Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pemberontak Libya Dapat Legitimasi 40 Negara

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 16 Juli 2011 17:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Empat puluh negara anggota International Contact Group in Libya, yang juga memiliki perwakilan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa, OKI, Liga Arab dan Uni Eropa, mengumumkan keputusannya tentang legitimasi kekuasaan Muammar Qadhafi, Jum’at (15/7).

“Kami telah sepakat untuk mengakui NTC (kelompok pemberontak) sebagai satu-satunya suara sah dari rakyat Libya,” kata Menteri Luar Negeri Italia Franco Frattini, di sela-sela pertemuan mereka di Istanbul, Turki.

Menlu AS HIllary Clinton juga menegaskan sikap dukungannya untuk kelompok pemberotak Libya.

Dalam pertemuan kelompok kontak itu, Sekretaris Jenderal Organisasi Konfrensi Islam Eklemedin Ihsanoglu menegaskan kembali sikap OKI untuk membantu rakyat Libya dalam mewujudkan negara yang demokratis, bebas dan adil.

Disamping itu, Ihsanoglu menekankan permintaan untuk menghentikan kekerasan atas rakyat sipil Libya dan mendesak agar konflik Libya diselesaikan secara politis.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Hisashi Tokunaga sebagai perwakilan dari Jepang mengumumkan pengakuan negaranya atas NTC.

“Saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk mengumumkan bahwa pemerintah Jepang mengakui NTC sebagai penyambung lidah rakyat Libya yang sah,” kata Tokunaga dalam sebuah pernyataan.

Pejabat tinggi perwakilan dari Qatar, Yordania, Kuwait, Bahrain, Uni Emirat Arab dan Maroko menyampaikan suara yang sama, yaitu Muammar Qadhafi harus mundur.

“Yang kami semua inginkan adalah Libya baru yang demokratis,” kata Menlu Uni Emirat Abdallah bin Zayid Al Nahyan.

Menteri Luar Negeri Turki Ahmet Davutoglu menyeru agar masalah itu diselesaikan sebelum Ramadhan, sehingga situasi di Libya tidak semakin buruk.

“Jika gencatan senjata tidak bisa dicapai, maka serangan udara (NATO) akan terus dilakukan selama Ramadhan, dan itu hanya menguntungkan Qadhafi,” kata Davutoglu kepada wartawan.

Davutoglu memaparkan rencana pemecahan masalah Libya yang diajukan Turki.

Pertama, gencatan senjata antara pasukan Qadhafi dan pemberontak yang dipantau PBB. Kemudian menyiapkan penyerahan jabatan dari Qadhafi. Lalu pembentukan komisi restrukturisasi Libya yang terdiri dari dua perwakilan Tripoli (kubu Qadhafi) dan dua dari Benghazi (kubu pemberontak)..

Belajar dari perlucutan besar-besaran atas pendukung Saddam Hussein di Iraq yang justru menimbulkan masalah besar, maka Turki menyarankan untuk menghindari tindakan balas dendam apapun terhadap Qadhafi.

Pertemuan kelompok kontak itu merupakan indikasi yang jelas bahwa kebanyakan negara besar, kecuali Rusia, bersikukuh untuk menyingkirkan Muammar Qadhafi dari jabatannya.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Syeikh Raed Salah Bebas Bersyarat
Tulisan selanjutnya PRT Ethiopia Segera Terbang ke Saudi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza

Berita
8 September 2026 23:19
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS
Hari Pertama Sekolah yang Tak Kunjung Usai, Bocah Palestina Syahid Dibom ‘Israel’
Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS

Terbaru

  • Penasihat Trump Khawatir Perang Iran Berlangsung Bertahun-tahun
  • Warga Thailand Demo Kedutaan ‘Israel’, Protes Kelakuan Wisatawan Zionis
  • Trump Diam soal Sanksi Inggris terhadap Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS
  • Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia
  • Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
  • Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
  • Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?