Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Bersenjata Tavor Milik IDF,  Al-Qassam Lepas Tawanan ‘Israel’ dengan Spanduk  “Zionis Tak akan Menang”

Ahmad
Terakhir diupdate: 26 Januari 2025 04:54 4:54 am
Ahmad
Dipublikasikan 25 Januari 2025 21:48
Bagikan
Brigade AL-Qassam memamerkan senjata Tavor milit elit IDF selama pelepasan tentara wanita "Israel' dan tulisan di backdrop "Zionis Tak anak Menang"
Bagikan

Hidayatullah.com—Pertukaran tawanan gelombang kedua di Gaza kembali menjadi unjuk kekuatan kelompok perlawanan Palestina yang tak tergoyahkan, sebuah pesan yang kuat dan tegas pada dunia dan Zionisme ‘Israel’.

Tampil dengan seragam rapi dan bersih beserta senjatanya “Tavor”, sebuah senjata milik pasukan elit IDF, Brigade Al-Qassam mengawal 4 tentara ‘IDF” yang ditawan selama 15 bulan perang genosida dengan sebuah panggung disaksikan masyarakat Gaza.

Sebelum dibebaskan, keempat sandera wanita itu diminta naik di atas podium. Mereka lalu melambaikan tangan kepada orang-orang yang berkumpul dengan wajah nampak bersih dan tersenyum.

Lokasi pelepasan ini berada di utara Gaza, yang telah dimasuki tentara IDF selema puluhan kali dan telah banyak dihancurkan dengan bom.

اعلام العدو | مقاتلو كتائب القسام بجانب المجندات، يحملون سلاح "تافور" الخاص بنخبة الجيش الاسرائيلي ، وسط ضحكهن وتلويحهن بالأيدي، هذه إهانة كبيرة للجيش. pic.twitter.com/L8CmnFLeha

— إيران بالعربية (@iraninarabic_ir) January 25, 2025

Para prajurit IDF ini membawa “hadiah tas” yang diberikan Hamas kepada mereka. Di balik para tawanan yang akan dibebaskan ini, nampak sebuah tulisan mencolok yang luput dari perhatian orang, tepatnya di backdrop dinding spanduk; “Zionis Tidak Akan Menang” dalam Bahasa Ibrani.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

“Bahwa Hamas dan faksi-faksi perlawanan masih memiliki kekuatan penuh dan bahwa pendudukan membom kehidupan dan warga sipil,” tulis seorang aktifis Palestina Ayman Aseer di akun X, yang dulunya bernama Twitter.

🔴🔴🔴
4️⃣7️⃣1️⃣
من ساحة السرايا ..

أرسلت حماس رساله قوية إلى إسرائيل وإلى العالم ..وإلى العرب المتصهينيين..

مكان التسليم شمال غزه التي دخلوها عشرات المرات ودمروها ..

الظهور بالزي الرسمي المرتب والنظيف وأسلحتهم و إظهار كافة مظاهر القوة ..

ظهور حماس بسياراتهم الجديده وذات اللون… pic.twitter.com/MyJgwcJE3c

— د.أيسر بني ضمره Ayser (@aysardm) January 19, 2025

“Meskipun sudah berjalan selama lima belas bulan, tentara penjajah tidak mampu, dengan segala senjata dan teknologinya, menemukan lokasi para tahanan,” tambahnya.

Unjuk gigi Brigade Al-Qassam ini, lanjut Aseer, sebuah pesan kepada komunitas entitas Zionis, bahwa militer dan pemerintah Zinos adalah pembohong.

“Pesan yang kuat bahwa kami (Hamas) masih ada di sini untuk tinggal, dan ketakutan serta teror akan tetap ada di hati Anda (Israel, red), dan Anda tidak akan bahagia dengan hidup sampai Anda mengembalikan hak kepada pemiliknya.”

Usai penandatanganan, empat tentara perempuan ‘Israel” ini diserahkan pada Komite Palang Merah Internasional (ICRC) dan selanjutnya diserahkan ke ‘Israel’.

