Hidayatullah.com – Di tengah padatnya arus jutaan jemaah usai wukuf di Arafah, sebuah potret haru terekam di Mina malam Rabu, 27 Mei 2026. Pak Haji Toeng dan Bu Hajjah Intang, pasangan lansia jemaah Kloter 15 embarkasi Balikpapan binaan KBIHU Hidayatullah Balikpapan, berjalan beriringan sambil berpegangan tangan usai menunaikan lempar jumrah. “Setia dari dulu, kini dan akan datang…” ucap salah satu pembimbing yang menyaksikan langsung.
Potret Mawaddah di Tanah Suci
Foto tersebut dengan cepat menjadi inspirasi di kalangan jemaah Kloter 15. Dalam gambar, Pak Haji Toeng tampak mengenakan jubah hitam dan syal kuning identitas KBIHU Hidayatullah Balikpapan. Di sampingnya, Bu Hajjah Intang setia mengenakan mukena oranye dengan syal kuning senada, sembari menggenggam botol air zamzam. ID jemaah Haji 2026 melingkar di leher keduanya.
Syal kuning Kloter 15 yang mereka kenakan bukan sekadar identitas rombongan. Bagi keduanya, itu simbol janji yang diikat sejak ijab qabul di Balikpapan, dan kini ditepati hingga ke Baitullah.
“Dari manasik pertama tahun 2025 sampai sekarang di Mina 2026, beliau berdua tidak pernah lepas. Pak Haji Toeng selalu berjalan di depan menuntun, Bu Hajjah Intang di belakang mendoakan. Saling mengingatkan minum, saling menjaga wudhu,” ujar Ustadz Ahmad, pembimbing Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan.
Ibadah Lansia, Semangat Muda
Meski usia senja dan fisik terbatas, semangat keduanya menunaikan rukun haji tidak surut. Tantangan kepadatan di Jamarat pada malam 11 Dzulhijjah tidak menyurutkan langkah mereka. Justru gandengan tangan itu menjadi penyeimbang langkah di tengah lautan manusia.
“Usia boleh menua, langkah boleh pelan di Tanah Suci 1447 H ini. Tapi janji setia mengantar pasangan ke Baitullah tidak pernah pudar,” lanjut Ustadz Ahmad.
Kisah Pak Haji Toeng dan Bu Hajjah Intang menjadi pengingat bagi jemaah muda: bahwa haji bukan hanya perjalanan fisik menuju Mekkah-Madinah, tetapi juga perjalanan hati menjaga pasangan sampai garis finish ibadah.
Doa Kloter 15 untuk Haji Mabrur 2026
Seluruh jemaah Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan mendoakan agar Allah SWT memberi kesehatan, kelancaran, dan menerima seluruh rangkaian ibadah Haji 2026 pasangan ini.
“Doa kami, semoga Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang kembali ke Balikpapan dengan predikat haji mabrur, dan rumah tangga mereka sakinah mawaddah warahmah sampai ke Jannah. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin,” tutup Ustadz Ahmad.
Tentang KBIHU Hidayatullah Balikpapan
KBIHU Hidayatullah Balikpapan merupakan lembaga bimbingan ibadah haji dan umrah yang berkomitmen mendampingi jemaah sejak manasik hingga kepulangan. Pada penyelenggaraan Haji 1447 H / 2026 M, KBIHU memberangkatkan jemaah melalui Kloter 15 embarkasi Balikpapan dengan pembinaan intensif, khususnya bagi jemaah lansia dan berkebutuhan khusus.* Tim Media KBIHU Hidayatullah




