Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Yunus Mundur dari Grameen Bank

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 14 Mei 2011 12:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pemenang Nobel penggagas bank perkreditan mikro Muhammad Yunus, mengundurkan diri dari jabatannya sebagai direktur operasional Grameen Bank.

“Hari ini saya meletakkan jabatan direktur operasional Grameen Bank … wakil direktur operasional Nurjahan Begum akan memegang tanggungjawab sementara sampai seorang direktur baru ditunjuk,” kata Yunus dalam sebuah pernyataannya kemarin malam (13/5).

Yunus mengundurkan diri setelah kalah dalam pertarungan di pengadilan terakhir di mahkamah, guna membatalkan keputusan Bank Sentral Bangladesh yang mencopot jabatannya dua bulan setengah lalu, menyusul perselisihannya dengan Perdana Menteri Syeikh Hasina.

Pengunduran diri Yunus diumumkan beberapa jam setelah Menteri Keuangan AMA Muhith mengatakan tidak mungkin memberikannya jabatan ‘khusus’ sebagaimana yang diminta para pegawai dan jajaran direktur bank itu.

“Tidak mungkin untuk menjadikannya ketua, karena adanya perbendaan pendapat di kalangan para pegawai mengenai usulan itu,” kata Muhith.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Muhith sendiri sejak awal berusaha mempertahankan Yunus, yang disebutnya sebagai “kebanggaan negara.”

Bank Sentral Bangladesh yang sebenarnya independen dari pemerintah, memecat Yunus pada 2 Maret lalu. Alasannya, penunjukan Yunus sebagai direktur Grameen Bank di tahun 2000 adalah tidak sah, karena persetujuan dari bank sentral atas posisinya belum diperoleh Yunus saat itu.

Tapi menurut para pengamat, keputusan bank sentral tersebut ada kaitannya dengan perselisihan antara Yunus dan Syeikh Hasina.

Sebagaimana diketahui, tahun 2007 mengumumkan pendirian sebuah partai politik. Meskipun beberapa bulan kemudian ia membatalkan keinginannya untuk terjun ke politik.

Perselisihan dengan partai penguasa dari PM Syeikh Hasina, Liga Awami, memburuk setelah sebuah stasiun televisi Norwegia menayangkan transaksi kontroversial berupa dana dari pemerintah Norwegia kepada Grameen Bank. Meskipun pemerintah Norwegia sudah menjelaskan hal tersebut, namun rupanya kasus itu dijadikan alat Liga Awami untuk menggusur Yunus, dengan tuduhan korupsi.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menyerah, Utusan AS Tak Sanggup Tangani TimTeng
Tulisan selanjutnya Belajar dari Jepang: Menanamkan Harga Diri Saat Makan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?