Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Gagal Hadapi Hamas, Panglima dan Petinggi Militer ‘Israel’ Umumkan Pengunduran Diri

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 22 Januari 2025 06:04 6:04 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 22 Januari 2025 06:00
Bagikan
Herzi Halevi Kepala Militer IDF Israel mengundurkan diri
Bagikan

Hidayatullah.com – Dalam pengumuman mengejutkan pada hari Selasa (21/1/2025), Panglima Militer penjajah ‘Israel’ Letnan Jenderal Herzi Halevi dan Kepala Komando Selatan IDF mengatakan mereka berdua akan mengundurkan diri dari militer atas kegagalan dalam menghalau operasi Thufan Al-Aqsha pada 7 Oktober 2023 oleh pejuang Hamas.

Halevi, dalam suratnya yang dikirim kepada Menteri Pertahanan Israel Katz, mengatakan dia akan meninggalkan IDF pada tanggal 6 Maret.  Sementara Kepala Komando Selatan IDF Mayjen Yaron Finkelman, dalam suratnya kepada Halevi, tidak menyebutkan tanggalnya.

Pengumuman tersebut muncul 15 bulan setelah perang yang dipicu oleh serangan Hamas dan dua hari setelah gencatan senjata dan kesepakatan pembebasan sandera dengan kelompok pejuang di Jalur Gaza mulai berlaku.

Sebegaimana dikutip timesofisrael.com, kepergian Halevi akan terjadi beberapa hari setelah berakhirnya tahap pertama kesepakatan gencatan senjata.

Halevi telah beberapa kali mengatakan sejak dimulainya perang genosida terhadap Gaza, bahwa pengunduran diri ini bermaksud untuk bertanggung jawab atas kegagalan pada tanggal 7 Oktober.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Dalam sebuah pernyataan, Halevi mengatakan bahwa ia meninggalkan militer setelah “mengakui tanggung jawab saya atas kegagalan IDF pada 7 Oktober, dan pada saat IDF telah mencatat pencapaian yang signifikan, dan sedang dalam proses pelaksanaan perjanjian untuk membebaskan sandera.”

Halevi mengatakan bahwa ia akan menyelesaikan penyelidikan IDF atas serangan 7 Oktober tersebut sebelum tanggal pengunduran dirinya, dan mempersiapkan militer untuk menghadapi tantangan di masa mendatang.

“Saya akan menyerahkan komando IDF dengan cara yang bermutu tinggi dan menyeluruh kepada pengganti saya,” tambahnya dalam pernyataan tersebut.

Dalam suratnya kepada Katz, Halevi mengatakan, “Pada pagi hari tanggal 7 Oktober, di bawah komando saya, IDF gagal dalam misinya untuk melindungi warga “Israel”. Tanggung jawab saya atas kegagalan yang mengerikan ini tetap ada pada saya setiap hari, setiap jam, dan akan tetap ada pada saya selama sisa hidup saya,” ujarnya.

Dikutip The Jerusalem Post, Letnan Jenderal Herzi Halevi akan mengundurkan diri setelah dua tahun dan dua bulan menjabat atau sekitar 10 bulan lebih awal dari masa jabatan tiga tahun standar.

Halevi mengatakan dia akan menghabiskan enam minggu ke depan untuk memastikan untuk mengeluarkan laporan militer tentang kegagalan 7 Oktober serta mengelola gencatan senjata saat ini dan potensi transisi ke gencatan senjata permanen.

Lebih lanjut, dia mengatakan dia ingin mentransfer manajemen IDF dan mengklaim situasi keamanan yang dimiliki militer dalam situasi terkuat dan stabil sejak 7 Oktober 2023.

Petinggi militer lain ikut mengundurkan diri

Sebagian besar analis mengatakan Benyamin Netanyahu ingin menyalahkan sebagian besar kegagalan 7 Oktober di Letjen Halevi karena IDF.  

Sebuah sumber yang dikonfirmasi The Jerusalem Post hari Selasa malam mengatakan bahwa Netanyahu tidak berniat mengundurkan diri seperti pemain utama lainnya atas kegagalan keamanan 7 Oktober.

Pemimpin Partai Persatuan Nasional, mantan kepala IDF, mantan komandan, dan pengugat Halevi Benny Gantz memuji kepala staf karena bertanggung jawab atas 7 Oktober dan meminta Netanyahu untuk melakukannya juga, mengatakan partainya akan kembali mengusulkan pada hari Rabu RUU untuk komisi penyelidikan negara.

Kandidat utama untuk menggantikan Halevi adalah Eyal Zamir, yang saat ini menjabat sebagai Direktur Jenderal Kementerian Pertahanan Israel. Eyal Zamir adalah mantan wakil kepala IDF dan berada di tempat kedua selama kandidat terakhir untuk kepala staf.

Zamir juga kandidat favorit Netanyahu pada saat itu, meskipun Yair Lapid adalah perdana menteri pada saat itu, dan menteri pertahanan Gantz membuat panggilan untuk menunjuk kepala staf saat ini.

Selain Zamir ada kandidat lainnya Wakil Kepala Staf IDF Mayor Jenderal Amir Baram, yang tidak bergaul dengan Halevi dan lebih dekat dengan pendahulu Halevi, Aviv Kohavi.

Tak menutup kemungkinan kandidat lain, Kepala Komando Utara Mayor Jenderal Uri Gordon.  

Terlepas dari gonjang-ganjing di tubuh militer penjajah “Israel’ tidak ada informasi pejabat tinggi Shin Bet (Badan Keamanan Israel) Ronen Bar ikut mengundurkan diri.

Sejumlah pejabat tinggi IDF lainnya, termasuk kepala angkatan udara Tomer Bar dan kepala angkatan laut David Saar Salama, juga diperkirakan akan mengundurkan diri.

Salama telah menjadi kepala angkatan laut selama lebih dari tiga tahun, sejak September 2021.Bar akan mencapai tiga tahun pada bulan April.

Direktur Mossad David Barnea diperkirakan tidak akan mengundurkan diri sebelum akhir Juni 2026 masa jabatannya karena agensinya tidak bertanggung jawab atas Gaza seperti IDF dan Shin Bet dan karena ia dinilai memiliki hubungan yang jauh lebih baik dengan Netanyahu.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gencatan senjata Gazagenosida GazaIDFisraelPasukan Penjajahan IsraelPerang Palestina-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Recep Tayyip Erdogan setahun perang Gaza Erdogan Serukan Negara Muslim untuk Terus Dukung Gaza Pasca Gencatan Senjata
Tulisan selanjutnya Pinjaman dana nikah turki 17 Ribu Pasangan di Turki Ajukan Pinjaman Dana Nikah Tanpa Bunga

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Berita
31 Mei 2026 04:41
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?