Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

LKEPI dan JES Desak Pemerintah Baru Perhatikan Pariwisata Syariah

Ahmad
Terakhir diupdate: 29 September 2014 12:16 12:16 pm
Ahmad
Dipublikasikan 29 September 2014 12:16
Bagikan
Muslimah ThaiLand menikmati pagi di Surin Beach di Phuket, Thailand
Bagikan

Hidayatullah.com–Dedi Uska, Ketua Presidium Lembaga Kajian Ekonomi dan Pembangunan Islam (LKEPI) meminta kepada presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo dan Jusuf Kalla untuk memperhatikan bisnis pariwisata syariah.

Hal ini disampaikan Dedi dalam seminar nasional dengan tema: Pariwisata Syariah, Bangkitnya Sektor Riil Ekonomi Islam yang diselenggarakan di Hotel Sofyan, Menteng, Jakarta.

Dedi memaparkan, pengembangan pariwisata syariah telah dijalankan oleh negara lain seperti Thailand yang memiliki wisata halal, Singapura konsep wisata pelayanan terintegrasi dan Malaysia yang telah mengembangkan wisata syariah secara penuh.

Dengan pengembangan wisata syariah, negara-negara tersebut mampu meraup pendapatan ekonomi yang sangat besar apalagi yang berkunjung di negeri tersebut adalah para wisatawan kaya dari Eropa, Afrika Utara, Timur Tengah dan Amerika yang rata-rata sangat menyukai makanan dan tempat wisata halalan thayyiban serta pelayanan yang transparatif dan penuh kenyamanan.

“Untuk itu saya berharap agar pemerintahan terpilih Joko Wiodo dan Jusuf Kalla bisa memanfaatkan peluang tersebut untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” jelas Dedi.

Baca Juga

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

Dalam seminar nasional yang diselenggarakan LKEPI bekerjasama dengan Jurnalis Ekonomi Syariah (JES) ini dihasilkan beberapa rekomendasi tentang formula kebijakan nasional tentang pengembangan pariwisata syariah nasional.

Sementara itu pendapat senada diungkapkan Ketua JES, Kristopo.

Kristopo mengatakan pengembangan pariwisata syariah berkontribusi langsung terhadap pengembangan ekonomi syariah nasional.

Terbukti diberbagai negara lain telah melakukan seperti ini, dengan demikian antara sektor keuangan syariah dan sektor riil syariah bisa berjalan beriringan.

“Fenomena ini tidak terjadi di Indonesia bahkan sektor keuangan syariah lebih maju dibandingkan sektor riil,” kata Kristopo.

Ironisnya, meski Indonesia negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia, justru Malaysia berada di peringkat pertama daftar lokasi “liburan halal” paling ramah di dunia. Diikuti oleh Uni Emirat Arab, Turki, Indonesia dan Arab Saudi. Demikian survey yang dilakukan spesialis biro perjalanan wisata bagi kaum Muslim yang berbasis di Singapura Crescentrating.

Ini menunjukkan pemerintah Indonesia masih belum peka dengan pasar Muslim di seluruh dunia.*

 

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:halalMalaysiapariwisatasyariah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Syiah Al Hautsi dan Skenario Tak Menentu di Yaman (1)
Tulisan selanjutnya Tiru Australia, Prancis akan Berlakukan Kemasan Rokok Polos

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

drone peledak Houthi
Berita

Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain

Berita
19 Oktober 2026 12:54
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan

Terbaru

  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

20 Februari 2026 07:00
BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?