Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Hendardi: Penembakan Saat Shalat Melanggar HAM

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 27 September 2010 19:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ketua Badan Pengurus SETARA Institut Hendardi dalam siaran persnya siang ini menyesalkan tindakan penganiayaan yang menimpa Khairul Ghazali, warga Bunga Tanjung, Datuk Bandara Timur, Tanjung Balai, pada Ahad (19/9), salah seorang yang didakwa teroris dan ditembaki ketika yang bersangkutan sedang menjalankan ibadah shalat.

“Jika benar ini terjadi, tindakan Densus 88 Mabes Polri merupakan bentuk pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia, karena penggunaan senjata api hanya dibenarkan jika sasaran melakukan perlawanan atau melarikan diri,” kata Hendardi dikutip Suara Merdeka Cyber News.

Menurutnya SETARA Institute secara prinsip mendukung setiap langkah Kepolisian RI mengambil langkah-langkah dalam pemberantasan terorisme di Indonesia, namun di sisi lain, SETARA menyesalkan kinerja Densus 88 Mabes Polri yang tanpa kontrol dan membabi buta. Diskresi yang melekat pada Densus 88 Mabes Polri mutlak dievaluasi, sehingga upaya pemberantasan terorisme tetap dalam koridor penegakan hukum dan penghargaan terhadap hak asasi manusia. Audit terhadap kinerja Densus 88 Mabes Polri harus menjadi agenda Polri dan DPR RI.

Sudah Ditinggalkan

Sementara itu, Sekjen International Conference Islamic Scholar (ICIS)), KH Hasyim Muzadi, mengatakan, perang terhadap “terorisme” dalam pemberantasan terorisme seperti yang diterapkan polisi sudah mulai ditinggalkan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ia menggambarkan sikap zaman Gorge W Bush yang disebut ‘pre-emptive action’ (pukul dulu, urusan belakang) dinilai gagal, bahkan membawa Amerika ke kemerosotan, dan sudah kadaluwarsa.

Menurutnya, Barack Obama bahkan telah mengganti dengan rekonsiliasi Barat-Islam yang ternyata membawa kemajuan perdamaian dunia.

Karenanya, mantan Ketua Umum PBNU itu merasa aneh di Indonesia yang tempo hari membawa teroris ke meja hijau dan kemudian dihukum mati (Amrozi cs), serta mendapatkan pujian internasional, justru saat ini bergeser ke pre-emptive action yang sudah kadaluarsa.

“Kalau penyerangan semacam ini berlanjut dalam gerakan yang tanpa koordinasi dengan angkatan lain, apalagi belum mendapatkan dukungan opini dan partisipasi masyarakat Muslim indonesia, Polri bisa kelelahan dan para pengacau (teroris) semakin meningkatkan militansinya, kemudian berani bertindak lebih brutal.” [smcn/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muslim Bekasi Tolak Gereja Terbesar Se-Asia
Tulisan selanjutnya Tumplek Bleg Syawalan untuk Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Artikel
21 Juli 2026 07:00
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?