Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Tentara Inggris Serang Tahanan Iraq

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 September 2005 02:53
Bagikan
Bagikan

Rabu, 21 September  2005

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hidayatullah.com–Berdalih hendak membebaskan dua personelnya, dua tentara Inggris menembaki kantor polisi dan menewaskan seorang petugas

Hidayatullah.com–Suasana kota Basra, Iraq tegang setelah pasukan Inggris mendobrak penjara setempat untuk membebaskan dua prajurinya yang ditahan, baru-baru ini. Meski tidak mengakibatkan korban, Kepolisian Iraq menyayangkan penyerangan tersebut.

Militer Inggris beralasan penahanan dua anggotanya tidak sah. Mereka memutuskan menyerbu karena khawatir kedua tahanan diserahkan kepada kelompok Syiah untuk kemudian dibunuh. Informasi penahanan dua tentara Inggris juga ditayangkan APTN. Dalam rekaman video terlihat dua pria warga Barat tengah diinterogasi. Sayang, isi dan sumber video tidak dapat diverifikasi.

Pemerintah Iraq melakukan penyelidikan tentang kejadian yang menyebabkan tentara Inggris menyelamatkan dua tentara yang ditahan polisi.

Kedua pria yang menyerang penjara itu anggota pasukan elit SAS, kata para sumber kepada wartawan BBC Richard Galpin, Baghdad.

Kedua tentara itu ditahan oleh polisi dan kemudian diserahkan kepada kelompok milisi, kata Angkatan Darat Inggris.

Sebelumnya, komandan pasukan Inggris di Basra mengatakan pasukannya menyelamatkan dua tentara Inggris yang ditawan polisi Irak, karena nyawa mereka terancam.

Brigadir John Lorimer mengatakan polisi Iraq menyerahkan para tawanan kepada milisi setempat, padahal seharusnya mereka diserahkan kepada angkatan bersenjata Inggris. Kedua tentara Inggris itu ditahan di Basra ketika menyamar sebagai orang Arab.

Pasukan koalisi selalu berdali akan memberikan kebebasan dan demokrasi sebagai bagian jalannya pemerintahan yang bersih dan aman pasca invasi Amerika Serikat. Meski kini telah ada pemerintahan yang berdaulat, faktanya mereka bertindak bak tuan rumah. (afp/bbc/lp6)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rita Ancam Amerika Serikat
Tulisan selanjutnya Partai Oposisi Pakistan Peringatkan Musharraf

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?