Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Raja Yordania Janji Reformasi Kabinet

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 13 Juni 2011 22:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Raja Yordania Abdullah II menyatakan setuju atas tuntutan rakyat yang menginginkan adanya kabinet terpilih dalam pemerintahan negara kerajaan itu.

Dalam pidato yang disiarkan televisi hari Ahad (12/6) menandai 12 tahun penobatannya sebagai penguasa, Abdullah II mengatakan bahwa kabinet mendatang akan dibentuk berdasarkan pada mayoritas parlemen yang terpilih.

Ia tidak menjelaskan kapan hal itu terwujud, namun menegaskan bahwa kebijakan itu segera dilaksanakan setelah semua peraturan perundangan yang berkaitan siap.

Raja juga mengutarakan kemungkinan akan dilakukannya amandemen terhadap konstitusi negara, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Saat Abdullah II menerima tongkat estafet kepemimpinan sebagai raja di tahun 1999, dia mengutarakan gagasan untuk membuat sistem monarki Yordania menjadi seperti Inggris. Namun gagasan itu sepertinya terlupakan dengan seiringnya waktu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Gejolak yang terjadi di beberapa negara Arab dan Afrika Utara di mana rakyat menuntut agar penguasa lebih melonggarkan kekuasaannya, memaksa Abbdullah II untuk kembali memikirkan ide reformasi di tubuh pemerintahan negaranya.

Selama ini perdana menteri yang memimpin kabinet tidak diangkat lewat pemilihan, melainkan ditunjuk langsung oleh raja. Sementara parlemen diisi oleh perwakilan-perwakilan dari suku-suku yang ada di kerajaan itu.

Meskipun banyak rakyat yang ingin agar kekuasaan raja dikurangi hingga hanya sebagai simbol kepala negara dan perdana menteri memiliki kekuasaan yang lebih besar, partai politik Al-Ikhwan Al-Muslimun tetap menginginkan raja memiliki kekuasaan sehingga tetap memiliki pengaruh untuk menstabilkan keadaan jika negara mengalami keadaan genting.

Jurubicara Al-Ikhwan, Jamil Abu Bakar, mengingatkan pula bahwa reformasi perlu untuk “menghindari tragedi seperti yang sedang terjadi di kawasan itu.”

Pemerintah Yordania telah menghilangkan larangan rakyat untuk berkupul di tempat umum, memperbolehkan protes dan demonstrasi bebas. Abdullah juga mencopot perdana menterinya pada bulan Februari lalu, setelah rakyat menuntutnya untuk mundur karena dianggap tidak sensitif dengan keadaan rakyat yang menghadapi krisis ekonomi.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Konferensi Penerangan Islam Internasional Akan Digelar di Jakarta
Tulisan selanjutnya Mossad Bantah Agenya Ditahan Aparat Mesir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Berita
3 September 2026 19:12
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?