Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pria Kristen Pendukung Demokrat Kirimi Obama Surat Beracun

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 April 2012 12:01 12:01 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 April 2012 12:01
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebuah surat yang ditujukan kepada Presiden Amerika Serikat Barack Obama dinyatakan positif mengandung racun ricin, kata biro penyelidik federal FBI hari Rabu (17/4/2013) dilansir Al-Arabiya.

Dalam pernyataannya, FBI mengatakan, surat yang mengandung racun dari tanaman jarak itu dikirimkan satu kepada Obama dan sebuah lainnya kepada anggota senat Roger Wicker. FBI mengatakan, surat beracun itu tidak ada hubungannya dengan peristiwa bom panci tekan di Maraton Boston.

Dalam sebuah buletin intelijen yang diperoleh Associated Press, FBI mengatakan bahwa kedua surat beracun itu berbunyi, “Melihat kesalahan dan tidak mengungkapkannya, sama saja menjadi partner diam atas keberlangsungannya.” Keduanya juga ditandatangani, “Saya KC dan saya mengesahkan pesan ini.”

Surat untuk Obama ditemukan di pusat pemeriksaan surat-surat yang ditujukan ke Gedung Putih, yang lokasinya terpisah dari kantor dan kediaman resmi presiden AS tersebut. Surat beracun itu ditemukan pada hari yang sama dengan surat untuk Wicker di Capitol Hill.

Russia Today melaporkan hari Rabu (17/4/2013) bahwa FBI telah menangkap seorang tersangka pengirim kedua surat tersebut. Pria asal Corinth, Mississippi, bernama Paul Kevin Curtis sudah berada dalam tahanan FBI.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam buletin intelijen dikatakan, pihak berwenang federal sudah mengetahui siapa pengirim surat-surat beracun ricin itu. Sejak itu nama Paul Kevin Curtis beserta profilnya muncul di berbagai situs internaet seperti YouTube.

Curtis disebut-sebut pria berusia 45 tahun, ayah dari 4 orang anak yang senang meniru gaya dan penampilan Elvis Presley. Dia mengaku sebagai anggota organisasai “orang-orang cerdas” Mensa dan pandai ilmu beladiri.

Menurut kantor aparat keamanan Prentiss County Sheriff, Curtis menderita gangguan kejiwaan yang parah, pernah empat kali ditahan salah satunya karena membuntuti dan mengintai orang lain. Profilnya di Linkedln menampilkan jenis profesi beragam yang tidak saling terkait, mulai dari terapis pijat refleksi, pemegang rekor dunia Guiness hinga penulis lagu yang sudah dipublikasikan karyanya.

Dalam foto yang beredar di situs-situs berita, tampak pria kulit putih itu sedang bernyanyi di atas pangung sambil meniru gaya Elvis Presley. Sebuah foto lainnya menunjukkan Curtis yang mengenakan kalung salib sedang berpose di belakang mobil Lexus dengan tulisan “Christian and a Democrat” (Kristiani dan seorang Demokrat) seraya mengacungkan ibujari kanannya.

Dalam akunnya di Twitter, dia mengaku pernah menghubungi reporter Huffington Post pada Desember 2011 dan mengklaim menjadi target aparat karena kegiatannya sebagai whistleblower, orang yang mengungkapkan suatu kasus kejahatan yang dirahasiakan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mahasiswa Indonesia di Malaysia Bahas RUU Kesetaraan Gender
Tulisan selanjutnya Mantan Pangkopkamtib Sudomo Meninggal Dunia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

Berita
3 September 2026 14:11
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?