Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Liga Arab Dukung Pengakuan Negara Palestina Melalui PBB

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 29 Mei 2011 11:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Liga Arab menyatakan lembaga ini mendukung upaya mencari pengakuan dari PBB untuk negara Palestina, ketika Qatar mengusulkan pada pertemuan tersebut proses perdamaian Timur Tengah ditunda sampai Israel “siap” untuk melakukan pembicaraan.

Pada pertemuan Komite Pemantauan Arab yang diketuai oleh Qatar, Liga Arab mengatakan, lembaga ini “mendukung upaya melalui PBB meminta pengakuan negara Palestina sepenuhnya dengan perbatasan tahun 1967.”

Pernyataan Liga Arab Sabtu itu disampaikan segera setelah Mahmoud Abbas, Presiden Palestina, menegaskan kembali tekadnya untuk mencari pengakuan pada badan diplomatik dunia itu, kecuali jika Israel mulai perundingan untuk hal-hal yang bersifat “substansial”.

Proses ‘Terhenti’

Qatar mengusulkan pada pertemuan itu bahwa proses perdamaian Timur Tengah tidak dapat dilanjutkan sampai Israel “siap”, demikian laporan Al Jazeera, Sabtu (28/5) malam.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami akan menghentikan sejenak proses perdamaian sampai ada keinginan dari mitra negosiasi, yakni pihak Israel,” kata Perdana Menteri Qatar Sheikh Hamad bin Jassem al-Thani ketika membuka pertemuan monitoring komite Arab.

Pertemuan itu mendiskusikan perkembangan terakhir mengenai masalah Palestina, menyusul usulan dari Barack Obama, Presiden AS, untuk menyelesaikan persengketaan yang lama itu.

Dalam pidato 19 Mei, Obama menyampaikan pernyataan yang jelas kepada Israel dan Palestina untuk menggunakan perbatasan sebelum Perang Enam Hari 1967 sebagai dasar mendapatkan solusi dalam pembicaraan negosiasai mengakhiri konflik itu.

Bentuk negara itu termasuk Jalur Gaza, Tepi Barat, dan sejumlah wilayah Arab di Al Quds Timur yang dikuasai  Zionis, dengan beberapa penyesuaian dan tukar-menukar lahan sehingga Zionis Israel dapat mempertahankan blok permukimannya.

Obama juga berharap bahwa kemajuan dalam keamanan perbatasan, akan memungkinkan bergerak ke arah solusi pada “masa depan Al Quds dan nasib pengungsi Palestina”.

Namun Perdana Menteri Qatar juga mengkritik “keengganan AS untuk menciptakan upaya-upaya yang membuat Israel menanggapi positif inisiatif” perdamaian.

Benyamin Netanyahu, Perdana Menteri Israel, telah menolak usulan Obama tersebut, dengan mengatakan negara Yahudi itu “tidak dapat dipertahankan” jika kembali ke perbatasan pada tahun 1967, yang hal itu tidak mencakup lusinan permukiman.

Dia juga menolak membagi kota suci Al Quds. Sementara Palestina menginginkan Al Quds timur sebagai ibukota negara masa depan mereka.

Sheikh Hamad mengatakan, pidato Netanyahu “membuktikan bahwa Israel tidak menginginkan perdamaian”.

Pada hari Sabtu, Abbas kembali menyatakan tekadnya untuk memimpin pada bulan September di PBB guna mencari pengakuan atas negara Palestina.

“Opsi kita masih negosiasi, tetapi tampaknya karena kondisi yang diberlakukan oleh Netanyahu … kita tidak punya pilihan selain menggunakan PBB untuk mendapatkan pengakuan negara kita,” katanya, mengulangi peringatan yang ia sampaikan setelah pidato Netanyahu di AS .

“Kami serius dalam keputusan kami untuk menggunakan PBB. Ini bukan manuver … kita akan melakukannya, kecuali Netanyahu menerima untuk memulai negosiasi secara substansial.”

Abbas sebelumnya mengatakan, pidato Netanyahu di AS itu telah men”torpedo” segala upaya negosiasi.*

Keterangan foto: Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pelaku Judi Bola Bisa Dipenjara
Tulisan selanjutnya Kasus Nazaruddin Bukti Kegagalan Berantas Korupsi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Berita
20 Juli 2026 05:00
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?