Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Komite Darurat Gaza Kecam Pernyataan Mesir Terkait Bantuan dan Evakuasi Medis

Ahmad
Terakhir diupdate: 31 Juli 2025 14:44 2:44 pm
Ahmad
Dipublikasikan 31 Juli 2025 15:40
Bagikan
Warga Palestina di Gaza yang kelaparan
Bagikan

Hidayatullah.com– Komite Darurat Pusat di Jalur Gaza mengeluarkan pernyataan resmi pada Selasa (29/7/2025) yang mengecam klaim pemerintah Mesir mengenai bantuan kemanusiaan dan evakuasi medis besar-besaran dari wilayah Gaza sebagai tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan.

Dalam siaran pers yang diterima sejumlah media internasional, termasuk redaksi hidayatullah.com, komite menyebut bahwa pernyataan berbagai lembaga resmi Mesir—terkait ratusan truk bantuan dan layanan medis yang dikirim melalui perlintasan Rafah—adalah bentuk penyesatan publik yang “memperindah kegagalan menyakitkan” dalam memenuhi kebutuhan dasar lebih dari dua juta warga Gaza yang saat ini hidup di bawah blokade dan agresi militer berkepanjangan.

“Pernyataan-pernyataan itu sama sekali tidak mencerminkan realitas. Angka-angka yang disebutkan tidak tampak di lapangan dan tidak sesuai dengan pengamatan harian kami,” tegas Komite dalam pernyataannya.

Komite juga menyebut bahwa prosedur evakuasi medis hanya mencakup sebagian kecil dari korban yang terluka, dengan sistem birokrasi rumit yang dianggap sebagai bentuk “penghinaan kolektif”. Mereka menegaskan bahwa puluhan ribu warga, termasuk anak-anak dan penyandang disabilitas, masih terjebak tanpa perawatan memadai di tengah kehancuran total fasilitas kesehatan.

“Pernyataan yang menyebut adanya ‘upaya untuk meringankan penderitaan’ pada dasarnya hanya menjadi pembenaran atas kegagalan Mesir dalam menjalankan tanggung jawab kemanusiaan, moral, dan Arab-nya terhadap Gaza,” lanjut Komite.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Kondisi di Jalur Gaza saat ini digambarkan sebagai “bencana total”, dengan tidak adanya air bersih, listrik, infrastruktur, maupun pasokan makanan dan obat yang mencukupi. Komite juga menyoroti penuhnya kuburan, di tengah keterbatasan ambulans dan bahan bakar untuk generator rumah sakit yang masih bertahan.

Empat Tuntutan untuk Mesir

Dalam pernyataannya, Komite Darurat Pusat menyampaikan empat tuntutan utama kepada pemerintah Mesir:

  1. Membuka sepenuhnya dan tanpa syarat perlintasan Rafah untuk bantuan vital.
  2. Menghapus sistem koordinasi rumit yang memperlambat masuknya ambulans, obat-obatan, dan bahan bakar.
  3. Transparansi dalam pelaporan jumlah warga dan bantuan yang keluar-masuk Gaza.
  4. Mengambil sikap tegas dan bermoral sebagai bentuk tanggung jawab nasional dan solidaritas Arab.

“Sudah saatnya Mesir berhenti bersikap sebagai mediator netral dan mulai mengambil posisi moral yang tegas. Gaza membutuhkan tindakan nyata, bukan pernyataan yang menenangkan opini internasional,” ujar Komite.

Komite juga menegaskan bahwa mereka tidak akan menjadi bagian dari narasi yang menyimpang dari realitas penderitaan warga Gaza, dan tidak akan tinggal diam terhadap “pengkhianatan sistematis” terhadap rakyat yang terkepung.

Hingga saat ini, perlintasan Rafah tetap menjadi satu-satunya pintu keluar utama bagi penduduk Gaza ke dunia luar. Namun, akses melalui perlintasan tersebut terus dibatasi dengan alasan keamanan dan koordinasi, sementara kebutuhan kemanusiaan terus melonjak.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Jalur Gazakemanusiaan GazaKomite Darurat PusatMesir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Berpura-pura Muslim, Pria Ini Ancam Penumpang di Penerbangan EasyJet
Tulisan selanjutnya Australia Larang YouTube Diakses Anak Usia di Bawah 16 Tahun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Genosida ‘Israel’ Sebabkan Ribuan Muslimah Gaza Keguguran

Berita
10 Agustus 2026 06:00
Tiga Negara Muslim Bersatu, Serangan ke Satu Negara Dianggap Serangan ke Semua
Malaysia Tegaskan Tak Akan Pulangkan Pengungsi Rohingya Jika Nyawa Mereka Terancam
Miftachul Akhyar Sebut Ikhtilaf Bukan Ancaman, tapi Penggerak Pemikiran Umat
Menko Pangan: Ponpes dengan 1.000 Santri Lebih Boleh Bikin SPPG

Terbaru

  • ‘Israel’ Masih Tahan Ratusan Syuhada Palestina untuk Dijadikan “Alat Tawar”
  • Ratusan Warga Yunani Gelar Demo Dukung Palestina, ‘Israel’ Minta Warganya Sembunyi
  • Dukung Rakyat Gaza yang Bertahan di Utara, Bulan Sabit Merah Palestina Buka RS Lapangan
  • Lawan Polisi, Aktivis Akar Rumput Amerika Merusak Kamera Pengawas Flock Satu Per Satu
  • Kolombia Diguncang Gempa Magnitudo 7,4 di Hari Pemberian Pengakuan Klaim Israel atas Dataran Tinggi Golan
  • Pengadilan Suriah Jatuhkan Hukuman Mati Atas Bashar al-Assad
  • Bahtsul Masail Pra Muktamar NU, Pajak Harus Berpihak pada Keadilan Masyarakat
  • Ratusan Orang Kurdi Suriah Kembali ke Kampungnya Setelah Bertahun-tahun Mengungsi
  • Bertemu Medikdasmen, MUI Dorong Budaya Hidup Halal Masuk Lingkungan Sekolah
  • LPPOM Raih Indonesia Public Relations Awards 2026 Kategori Corporate Reputation

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?