Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Eks Negeri Komunis Tetapkan Mata Pelajaran Islam di Sekolah-Sekolah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Agustus 2009 12:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Setelah Atheisme menjadi madzhab resmi Kazakhstan beriringan dengan penggabungan wilayah itu ke dalam negara raksasa Uni Sovyet yang menganut ideologi komunis, kini menteri ilmu pengetahuan dan pendidikan negara itu menetapkan diwajibkannya mata pelajaran agama Islam dan agama-agama resmi lainnya di sekolah-sekolah Kazakhstan.

Siric Aerasalievas, salah seorang pejabat teras di kementrian ilmu pengetahuan dan pendidikan Kazakhstan mengatakan, keputusan diwajibkannya mengajarkan mata pelajaran agama di sekolah-sekolah tercatat dimulai pada tahun ajaran ini.

“Mata pelajaran tersebut akan diwajibkan di sekolah-sekolah sejak tahun ajaran ini,” demikian dikatakan Aerasalievas sebagaimana dikutip Islamonline (7/8).

Untuk memuluskan keputusan ini, pihak kementrian itu juga akan menggelar pelatihan pengajaran mata pelajaran tersebut kepada para guru sekolah.

Selain materi agama-agama secara khusus, mata pelajaran ini juga akan mengkonsentrasikan pembahasan sejarah agama-agama di dunia secara umum. “Dengan mengetahui seluk beluk sejarah agama-agama, diharapkan dapat meminimalisir gejala fanatisme beragama,” terang Aerasalievas.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kazakhstan tercatat sebagai negeri yang berpenduduk mayorias beragama Islam. Dari sekitar 16 juta total penduduk negeri itu, 65 persen di antaranya adalah Muslim, 30 persen kristen sekte ortodoks Rusia, dan 5 persen sisanya agama lain.

Kazakhstan pernah dicaplok oleh Uni Sovyet dari penguasa sebelumnya, Turki Utsmani, dan menjadi bagian negara raksasa berideologi komunis itu. Pada masa Uni Sovyet, pendidikan dan siar-siar keagamaan dilarang, demikian juga masjid-masjid dan madrasah, banyak yang ditutup.

Kini, setelah Sovyet runtuh di tahun 1989, dan setelah Kazakhstan merdeka di dekade 90-an, Islam di negeri itu kembali menggeliat. Syiar-syiar keislaman kembali hidup, masjid-masjid kembali beraktivitas, madrasah-madrasah juga kembali dibuka. Dan kini, di sekolah-sekolah umum negara, materi agama Islam (dan agama lainnya) menjadi salah satu mata pelajaran wajib.

Benarlah sebuah petikan hadits Nabi yang mengisyararkan jika ketika Islam pernah singgah di suatu wilayah, maka ia akan terus berada dan menjadi penerang di wilayah itu hingga hari kiamat. Meskipun sempat ditumbangkan dan diredupkan oleh pihak-pihak yang antipati terhadap agama pungkasan itu, namun pada saatnya kemudian Islam akan kembali terlahir dan kembali menjadi penerang. [atj/iol/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aisyiyah Luncurkan Program “Community Tubercolosis”
Tulisan selanjutnya Lewat Perdebatan Sengit, Sekolah Islam Saudi di AS Mendapat Izin Perluasan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Berita
3 Juni 2026 12:08
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?