Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

HT Bantah Dianggap Terlibat Bom

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 31 Juli 2005 05:22
Bagikan
Bagikan

Senin, 1 Agustus 2005

Hidayatullah.com–Hizbut Tahrir, membantah dikait-kaitkan dengan tindakan teror berupa bom Inggris. Bantahan ini disampaikan jurubicara Hizbut Tahrir Inggris Hormat kami, Dr Imran Waheed yang kemudian dikirim ke redaksi hidayatullah.com.

Bantahan Imran Waheed ini berkaitan dengan berita kantor berita BBC, Inggris yang sebelumnya ikut menyeret nama organisasi Islam yang juga punya cabang di Indonesia ini.

Sebelumnya, 21 Juli lalu, dalam program ‘Up All Night’ dini hari, BBC Radio 5 Live, London menyiarkan wawancara panjang dengan wawancara panjang dengan Khalif Mahmood, anggota parlemen yang menyerukan pelarangan atas organisasi HT.

Dalam wawancara itu, Khalif membuat sejumlah tuduhan serius seolah-oleh HT terlibat tindakan terror yang membuat warga Inggris trauma.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Secara sembarangan, dalam wawancara itu Khalif Mahmood menuduh HT terlibat dalam “intimidasi fisik dan verbal” dan telah “melakukan kekerasan fisik”. Ia juga menuduh HT mengumpulkan dana untuk terorisme. Khalif juga menggambarkan, seolah-olah HT sebuah ‘sekte’ layaknya kelompok David Koresh.

Tuduhan serius itu langsung dibantah Imran Waheed. Menurut Waheed, organisasi HT merupakan organisasi intelektual yang mengajak masyarakat berfikir dan berdiskusi, bukan mengajarkan cara terror.

“Hizbut Tahrir Inggris merupakan organisasi intelektual dan politik Islam yang berusaha mengubah pemikiran masyarakat melalui diskusi dan debat intelek, dan tidak dengan cara kekerasan atau intimidasi, “ ujar Waheed dalam siaran pers nya. 

“Dengan tegas kami nyatakan bahwa tidak ada seorangpun anggota kami yang terlibat dalam konfrontasi seperti yang Mr Mahmood sebutkan.  Tuduhan bahwa kami terlibat dalam intimidasi fisik dan verbal dan bahwa kami terlibat dalam kekerasan fisik adalah sesuatu yang sama sekali tidak berdasar, “ tambahnya.

Lebih jauh, Waheed mengaku kecewa dengan cara-cara BBC yang tidak memberi kesempatan hak jawab dengan leluasa saat menuduh HT dalam wawancaranya dengan Khalif Mahmood.

Pasca peledakan bom, pemerintah Inggris begitu sensitive terhadap organisasi dan gerakan-gerakan Islam, termasuk symbol-simbol Islam dan Arab. (wadjdi/cha)
 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Liberal Ajak Gus Dur Bela Ahmadiyah
Tulisan selanjutnya Ahmadiyah Padang Tetap Jalan Seperti Biasa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira

Berita
21 Juli 2026 22:15
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?