Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Sekolah di Skotlandia Ini Minta Maaf karena Buku PR Sebut Palestina ‘Teroris’

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Maret 2015 18:15 6:15 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Maret 2015 18:15
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | Sahabat Al Aqsha–Sekolah Dasar (SD) New Stevenson di North Lanarkshire, Skotlandia meminta maaf terkait berbagai keluhan yang muncul akibat lembaran pekerjaan rumah (PR) yang mencap warga Palestina sebagai “teroris”.

Lembaran PR yang diberikan kepada murid-murid SD itu mengungkapkan bahwa “warga Palestina merasa BERHAK menggunakan terorisme untuk melawan ‘Israel’.” Dewan Pendidikan North Lanarkshire, yang memproduksi lembaran tersebut menyatakan telah mencabut lembaran tersebut dan tidak akan menggunakannya lagi. Kelompok warga Palestina menganggap Dewan Pendidikan telah berupaya untuk “menjelekkan” mereka.

Dr Essam Hijjawi, pimpinan Asosiasi Masyarakat Palestina di Skotlandia mengatakan, “Studi kasus ‘separatis’ yang diberikan pada anak-anak sebagai pekerjaan rumah menunjukkan kesalahan fundamental dalam buku-buku bacaan sejarah dan geografi.”

Oleh karena itu, “Kami meminta penarikan segera seluruh material seperti itu dari sekolah-sekolah Skotlandia, permintaan maaf kepada warga Palestina di Skotlandia, pertemuan dengan pejabat pendidikan di North Lanarkshire, serta pimpinan Dewan Pendidikan dan Menteri Pendidikan Skotlandia. Hijjawi juga meminta semua materi yang digunakan di sekolah-sekolah yang berkaitan dengan pengajaran sejarah Palestina didiskusikan antara Menteri Pendidikan Skotlandia dan komunitas Palestina.”

Dalam pernyataan maafnya, Dewan Pendidikan North Lanarkshire mengungkapkan, “Penggambaran masyarakat Palestina seluruhnya tidak tepat dan kami memohon maaf dengan setulusnya atas kesalahan tersebut.” Juru bicara Dewan Pendidikan mengatakan pada BBC bahwa ini merupakan “insiden pemihakan” dan dewan tidak menyadari sekolah lain menggunakan materi tersebut. Namun, kata dia, mereka masih dalam proses menghubungi seluruh sekolah di sekitar area tersebut untuk memastikan lembaran tersebut tak lagi digunakan.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Sebenarnya, apa sih yang tercantum dalam lembaran tugas itu? Pada halaman pertama lembaran tersebut tercantum: “Contoh lain terorisme separatis adalah di ‘Israel’. Warga Palestina yang tinggal di ‘Israel’ percaya bahwa itu tanah MEREKA yang dijajah oleh ‘Israel’. Perang antara ‘Israel’ dan warga Palestina mengenai hal ini selalu berakhir dengan kekalahan mereka dan mereka menggunakan metode teroris selama lebih dari 30 tahun.

Pada tahun 1972 para teroris Palestina menyandera sembilan orang atlet di Olimpiade di Munich. Seluruh sandera dibunuh. Belakangan ini, kebanyakan teroris melakukan BOM BUNUH DIRI di bis dan ruang publik. Masyarakat menghormati mereka sebagai syahid. Solusi atas aksi ekstremisme ini sulit dipahami.”

Di bagian lain lembaran tersebut siswa diminta untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini:

-Warga Palestina merasa BERHAK untuk menggunakan aksi terorisme untuk melawan ‘Israel’. Berikan DUA alasan mengapa mereka merasa seperti itu.

-Uraikan DUA contoh aksi terorisme warga Palestina.

Lembaran PR ini juga menanyakan pada anak-anak nama-nama kelompok teroris di Irlandia Utara. Halaman lain lembaran itu menunjukkan bahwa warga Palestina “telah mengarah pada metode teroris” setelah berkali-kali dikalahkan oleh ‘Israel’.

Dalam sebuah pernyataan, Dewan Pembelajaran dan Rekreasi North Lanarkshire mengungkapkan, “Materi PR diambil dari paket pengajaran yang sekarang sudah tak terpakai. Kami menghubungi semua sekolah untuk memastikan materi tersebut tak lagi digunakan.”

Menurut mereka, tema tersebut dibahas oleh murid-murid sebagai bagian dari program studi sosial ‘Rakyat, Peristiwa Masa Lalu dan Masyarakat’, dan itu termasuk situasi konflik di seluruh dunia. “Tema ini bertujuan untuk memberikan murid-murid pemahaman lebih baik mengenai berbagai macam konflik dan kawasan mereka, global dan makna sejarah, dan tidak memberikan penghakiman atas subyek.”

Juru bicara Duta Besar ‘Israel’ di London mengatakan, tugas PR itu “memuakkan”. Ia menambahkan, “Ini sungguh sangat menyakitkan bagi warga ‘Israel’ yang terkena dampak serangan teroris, pengkhianatan bagi warga Palestina yang berdiri menentang kelompok teroris, dan di atas segalanya itu melanggar moral dan pendidikan generasi muda.” *

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakpalestinateroris
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PLO Putuskan Berhenti Kerja Sama Dengan Israel
Tulisan selanjutnya Kapolres Bogor: Pemberian Maaf Az Zikra Bisa Jadi Bahan Pertimbangan Hakim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?