Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Israel Bebaskan Tentara yang Menembak Warga Palestina

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Mei 2010 19:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Uri Blav, jurnalis koran Zionis Haaretz, mengkonfirmasikan keputusan Kepala Staf Militer Gabungan Israel, Gabi Ashkenazi, untuk membebaskan para serdadu Zionis yang menembak mati aktivis Palestina.

Keputusan tersebut sangat bertentangan dengan keputusan Mahkamah Agung yang sebelumnya mewajibkan penangkapan aktivis Palestina.

Keputusan Ashkenazi itu bukan baru karena telah ditetapkan pada 28 Oktober 2008.

Menurut laporan Fars, Gabi Ashkenazi menginstruksikan kepada seluruh tentara Israel untuk menembak mati para pejuang Palestina, meski mereka dapat ditangkap.

Isu ini ramai dibahas media massa Israel menyusul terkuaknya skandal Kam-Blav. Seluruh media massa Israel dilarang mempublikasikan skandal ini.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Kisahnya bermula dari tentara perempuan bernama Enat Kam yang masuk dalam jajaran militer Israel tiga tahun lalu, membocorkan informasi militer rahasia kepada Uri Blav, jurnalis koran Haaretz.

Lecehkan Al-Quran

Di tempat berbeda, seorang sipir Israel di Penjara Pusat Ashkelon dikabarkan telah menyobek sebuah Mushaf Quran. Kejadian ini terjadi selama pemeriksaan berlangsung di bagian 12 beberapa hari lalu, demikian diberitakan situs Mafkarah Islam, Senin (3/5).

Menurut media massa Palestina, Penjara Ashkelon ditutup pada hari itu sampai pukul tiga sore, di mana pimpinan penjara melakukan inspeksi dan penindasan dengan bantuan pasukan khusus dari luar penjara.

Menurut LSM Masyarakat Tahanan, ketika itu para tahanan membalas penindasan, pelecahan atas kesucian agama, serangan terhadap Al-Quran, serta aksi vandalisme yang terjadi selama pemeriksaan itu. Walhasil para tahanan itu mengembalikan jatah makan mereka dan mendesak administrasi penjara untuk meminta maaf atas perilaku ini, tetapi pihak administrasi menolaknya.

LSM Tahanan itu mengatakan dalam sebuah pernyataan persnya, manajemen Penjara Shata telah menggelar pemeriksaan secara total di penjara, lalu mereka menghancurkan tiga kamar tahanan di bagian 7 tanpa menunjukkan alasan di balik itu. Dalam pemeriksaan itu para tahanan diborgol dan sebagian tahanan diisolasi. [irb/knrp/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Negosiasi Tak Langsung Palestina-Israel Dimulai Rabu Depan
Tulisan selanjutnya Muhammadiyah dan Diknas Bantul Canangkan Kawasan Tanpa Rokok

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

Berita
21 Juli 2026 08:51
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?