Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Megawati Ajak Perempuan Indonesia Contoh Cut Nyak Dien

Ahmad
Terakhir diupdate: 9 Maret 2015 08:00 8:00 am
Ahmad
Dipublikasikan 9 Maret 2015 08:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengajak perempuan Indonesia meniru pahlawan nasional asal Aceh, Cut Nyak Dien.

“Mari lihat Cut Nyak Dien bagaimana membela Tanah Air Indonesia dari serangan musuh di Aceh,” ujar Megawati dalam pidatonya bertema “Tahun Penentuan Bagi Perempuan Indonesia”, di acara peringatan Hari Perempuan Internasional di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Ahad kemarin.

Dalam pidatonya di podium Megawati mengajak segenap perempuan Indonesia untuk mampu ikut serta dalam memperjuangkan bangsa dan negara.

Cuy Nyak Dien, tambahnya, dikenal hampir separuh hidupnya mempertahankan bangsa dan negara tanpa lelah, dan tak pernah padam membela kedaulatan. Padahal pada saat itu usia pun memasuki usia 80 tahun.

“Di Aceh kita punya pahlawan nasional, Cut Nyak Dien. Ia berjuang. Padahal usianya memasuki 80 tahunan. Bahkan tangan kanannya mengatakan semangat cuy nyak dien tidak pernah padam dalam berjuang,” ujarnya disambut riuh tepuk tangan peserta yang hadir.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Untuk itu ia menghimbau, dalam memperjuangkan kepentingan negara, kaum perempuan harus tetap ikut andil sebagaiman tokoh nasional di atas. Dan ia menyebut bahwa inilah arti sesungguhnya emansipasi. Di mana perjuangkan tidak hanya milik laki-laki saja, melainkan juga perempuan.

“Inilah arti emansipasi sesungguhnya. Di mana tidak hanya laki-laki saja yang berjuang, melainkan juga perempuan ikut andil,” tutupnya.

Acara turut dihadiri pula dari beberapa menteri. Di antaranya Menkes Nila Moeloek, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menlu Retno Marsudi, Mensos Khofifah Indar Parawansa, serta Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ‘Islam Moderat’ Sebuah Distorsi Istilah
Tulisan selanjutnya Mati Saat Sujud

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ketua Umum MUI Dorong KUII VIII Hasilkan Rekomendasi Tegas Terkait LGBT

Berita
25 Juli 2026 10:32
Deputi Kemenpora Buka Rakerwil Pemuda Hidayatullah DKI Jakarta: Jadilah Penggerak Bangsa Menuju Indonesia Emas
Jimly Asshiddiqie Dorong MUI dan Ormas Islam Jadikan Pembenahan Akhlak Bangsa sebagai Prioritas
KH. Naspi Arsyad: Pemuda Jangan Terjebak Zona Nyaman
MES Sebut Pertumbuhan Ekonomi Belum Berbanding Lurus dengan Kesejahteraan Masyarakat

Terbaru

  • MES Sebut Pertumbuhan Ekonomi Belum Berbanding Lurus dengan Kesejahteraan Masyarakat
  • Menag: Hasil KUII VIII Akan Jadi Program Kerja Kementerian Agama
  • Trump Abaikan Keberatan Netanyahu soal Rencana Penjualan F-35 ke Turki
  • KUII VIII Hasilkan 12 Rekomendasi Strategis untuk Umat, Bangsa, dan Negara
  • Hamid Fahmy Zarkasyi: Krisis Peradaban Berawal dari Hilangnya Adab dalam Pendidikan
  • Prof Masykuri Abdillah: Rekomendasi KUII VIII Harus Dikawal hingga Menjadi Kebijakan Publik
  • Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi: Sekolah Tahfidz Harus Melahirkan Manusia Beradab
  • Komite Teknokrat Palestina Mengaku Siap Mengelola Gaza usai ‘Israel’ Mundur
  • Keluarga Adalah Sekolah Pertama Pembentuk Peradaban
  • Mendikdasmen: KUII VIII Momentum Perkuat Persatuan Umat dan Dukung Pembangunan Nasional

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?