Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Surat Keperawanan yang Membuat Resah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 Oktober 2009 14:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Prihatin terhadap semakin banyak gadis Muslim yang pergi ke dokter melakukan tes keperawanan, para pekerja sosial dan dokter mencoba membantu mereka.

Kristina Abu Khader Aamand, seorang pekerja sosial, mengatakan bahwa sepertiga dari sekitar 50 gadis yang  menghubunginya dalam satu bulan, bertanya tentang masalah pemeriksanaan keperawanan.

“Para gadis itu sangat ketakutan dengan pemeriksanaan itu, karena banyak di antara mereka yang tidak lagi perawan,” katanya.

Pemeriksaan itu sendiri merupakan tuntutan dari keluarga, yang berusaha mencarikan pasangan untuk putri-putri mereka. Sementara banyak orangtua tidak mengizinkn putra mereka menikahi seorang gadis yang tidak lagi perawan. Para gadis yang tidak lagi perawan pun takut diasingkan oleh keluarganya.

Tes keperawanan itu sendiri melibatkan seorang ginekolog, yang akan memeriksa apakah selaput dara seorang gadis masih utuh. Ginekolog kemudian melaporkan hasil pemeriksaannya kepada dokter umum si gadis. Selanjutnya dokter tersebut mengeluarkan surat keterangan hasil tes yang telah dilakukan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Asosiasi Kedokteran Denmark telah mendesak para anggotanya agar tidak melakukan tes keperawanan semacam itu.

Dr. Sabbir Ahmed, seorang dokter umum yang berpraktik di Frederiksberg, mengatakan bahwa tindakan orangtua yang menyuruh anak gadisnya menjalani tes keperawanan adalah salah. Namun demikian, ia tetap mengeluarkan surat keterangan yang diperlukan, untuk menolong pasiennya.

“Jika selembar kertas itu bisa menolong seorang gadis, maka saya akan mengeluarkannya. Terserah saya menentukan apa yang terbaik untuk pasien saya,” katanya.

“Anak-anak gadis berada dalam tekanan yang hebat dari keluarga mereka,” kata Ahmed. “Saya dapat merasakannya, dan hal itu juga membuat saya tertekan sebagai seorang dokter.”

Mungkin esensinya bukan pada selembar kertas bukti keperawanan. Meskipun selaput dara seorang gadis masih utuh, bisa jadi ia pernah disentuh oleh banyak laki-laki. Atau mungkin gadis itu pernah menjadi korban perkosaan.

Selaput dara itu sendiri bisa tidak lagi utuh karena berbagai sebab, mungkin kecelakaan, jatuh atau terbentur, dan bahkan bisa pecah karena menstruasi.

Apakah masih pantas disebut perawan, jika seorang gadis melakukan hubungan seksual di luar nikah, lalu selaput daranya rusak. Setelah itu ia melakukan operasi untuk memperbaiki kembali selaput daranya. Tentu jawabannya, tidak. [di/cp/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 131 Hunian Tempat 1.000 orang Palestina Akan Dihancurkan
Tulisan selanjutnya Padang Dilanda Musibah, DPR Malah Banjir Biaya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang

Berita
5 Juni 2026 21:50
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?