Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Mahathir dan Ahmadinejad Bersuara Tentang 9/11

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 12 September 2011 08:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com-Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad hari Ahad (11/9) mengatakan bahwa Amerika Serikat menggunakan serangan 11 September 2001 sebagai alasan pembenaran untuk melancarkan invasi ke Iraq dan Afghanistan.

Ahmadinejad mengatakan, serangan 9/11 itu merupakan “permainan yang dirancang rumit” untuk mempengaruhi emosi orang dan menbuka jalan invasi ke Iraq dan Afghanistan.

Ia juga mengatakan, Amerika Serikat melancarkan perang itu untuk mengatasi persoalan ekonomi negaranya.

Pernyataan presiden Iran itu disampaikan saat muncul di televisi pemerintah, Ahad. Ia terus mempertanyakan cerita versi resmi buatan pemerintah Amerika Serikat tentang peristiwa 9/11 dan menyebutnya sebagai “kebohongan besar.”

Senada dengan pernyataan Ahmadinejad, mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Muhammad mengatakan bahwa Muslim Arab tidak mampu melancarkan serangan 9/11.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Bush berbohong tentang senjata perusak massal Saddam … Jika mereka mampu berbohong seperti itu untuk membunuhi rakyat Iraq, Afghanistan dan prajurit Amerika, maka Bush dan teman-temannya tidak perlu berpikir untuk berbohong tentang siapa yang bertanggungjawab atas 9/11,” tulis Mahathir dalam blognya, Jum’at (09/9).

Dengan memaparkan sejumlah alasan berbau teori konspirasi, Mahathir menulis bahwa menara kembar World Trade Center memang direncanakan untuk dihancurkan dan runtuh sendiri.

“Saya yakin Muslim Arab cukup marah sehingga mengorbankan nyawa mereka dan menjadi pelaku bom bunuh diri. Tetapi saya tidak percaya bahwa mereka atau orang di belakang mereka mampu merencanakan dan mengatur serangan semacam itu untuk menimbulkan kerugian besar bagi musuh,” tulis Mahathir.

Mahathir mengecam George W. Bush dan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair sebagai “pembunuh anak-anak” dan “penjahat perang.” Kedua orang itu seharusya diseret ke meja hijau untuk mempertanggungjawabkan serangan militer yang dilancarkannya ke Iraq.*

Keterangan foto: Ilustrasi peristiwa runtuhnya gedung WTC, New York, yang mirip dengan tahap keruntuhan dari bangunan tinggi yang sengaja dihancurkan di kota-kota besar dunia.

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Istimewa dengan Bertambah Usia
Tulisan selanjutnya Liga Arab Tolak Interferensi Barat di Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Berita
20 Juli 2026 17:00
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?