ويظهر في المشهد
حماس التي لن يكون لها وجود
وكتائب القسّام التي سيفككونها 😂
قسماً بالله هذا الإذلال الذي تُذله كتائب القسام للصهاينة في تسليم الأسرى
لم يذوقوا مثله منذ يوم خيبر! pic.twitter.com/Ha8ZSCaCyS

— أدهم شرقاوي (@adhamsharkawi) January 25, 2025

Media Israel: Ini Penghinaan

Amir Bouhbut, koresponden militer situs web berbahasa Ibrani, Walla, mengutip sumber militer Israel yang tidak disebutkan namanya mengatakan Hamas memilih memasukkan tentara IDF dengan membawa senapan Tavor, milik elit militer Israel.

Sumber yang sama menambahkan bahwa “senjata ini kemungkinan besar disita Hamas selama serangan 7 Oktober 2023.

Sementara Channel 12 berbahasa Ibrani mengatakan bahwa Hamas mengorganisir pembebasan  tentara wanita Israel ini sebagai propaganda kepada dunia, khususnya kepada Zionis ‘Israel’.

“Hamas memanfaatkan momen dramatis ini untuk menyampaikan pesan propaganda, mendirikan platform di tengah alun-alun dan menempatkan simbol-simbol tentara Israel dan dinas keamanan Shin Bet di atasnya, bersama dengan judul bahasa Ibrani: ‘Zionisme tidak akan menang’, tulis media itu.

Saluran itu juga menyebutkan, aktivis yang membawa senjata dan bendera organisasi Hamas ditempatkan di sekitar peron pusat dalam formasi yang telah direncanakan sebelumnya, untuk menemukan “citra kemenangan di depan kamera yang menyiarkan pembebasan para wanita yang diculik ke seluruh dunia’.

“Pengaturan dan dekorasi yang dipilih dengan cermat, simbol-simbol Israel dan prasasti Ibrani, menunjukkan upaya yang direncanakan oleh Hamas untuk mengubah upacara pembebasan tentara wanita menjadi pertunjukan propaganda dengan tujuan menyampaikan pesan kontrol dan superioritas,” tulisnya.

Koresponden Anadolu Agency, sebelumnya melaporkan bahwa operasi al-Qassam menyerahkan empat tentara wanita dari panggung yang didirikan di Lapangan Palestina, setelah proses penandatanganan antara batalion dan staf ICRC.

Selama serah terima, keempat tentara Israel naik ke panggung dengan seragam militer.

Setelah keempat tahanan diserahkan, konvoi kendaraan Palang Merah Internasional meninggalkan lapangan  untuk pengiriman ke pihak Israel.

Penyerahan itu termasuk kehadiran besar pejuang al-Qassam dan Brigade al-Quds, sayap bersenjata Jihad Islam, yang dikerahkan di sana. “Ini adalah pertama kalinya al-Qassam menyerahkan tentara wanita Israel,” tulis Anadolu.

Untuk setiap tentara ‘Israel’, penjajah akan membebaskan 50 tahanan Palestina, termasuk tahanan 30 hukuman seumur hidup, kata seorang sumber Hamas kepada Anadolu Agency pada hari Sabtu.

Secara total, saat ini penjajah ‘Israel” telah menahan lebih dari 10.300 tahanan Palestina di penjaranya, dan memperkirakan ada sekitar 96 tahanan ‘Israel’ di Gaza.

Perjanjian gencatan senjata di Gaza, yang mulai berlaku pada 19 Januari, termasuk kesepakatan untuk membebaskan tahanan ‘Israel’ di Gaza dengan imbalan sejumlah tahanan Palestina di penjara ‘Israel’.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Brigade Al-QassamBrigade Izzuddin Al-Qassamgencatan senjatagenosida GazaHeadlineIDFpertukaran tawanantavortawanan Israeltentara IsraelZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gunakan Seragam Tentara IDF, 4 Tawanan ‘Israel’ Ini Dibebaskan Hamas dengan Untaian Senyuman
Tulisan selanjutnya 200 Orang Palestina Dibebaskan dari Penjara ‘Israel’ dalam Gencatan Senjata Tahap Kedua

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?