Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Penjajah Zionis Sudah Sita Kunci-kunci Gerbang Maghribi

Muhammad
Terakhir diupdate: 31 Maret 2013 23:38 11:38 pm
Muhammad
Dipublikasikan 31 Maret 2013 23:38
Bagikan
Direktur Masjidil Aqsha, Syeikh Najih Bkeirat
Bagikan

Direktur Masjidil Aqsha, Syeikh Najih Bkeirat kemarin (25/03/2013) mengingatkan kaum Muslimin tentang berbagai pengetatan yang sudah dilakukan pemerintah penjajah zionis ‘israel’ terhadap Masjidil Aqsha.Maan News, dikutip Sahabat al Aqshamengatakan pasukan Zonis telah menyita kunci-kunci gerbang Maghribi agar para pemukim ilegal Yahudi bisa masuk ke dalamnya kapan saja mereka kehendaki.

Penjajah Zionis melakukan pengetatandi pintu-pintu masuk masjid dan melarang masuk sejumlah warga, ulama dan pejabat ke Masjidil Aqsha. Bkeirat sendiri dilarang masuk ke Masjidil Aqsha sejak Oktober lalu.

“Sesudah 35 hari saya ditunjuk menjadi direktur Masjidil Aqsha, saya dilarang masuk ke sana. Penunjukkan ini dibuat oleh Kementerian Yordania. Zionis gagal menghalangi keputusan itu dan akhirnya mereka melarang saya masuk ke Masjidil Aqsha,” terangnya.

Pemerintah penjajah Zionis mengklaim, kehadiran Bkeirat di Masjidil Aqsha mengancam keamanan ‘Israel’ dan ia dituduh menghambat kerja polisi Zionis di wilayah masjid. Larangan ini diperpanjang menjadi enam bulan sejak 3 Maret 2013.

“Saya menerima larangan enam bulan sejak 3 Maret sampai 3 September 2013. Di situ disebutkan, saya harus menjaga jarak sekitar 20 meter dari Masjidil Aqsha. Di dalamnya disertakan peta yang menunjukkan batas-batas yang tidak boleh saya lewati,” ujar Bkeirat.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Ia melanjutkan, “Pesan Zionis dari larangan ini adalah, jika direktur saja bisa mereka larang maka mereka pun bisa melarang masuk para pekerja di Masjidil Aqsha, termasuk relawan.” Bkeirat mencatat, saat ini terdapat 300 orang yang bekerja di Masjidil Aqsha.

Karena penjajah Zionis tidak mampu mengontrol masjid sepenuhnya, Bkeirat menambahkan, mereka berusaha mencegah semua kebijakan Islam yang diimplementasi di Masjidil Aqsha.

Sejak 2004, sebanyak 217 warga Palestina diusir dari Masjidil Aqsha. Dalam salah satu hari, pernah 65 siswa dan guru dikeluarkan sementara 35 orang lainnya dideportasi pada hari lainnya.

Syeikh Bkeirat bekerja di Kementerian Waqaf Palestina sejak 1977. Sejak 2003, sudah tujuh kali ia dilarang masuk ke Masjidil Aqsha. Antara periode 2000-2004, ia dilarang melakukan perjalanan luar negeri dan zionis melarangnya berbicara kepada media selama tahun 2012 lalu. Terkait larangan terbaru yang diterimanya, Bkeirat menegaskan ia akan melawan.

“Saya akan menantang keputusan ‘Israel’ dan menghadapi konsekuensinya,” tegasnya.

Sementara itu, beberapa kelompok pemukim ilegal Yahudi dilaporkan menyerbu Masjidil Aqsha hari Senin kemarin di bawah pengawalan polisi Zionis. Pasukan khusus Zionis dengan senjata lengkap berjaga-jaga di dalam masjid, terutama di bagian depan masjid Qibli guna melindungi pemukim haram Yahudi.

Yayasan Waqaf dan Warisan Aqsha dalam pernyataan tertulisnya mengatakan, pemukim-pemukim ilegal Yahudi itu memasuki Masjidil Aqsha  ditemani sejumlah rabi lalu melakukan ritual Talmudik. Seperti dilaporkan kantor berita  Palestinian Information Center (PIC), yayasan menyebutkan, ratusan siswa pria dan wanita yang belajar Quran di Masjidil Aqsha dalam keadaan waspada untuk mempertahankan masjid.

Redaktur: Muhammad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Krisis Palestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dijajah, Tapi Beri Beasiswa 50 Pengungsi di Libanon
Tulisan selanjutnya Video Al Buthy dari Hizbullah, Audio-Visual Tidak Sinkron

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Berita
17 Oktober 2026 21:46
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Terbaru

  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?