Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Memo CIA dibocorkan Wikileaks

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 Agustus 2010 12:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Situs internet yang kerap membeberkan informasi rahasia, Wikileaks telah menerbitkan memo CIA yang membahas implikasi AS dipandang sebagai “eksportir terorisme”.

Laporan tiga halaman Februari 2010 mengatakan, keterlibatan perorangan yang bermukim di AS dalam terorisme ”bukan fenomena baru”.

Memo itu memuat beberapa kasus tuduhan tindak terorisme oleh penduduk AS.

Seorang pejabat mengecilkan arti berkas laporan yang berasal satuan di CIA yang dinamai Red Cell. Dia menyatakan bocoran itu ”bukanlah blockbuster paper [dokumen sangat penting]”.

Red Cell didirikan pasca serangan 9/11 dengan tugas menyodorkan pendekatan ”out-of-the-box” (kreatif) dan ”menghasilkan memo yang memacu pemikiran, bukannya menyodorkan taksiran autoritatif,” kata situs internet CIA.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Juru bicara CIA George Little mengatakan: “Produk analitis semacam – yang jelas-jelas diidentifikasi berasal dari ‘Red Cell” CIA – dirancang hanya untuk memacu pemikiran dan menyuguhkan pandangan yang berbeda.”

Mempertanyakan

Laporan yang menyoroti serangan oleh teroris Irlandia-Amerika, Muslim dan Yahudi yang berbasis di AS atau didanai AS, mempertanyakan bagaimana persepsi luar negeri terhadap Amerika Serikat bisa berubah terkait dengan serangan yang terus dilancarkan.

”Banyak perhatian akhir-akhir ini dicurahkan ke semakin banyaknya insiden teroris Islam yang berkembang di dalam Amerika, melancarkan serangan terhadap sasaran-sasaran AS, khususnya di tanah air. Perhatian kurang diberikan terorisme dalam negeri, tidak hanya teroris muslim, yang diekspor ke luar negeri untuk menyasar warga non-AS,” kata laporan yang telah dimuat di Wikileaks.

Memo berjudul What If Foreigners See the United States as an ‘Exporter of Terrorism?’ menyimpulkan, jika AS dipandang negara-negara lain sebagai ”eksportir terorisme”, negara-negara tersebut mungkin menjadi kurang bersedia untuk bekerjasa sama dengan AS dalam penahanan, penyerahan, dan interogasi tersangka di masa depan.

Wikileaks pada 23 Juli menerbitkan 76.000 berkas catatan militer AS yang memperinci aksi militer di Afghanistan, dan langkah pengelola situs internet tersebut dicap pihak berwenang AS sangat tidak bertanggungjawab.

Wikileaks kini menyatakan akan merilis 15.000 dokumen sensitif lain, begitu situs tersebut merampungkan kajian untuk menekan risiko pembeberan berkas-berkas tersebut bisa membahayakan keselamatan nyawa orang. [bbc/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya FPI Buru Pimred Playboy Sampai Ketemu
Tulisan selanjutnya SBY: Indonesia Harus Tampil Bangun Peradaban Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis

Berita
9 September 2026 15:00
‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia
Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris

Terbaru

  • Serangan Drone dari Iraq Merusak Pipa Minyak Arab Saudi, Melukai Sejumlah Orang
  • Turki akan Mengebor Minyak di Laut Hitam
  • Mahkamah Agung Tunisia Tolak Kasasi Puluhan Lawan Politik Presiden Kais Saied
  • QatarEnergy Berupaya Garap LNG Amerika Serikat Sampai 2031
  • Suriah Tangkap 9 Bekas Pilot Tempur Era Rezim Bashar al-Assad
  • Amerika Minta Libanon Formulasikan Rencana Perlucutan Senjata Hizbullah
  • Pengisi Utama Pro-Israel, Artis Portugal Berbondong-Bondong Tinggalkan Festival Lisbon
  • Promosi Adidas Gandeng IDF, MUI: Waspada Propaganda Zionis, Perkuat Boikot!
  • Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun
  • Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?