Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

Pemateri Seminar Religi STIEHID: Jangankan Politik, Buang Hajat aja Diatur Agama

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Oktober 2014 10:07 10:07 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Oktober 2014 10:07
Bagikan
Acara Seminar Penyuluhan Religi bertajuk "Konsep Dasar Ilmu Fiqih" di Masjid Ummul Quraa’, Cilodong, Depok
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang dai harus fleksibel dalam berdakwah dan mampu memposisikan dirinya dimana pun ia berdakwah. Demikian dikatakan Ustadz Agus Suprayogi, Msi, Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Hidayatullah (STIEHID) selaku pemateri dalam acara Seminar Penyuluhan Religi.

Seminar ini diadakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIEHID Depok bekerjasama dengan Organisasi Pelajar Pondok Pesantren (OP3) Hidayatullah Depok. Yang dihadiri sekitar 50 mahasiswa STIEHID dan 100 siswa SMP – SMA Hidayatullah.

Acara ini bertemakan “Konsep Dasar Ilmu Fiqih” yang dilaksanakan pada Ahad (19/10/2014) di Masjid Ummul Quraa’, Kalimulya, Cilodong, Depok, Jawa Barat.

Dalam materinya, Agus mengatakan, “Tujuan kita belajar fiqih adalah untuk menjaga diri, keluarga, dan lingkungan kita dari liberalisme dan sekularisme.”

Agus juga mengatakan, “Seorang Muslim harus memiliki identitas. Dan diantara identitas seorang Muslim adalah ketika ia memiliki pemahaman tentang Fiqih.”

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Agus menuturkan, ia pernah berdiskusi dengan seseorang yang mengatakan bahwa jangan membawa agama dalam politik. Kemudian Agus menanggapi perkataan orang tersebut.

“Bagaimana mungkin kita tidak membawa agama dalam politik. Padahal makan dan buang hajat sekalipun kita harus menggunakan aturan agama dalam melaksanakannya,” tuturnya di depan para pelajar dari berbagai daerah tersebut.

Alhamdulillah. Acara ini berjalan dengan lancar. Para siswa dan mahasiswa Hidayatullah Depok sangat antusias mengikuti acara tersebut.

“Setelah mengikuti acara ini, saya baru menyadari bahwa ternyata aturan-aturan dalam agama Islam itu mudah dan simpel, ” demikian tanggapan Teddy Susanto peserta acara tersebut.

Agus pun berharap, semoga dengan acara ini para mahasiswa STIEHID –sekaligus calon dai yang akan dikirim ke pelosok nusantara- agar mampu mendakwahkan keindahan Islam dengan cara yang indah. Serta tidak saling menyalahkan dalam perbedaan pendapat, selagi itu memiliki landasan yang sah.* Kiriman Zainal Amiruddin/Mahasiswa STIEHID

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:pendidikan islamperguruan tinggi islam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Semoga Jokowi Tak Mudah “Disetir” Taipan China
Tulisan selanjutnya Zulkifli Hasan: “Persoalan Syiah Juga Urusan Ketua MPR”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Feature
13 Juli 2026 06:38
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?