Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Iran Dikecam atas Terjadinya Kekacauan di Suriah-Iraq

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 September 2014 23:44 11:44 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 September 2014 08:42
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Para pemimpin dari berbagai negara Arab yang berpartisipasi dalam konferensi yang mengambil tema  “Tantangan Teluk Arab dan Regional” menyimpulkan pada  Rabu kemarin bahwa mendesak bagi negara-negara di kawasan itu untuk bersatu dalam upaya memastikan keamanan dan stabilitas di kawasan itu.

Para pemimpin itu juga mengecam semua aksi teror di Yaman, Iraq, Suriah, Libya, serta di wilayah Palestina yang dilakukan pemerintah Israel.

Dalam sambutan penutupan, Pangeran Abdulaziz bin Salman, asisten Menteri Petroleum dan Sumber Daya Mineral Saudi, mengatakan bahwa keamanan energi akan memainkan peran penting dalam pembangunan dan stabilitas di kawasan itu.

Mengacu kepada Kota Raja Abdullah untuk Energi Terbarukan, ia mengatakan bahwa proyek itu memiliki tanggung jawab untuk mengembangkan sumber-sumber energi alternatif dan berkelanjutan. Dia setuju dengan beberapa pembicara yang berpendapat bahwa sumber-sumber minyak yang sangat besar di wilayah ini akan membantu menstabilkan wilayah ini yang secara  politik terpisah-pisah. Hal ini sudah terjadi, katanya.

Pangeran Abdulaziz mengatakan bahwa konsumsi minyak oleh negara-negara di luar negara-negara Organization for Economic Co-operation and Development  telah meningkat berkali-kali, dan harga yang cenderung meningkat di masa depan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dia mengatakan enam negara GCC (The Gulf Cooperation Council) memainkan peran penting dalam investasi global dan menarik bagi orang-orang yang berbakat untuk membantu dalam pembangunan negara-negara anggotanya. Negara-negara GCC sangat menyadari keterbatasan dan kekuatan mereka, katanya.

Dalam sambutan penutupan, Saad bin Al-Ajmi Tefla, mantan Menteri Informasi Kuwait, mengatakan ada kebutuhan untuk mengembangkan strategi terpadu untuk menangani situasi di Irak, Suriah, Palestina, Yaman, Iran dan bagian lain dari dunia Arab.

Pada kesempatan itu, ia juga mengecam Iran atas terjadinya aksi kekerasan di Irak dan Suriah dan mengatakan program nuklir Iran adalah masalah penting yang menjadi perhatian serius bagi wilayah tersebut. Dia mengatakan para pemimpin Iran tidak bisa duduk bersama dengan rekan-rekan mereka di negara-negara GCC dan tidak ingin menyelesaikan perselisihan.

Al-Ajmi mengatakan pendidikan adalah hal yang sangat penting untuk membangun wilayah tersebut.
“Ada negara-negara kecil yang telah menggunakan sumber daya manusia sebagai kekayaan nasional, dengan kurikulum yang direvisi. Para lulusan mereka berkontribusi besar dalam memajukan negara-negara mereka. Kurikulum kita juga perlu direvisi untuk memenuhi kebutuhan nasional. Kita perlu bekerja secara ekstensif, ” kata Al-Ajmi dikutip Arab News.

Dia mengatakan ada juga kebutuhan penerapan sistem pendidikan untuk melawan ekstremisme.

Berpartisipasi dalam sesi curah pendapat, Mohammed Fahad Al-Harthi, pemimpin redaksi Arab News, mengangkat pertanyaan penting tentang proyek di King Abdullah City untuk Energi Terbarukan, meng-upgrade sektor energi, meningkatkan subsidi, dan restrukturisasi sistem pendidikan untuk memerangi terorisme di wilayah itu.

Para delegasi pada konferensi itu pada Selasa kemarin mengecam kelompok ISIS atas tindakan kekerasan mereka di Timur Tengah, dan mengecam Israel karena terus menindas rakyat Palestina.

Pangeran Abdulaziz bin Abdullah, wakil Menteri Luar Negeri Saudi, mengatakan ISIS “tidak merepresentasikan Islam”. Tidak ada tempat untuk kekerasan dalam Islam, sebuah agama damai yang tersebar di seluruh dunia.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saudi Kritik Jamaah Haji Sakit Ingin Mati di Tanah Suci
Tulisan selanjutnya suami Prof Wan Mohd Nor: “Istri Taat Suami” itu Konsep Beradab

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?