Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Takut Hamas, Pencinta Anggur Sembunyi di Atap

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 18 Oktober 2009 17:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Abu Fulan bersusah payah untuk menikmati minuman anggur kesukaannya di Gaza. Ia nekat menyelinap ke atap sebuah rumah kosong tak terurus demi meracik sendiri minuman “madu para dewa.”

Di tempat persembunyiannya, dengan hati-hati ia mengubah buah anggur menjadi minuman memabukkan yang sudah dikenal sejak zaman dahulu kala itu, untuk disajikan di rumahnya sendiri. Ia tidak ingin polisi Hamas dan masyarakat tahu.

Ia, bahkan berani mengambil resiko. “Saya mulai membuat sendiri minuman anggur sejak Hamas berkuasa. Saya bertanya kepada teman-teman, bagaimana cara membuatnya dan saya juga mencari tahu di internet,” kata pegawai pemerintah berusia 40-an tahun itu — yang seperti pembuat minuman haram di Gaza lainnya tidak mau menyebutkan nama asli karena takut ditangkap.

Gaza di bawah pemerintahan Hamas cukup ketat menerapkan aturan Islam. Minuman beralkohol belum pernah beredar luas di wilayah pesisir pantai itu.

Sebelum Hamas memenangkan Pemilu parlemen Januari 2006, siapa saja bisa membawa masuk minuman beralkohol dari Israel dan Mesir. Banyak restoran dan bar yang menyajikannya.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Namun, keadaan itu berubah total ketika Hamas menggantikan faksi Fatah, kelompok sekuler yang berkuasa sebelumnya. Sejak itu minuman haram dilarang sama sekali.

“Minuman keras dilarang,” demikian bunyi papan petunjuk di pos pemeriksaan Erez yang berbatasan dengan wilayah yang dikuasai Israel di sebelah utara. Minuman alkohol yang ditemukan, akan segera dihancurkan di tempat itu juga, demikian papan  itu memperingatkan para pelintas batas.

Sejak diblokade Israel, penduduk Gaza melakukan transaksi cepat melalui terowongan. Apapun diselundupkan lewat lorong-lorong bawah tanah. Mulai kambing, popok bayi hingga mobil sekalipun.  Meski demikian, mereka paling takut menyelundupkan minuman keras, khawatir diciduk Hamas.

Selain melarang alkohol, Hamas juga melarang pornografi. Pada Mei 2008 Hamas meminta perusahaan telekomunikasi memblokir situs-situs porno agar tidak bisa diakses oleh pengguna internet di Gaza. Permintaan Hamas itu disetujui oleh PALTEL yang langsung memblokir situs porno terhitung bulan Mei itu juga. [di/afp/hidayatullah.com]

 

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ulama Aceh Minta Tokoh Luar Tak Campuri Syariah Islam di NAD
Tulisan selanjutnya Banyak Pelajar Keluyuran, MUI Bukittinggi Serukan Razia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Berita
20 Juli 2026 17:00
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?