Hidayatullah.com – Menteri Warisan ‘Israel’, Amichai Eliyahu, mengatakan bahwa pemerintahnya “berpacu dengan waktu untuk melenyapkan Gaza dan penduduk Palestinanya,” dan menambahkan bahwa wilayah itu akan menjadi “Yahudi seluruhnya.”
“Pemerintah sedang berpacu untuk melenyapkan Gaza. Kami sedang melenyapkan kejahatan ini. Kami sedang melenyapkan penduduknya,” ujar Eliyahu kepada radio Kol Barama Israel.
“Gaza akan sepenuhnya menjadi Yahudi.”
Eliyahu, anggota Partai Otzma Yehudit (Kekuatan Yahudi) ultranasionalis yang dipimpin oleh Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir, menepis kekhawatiran atas meningkatnya kelaparan di wilayah kantong tersebut.
“Kita tidak perlu mengatasi kelaparan di Gaza,” ujarnya.
Menteri tersebut juga mengecam tokoh-tokoh oposisi yang kritis terhadap pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, dengan mengatakan, “Orang-orang sakit seperti Yair Golan dan Ehud Olmert telah kehilangan identitas dan dukungan mereka untuk rakyat Israel.”
Penjajah ‘Israel’ telah membunuh lebih dari 59.200 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, di Jalur Gaza sejak Oktober 2023.
Operasi militer telah menghancurkan daerah kantong tersebut, melumpuhkan sistem kesehatan, dan menyebabkan kekurangan pangan yang menimbulkan kelaparan.
November lalu, Mahkamah Pidana Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya, Yoav Gallant, atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Entitas zionis ‘Israel’ juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perang yang dilakukannya di daerah kantong tersebut.*




