Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

IAIN Sunan Ampel Akan Razia Baju Ketat Mulai Besok

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 Juni 2003 08:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Mulai Selasa, (1/7/2003), mungkin akan menjadi hari paling mengecewakan para mahasiswi IAIN yang hoby berpakaian ketat. Pasalnya, mulai besuk, para larangan memakai baju aduai itu mulai resmi diterapkan oleh pihak rektorat.

Sesuai dengan kebijakan Rektor IAIN Sunan Ampel Prof Dr Ridwan Natsir, dalam dua pekan terakhir Juni telah dilakukan sosialisasi terhadap kebijakan larangan mengenakan baju ketat bagi mahasiswi tersebut. “Responnya cukup positif, sehingga tidak ada alasan untuk ditunda lagi pelaksanaannya,” ujar Ridwan, kemarin.

Seperti pernah diberitakan, alasan pelarangan mengenakan baju ketat ini untuk menjalankan syariat Islam. Yakni mengenakan baju yang menutup aurat serta tidak mengundang syahwat. Apalagi kampus IAIN sebagai kampus Islam, sudah sepantasnya menonjolkan ciri ke-Islamannya.

Kriteria baju yang diperkenankan bagi mahasiswi, yakni seluruh auratnya tertutup, tidak transparan dan tidak ada bagian tubuh yang menonjol. “Jenis jilbab yang harus digunakan memang tidak harus yang model panjang. Yang penting memenuhi unsur kepantasan,” jelas Ridwan.

Selama ini IAIN memang sering dikritik, berkaitan dengan masalah pakaian mahasiswinya. Meski semua memakai jilbab, ada mahasiswi berpakaian agak transparan. Selain itu, banyak yang atasnya kerudung, tetapi memakai kaos ketat. Sehingga bagian dadanya tergambar jelas dan bagian bawah punggungnya kadang terlihat. “Malu rasanya melihat hal itu di kampus,” ungkapnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Dosen dan karyawan di IAIN juga telah diinstruksikan untuk tidak melayani mahasisiwi yang masih memakai baju ketat. Semisal saat bimbingan skripsi atau her-registrasi, akan ditolak jika tidak berbusana muslim.

Seperti pernah diberitakan di Hidayatullah.com, berdasarkan putusan pihak rektorat, IAIN Sunan Ampel Surabaya pada bulan April 2003 lalu memberlakukan SK Kode Etik Mahasiswa (KEM) sejak April 2003. Diantara isinya, melarang para mahasiswa/i; memakai sandal jepit, atau sepatu yang tumitnya diinjak di saat sedang berlangsungnya proses belajar. Termasuk memakai kaos oblong dan penggunaan pakaian ketat.

Menurut Pembantu Rektor III IAIN Sunan Ampel Surabaya, Drs. Hamid Syarif, SK pelarangan itu berdasarkan dua alasan. Dua alasan itu, tak lain, karena IAIN dianggap sebagai lembaga akademimisi dan lembaga dakwah keagamaan yang mencerminkan nilai islam. Karena itu, kata Hamid, para mahasiswa IAIN haruslah mencerminkan dua nilai tersebut. “Ya kita harus bisa menjadi uswatun hasanah (contoh yang baik) bagi umat”, ujarnya pada Hidayatullah.com beberapa saat lalu. (jp/cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muhammadiyah Bantah Tak Dukung Amien Rais
Tulisan selanjutnya Indonesia Urutan II Pornografi Dunia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Serangan rudal Iran di Tel Aviv Israel
Berita

Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’

Berita
8 Juni 2026 19:30
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026

Terbaru

  • Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
  • MUI Kembali Dorong Undang-Undang Ketahanan Keluarga untuk Perkuat Fondasi Bangsa
  • Jenderal ‘Israel’ Naik Pangkat Usai Bunuh Anak Palestina, Kini Dipecat karena Skandal Moral
  • Haedar Nashir: Reformasi Pendidikan Harus Bertumpu pada Tradisi Ilmu dan Kebijakan yang Berkelanjutan
  • Timur Tengah Kian Memanas, Iran Tutup Wilayah Udara usai Serangan ke ‘Israel’
  • BPJPH Dorong Pelaku Usaha Urus Sertifikat Halal Jelang Wajib Halal 2026
  • Emil Salim Dorong MUI Perluas Dakwah Ekologis ke Kalangan Menteri Kabinet
  • Turki: Insya Allah Kita akan Saksikan Pembebasan Baitul Maqdis
  • MUI: Kasus Hukum di BGN Harus Jadi Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Integritas Pengelola
  • Penjajah ‘Israel’ Lancarkan Serangan di Berbagai Wilayah Gaza, 10 Orang Syahid

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?