Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Gereja Anglikan Terpecah Sikapi Homoseksualitas

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 22 Juli 2009 22:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Dewan uskup agung di Church of England menyatakan keprihatinannya atas keputusan otoritas Church of Sweden bulan lalu yang menyetujui upacara untuk memberkati perkawinan sesama jenis.

Sebuah surat tertanggal 26 Juni dari dewan gereja Anglikan kepada gereja Anglikan di Swedia menegaskan adanya “masalah” dalam keputusan itu.

“Perubahan dalam pengertian tentang seksualitas manusia dan perkawinan,” demikian ditegaskan, “akan membawa pada rusaknya hubungan antar-gereja.”

Ditambahkan dalam surat tersebut, hal ini bisa “memperburuk rapuhnya persatuan dari Anglican Communion.”

Surat itu ditujukan kepada uskup agung di Uppsala, Wejryd Anders, dari uskup Christopher Hill dan uskup John Hind, dari Dewan Church of England urusan Christian Unity and the Faith and Order Advisory.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam surat itu dinyatakan, “meskipun ada perdebatan yang terus berlangsung di antara pemeluk gereja Anglikan mengenai seksualitas manusia, ajaran dan aturan dalam Church of England, sama seperti Anglican Communion secara keseluruhan, sebagaimana dinyatakan dalam Konferensi Lambeth tahun 1998, bahwa tidak dibenarkan untuk memberkati hubungan sesama jenis atau mentahbiskan mereka yang terkait di dalamnya.”

Usulan tersebut, lanjut isi surat itu, “sepertinya menjadi re-definisi mendasar terhadap doktrin Kristen mengenai perkawinan dan dasar antropologi Kristen.”

Ditegaskan lagi, “Keadaan seperti ini menjadi terlihat janggal di hadapan ajaran Bibel menyangkut penciptaan manusia oleh Tuhan yang dibedakan menjadi laki-laki dan perempuan, sebagaimana hal itu sudah diterima oleh Church of England dan oleh tradisi Katolik secara umum.”

Sementara itu Anglikan cabang Amerika Serikat, gereja Episcopalian, melakukan voting pekan ini dalam sebuah acara konvensi umum, mengenai diperbolehkannya pentasbihan bagi pendeta dan uskup gay.

Lebih dari itu, dalam sesi yang lebih mendalam di konvensi itu, gereja juga berharap bisa memperoleh wewenang untuk melakukan upacara pemberkatan perkawinan sejenis.

Uskup Agung Inggris di Canterbury, Rowan Williams, pekan lalu telah memperingatkan peserta konvensi, untuk menarik diri dari keputusan yang akan mendorong pada perpecahan gereja lebih jauh.

Uskup N.T. Wright di Durham, Inggris, menyatakan dalam sebuah surat kepada media Times di London bahwa “orang-orang (dari gereja) Amerika itu tahu jika hal ini akan membawa pada perpecahan.”

Lebih lanjut dikatakannya, pemungutan suara guna memperbolehkan pengangkatan “orang yang aktif melakukan hubungan sesama jenis” menduduki seluruh posisi kependetaan, adalah sebuah “perpecahan yang nyata di antara Anglican Communion.” [di/zn/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Turki Berencana Buka Kedutaan Besarnya untuk Palestina di Yerusalem Timur
Tulisan selanjutnya Polisi Jaga Ketat Aksi Demo Peduli Muslim Xinjiang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha

Berita
5 Juni 2026 08:20
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?