat diandalkan bagi ‘Israel’ di Tepi Barat.

Bukan hubungan bahagia

Menurut laporan media ‘Israel’, Koordinator Keamanan AS (USSC) untuk ‘Israel’ dan Otoritas Palestina (PA), Jenderal Michael Fenzel, sebelumnya telah bertemu dengan pejabat PA dan meninjau rencana mereka untuk penyerbuan ke Jenin.

AS telah memberikan bantuan keamanan kepada PA sejak tahun 1990-an. Setelah Intifada Kedua, AS mendirikan USSC untuk melatih pasukan keamanannya.

Sementara kantor di Baitul Maqdis (Yerusalem) terkait dengan Departemen Luar Negeri AS, badan intelijen Amerika dan Departemen Pertahanan memiliki kontak paling rutin dengan pasukan PA.

“Ini bukan hubungan yang bahagia,” William Usher, mantan perwira CIA yang bertugas di wilayah Palestina terjajah, Israel,  kepada MEE sebelumnya. “Dan tidak memiliki kedalaman. Hubungan ini pada dasarnya telah direduksi menjadi hubungan keamanan,” katanya.*

Baca juga: Otoritas Palestina Bukanlah Perwakilan Negara? Ini 10 Hal yang Perlu Anda Tahu

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatHeadlineimbalanJeninKelompok PerlawananOtoritas PalestinaPApalestinapasukan khususpejuang palestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya (Video) Arab Saudi Siaga Tinggi: Hujan Lebat Melanda Makkah dan Madinah  
Tulisan selanjutnya Banyak Kejanggalan, MUI Minta Proyek Strategis Nasional  di PIK 2 Dihentikan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?