Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pejuang Taliban Tawan Serdadu Amerika

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 Maret 2009 03:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pejuang Taliban di Afghanistan menangkap seorang tentara Amerika Serikat. Tentara yang ditangkap itu adalah tentara AS yang hilang tiga hari lalu di Provinsi Paktika.

Dalam pernyatannya, Kamis (2/7) malam, Taliban mengatakan, serdadu tersebut terlibat dalam serangan besar-besaran AS. Namun tidak ada penjelasan lebih lanjut mengenai nasib serdadu itu.

Seorang jurubicara militer Amerika mengatakan, semua sumber daya dikerahkan mencari serdadiu tersebut. Tentara tersebut hilang setelah pasukan Amerika Serikat mengumumkan, mereka melancarkan operasi besar-besaran terhadap pejuang Taliban di Provinsi Helmand di daerah selatan.

Militer AS mengatakan, sekitar 4.000 marinir dan 650 pasukan Afghanistan terlibat dalam operasi ini, yang didukung oleh pesawat-pesawat NATO. Brigjen Larry Nicholson mengatakan, operasi ini berbeda dengan kegiatan terdahulu karena personil yang terlibat jauh lebih besar.

Para perwira di lapangan mengatakan, ini adalah serangan marinir terbesar sejak perang Vietnam.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Operasi dimulai ketika unit-unit bergerak ke lembah sungai Helmand pada Kamis dini hari waktu setempat. Sejumlah helikopter dan kendaraan berat membuka jalur darat, sementara berbagai pesawat memberikan perlindungan dari udara.

Sementara itu, militer Pakistan mengatakan, telah mengerahkan tentara tambahan di sepanjang perbatasan dengan Propinsi Helmand untuk mencegah kaum militan masuk ke wilayah Pakistan.

Brigjen Nicholson mengatakan, pasukan AS, Afghanistan, dan NATO, ingin menguasai beberapa kawasan dan akan bekerja untuk menyerahkan tanggungjawab keamanan kawasan-kawasan itu kepada pasukan Afghanistan.

Dalam penjelasan di kamp militer AS Leatherneck pekan lalu, Nicholson mengatakan, “Salah satu hal terpenting adalah mengatakan kepada rakyat, mengapa kami ke sana. Kami menyadari tak banyak peluang yang bisa kami dapatkan utnuk mendapatkan kepercayaan rakyat.”

Hingga Juni 2009 pasukan NATO di Afghanistan berkekuatan 61.130 personil. AS adalah penyumbang pasukan terbesar dengan kekuatan 28.850 tentara.

Tewas

Sementara itu, dua tentara Inggris dikabarkan tewas dalam suatu ledakan di Afghanistan selatan, termasuk perwira komando pertama yang tewas sejak operasi militer 1991, kata Kementerian Pertahanan di London, Kamis.

Letnan Kolonel Ropert Thorneloe, perwira komando Batalion Welsh Guards, dan Trooper Joshua Hammond dari Resimen Kedua Tank Kerajaan Inggris tewas pada saat melakukan konvoi di dekat Lashkar Gah, di Provinsi Helmand, Rabu.

Thorneloe, yang pernah bertugas di Irlandia Utara dan Irak, bergabung pada kelompok tempur di Afghanistan, yang terdiri lebih dari 1.000 petugas dan tentara, demikian dikutip dari AFP.

Pria 39 tahun, ayah dari dua anak ini, menjadi perwira komando pertama yang tewas dalam suatu operasi militer sejak Januari 1991, selama Perang Teluk pertama. Perwira komando terakhir yang tewas dalam menjalankan tugas terjadi pada Mei 1982, semasa Perang Falkland berkobar.

Jenderal Sir Richard Dannatt, panglima militer, memberikan penghormatan kepada Thorneloe yang disebutnya sebagai `seorang perwira komandan terkemuka dan pemimpin terkenal dari generasinya.`

Dalam pernyataan yang disiarkan oleh Kementerian Pertahanan, istri Thorneloe, Sally, menyatakan bahwa kematiannya sebagai `pukulan berat`, namun menegaskan bahwa `dia menyintai pekerjaannya.`

“Saya tahu bahwa dia memimpin di garis depan, dan tidak melakukan apapun lainnya. Dia sangat perhatian terhadap anak buahnya dan banyak yang dia lakukan untuk itu,” katanya.

Kedua prajurit tewas dalam Operasi Cakar Macan Tutul, yaitu serangan udara besar terhadap daerah pertahanan Taliban, yang dilancarkan pada akhir Juni.

Kematian mereka menjadikan jumlah petugas Inggris yang tewas di Afghanistan sejak serangan yang dipimpin Amerika Serikat (AS) pada 2001 mencapai 171 orang.[bbc/ant/afp/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya FPI dan FUI Kembali Desak Bubarkan Ahmadiyah
Tulisan selanjutnya Generasi Muda Kristen AS Tak Lagi ke Gereja

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?