Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Israel Cemas Islam Berkuasa di Mesir

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 30 Januari 2011 10:53
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Zionis-Israel termasuk negara yang terus memantau dan memperhatikan gejolak yang terjadi di Mesir. Hanya saja, Israel memantaunya dengan rasa cemas.

Menurut Israel, kejatuhan rezim Mubarak diperkirakan akan menjadi ‘bencana’ bagi Israel, Yordania, Arab Saudi, negara-negara Teluk, Eropa dan Amerika Serikat. Pernyataan ini disampaikan Eli Shaked, mantan duta besar Israel untuk Kairo.

“Saya tidak melihat di antara orang teman kita yang akan mendapatkan keuntungan dari skenario ini mengerikan,” ujarnya dikutip GlobalPost, Sabtu (29/1).

Kekhawatiran Israel ini tidak berlebihan. Sebab, selama berkuasa, Mesir merupakan sekutu setia Israel. Orang yang merasa khawatir adalah Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu.

“Ini adalah sekutu strategis dan sejak perjanjian damai tahun 1979, ” kata seorang pejabat.  “Ada banyak kepentingan bersama, kita berbagi perbatasan, kita hidup di lingkungan yang sama, kita menghadapi tantangan yang sama.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Selain berpegang pada perjanjian melalui semua perang dan krisis sejak ditandatangani pada tahun 1979, permusuhan Mesir saham Israel terhadap Hamas, Gerakan Perlawanan Islam yang menguasai Jalur Gaza.

Disamping berpegang pada perjanjian melalu semua perang dan krisis sejak ditandatangani pada 1979, Mesir dan Israel saling berbagi permusuhan terhadap kelompok pejuang HAMAS, kelompok gerakan Islam di Jalur Gaza yang paling ditakuti Israel.

Selain HAMAS, Israel dan Mesir khawatir Hizbullah yang didukung Iran di Libanon. Keduanya waspada terhadap kekuatan Iran berkembang di kawasan itu.

Israel sangat khawatir kelompok Islam yang telah lama ditindas Mubarak, Al Ikhwan Al Muslimun berkuasa.

“Skenario kasus terburuk adalah bahwa seseorang dari oposisi mengambil alih, “kata Shaked.  FDo antara hal pertama yang mereka bisa lakukan adalah memotong hubungan dengan Israel untuk mendapatkan popularitas lebih banyak dari serikat buruh, mahasiswa dan di antara para ekstremis Muslim untuk menyatukan oposisi, ” tambahnya.

Namun, para pejabat lain mengatakan, berakhirnya rezim Mubarak belum tentu kemenangan Islam.

“Jika memang Mubarak jatuh, yang tampaknya tidak masuk akal pada saat ini, belum tentu kelompok islam yang akan mengambil alih,” kata pejabat itu.
“Kekuatan politik lain mungkin memahami perlunya bantuan AS dan bahwa perjanjian damai merupakan aset strategis bagi Mesir.”

Kekhawatiran menangnya kelompok Islam membuat pihak-pihak Israel lebih suka jika militer yang menguasai tampuk kekuasaan dibanding Islam.

 Zalman Shoval, mantan penasihat Netanyahu, tidak percaya rezim Mesir terancam runtuh atau Mubarak bisa dipaksa dari kekuasaan seperti al-Abidin Zine Ben Ali. “Pilar utama kekuatan di Mesir adalah tentara dan saya yakin tentara yang setia kepada rezim dan saya tidak melihat apa-apa yang terjadi mirip dengan Tunis, “katanya.

Sebelum ini, seorang pejabat keamanan Israel disitus koran Zionis, Yediot Aharonot (28/1) menyatakan, perubahan di Mesir bisa akan berimbas pada kebijakan politik di Israel. 

“Sebuah perubahan pemerintahan fundamental di Mesir akan menyebabkan “revolusi dalam doktrin keamanan Israel.”

Namun kekhawatiran yang lebih riil yang ditakuti Israel adalah jika Mesir jatuh ke tangan kelompok dan partai Islam, dalam hal ini Al Ikhwan al Muslimun, tang tentu saja tak pernah diinginkan Israel atau Amerika. *

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mubarak Angkat Orang-orang Militer
Tulisan selanjutnya Kelakuan Anak Saat Dewasa Bisa Diprediksi Dari Umur 3 Tahun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Laporan: Eurovision Kehilangan 35 Juta Penonton Setelah Israel Tetap Diizinkan Tampil
  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?