Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Al Azhar Ingatkan Surat Pejuang Shalahuddin pada Raja Richard

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 November 2011 06:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Syaikhul Azhar, Dr. Ahmad Muhammad Thayib menegaskan bahwa al Azhar dan seluruh kaum Muslimin di barat dan di timur, menolak proyek Zionis untuk melakukan yahudisasi kota al-Quds. Dia mengingatkan entitas Zionis Israel dan pasukan yang mendukungkan akan dampak yang mengancam perdamaian di kawasan bahkan mengancam perdamaian seluruh dunia.

Al Azhar menegaskan bahwa monopoli terhadap kota suci al-Quds dan yahudisasi padanya, merupakan pelanggaran terhadap konvensi dan hukum internasional serta norma-norma, yang melarang dan mengkriminalkan setiap perubahan pada karakter tanah, penduduk, dan identitas di wilayah pendudukan.

“Maka yahudisasi al Quds tidak memiliki legitimasi hukum,” ujarnya dikutip Info Palestina, Kamis, (20/11/2011).

Al Azhar kembali menegaskan ketetapan jalan yang ditempun Shalahuddin bagaimana cara pembebasan kota al-Quds, ketika dia menulis surat kepada Raja Salib Richard si Hati Singa.

“Anda jangan berpikir bahwa kami bisa menyerahkan al-Quds, tidak pernah, demikian juga kami, sebagai umat Muslim, tidak mungkin bisa menyerahkan hak-hak kami di al Quds, dalam kondisi apapun, anda tidak akan bisa mengambil satu batu pun di tanah ini, selama masih ada jihad.”

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Al Azhar juga menegaskan bahwa yahudisasi al-Quds dan serangan terhadap tanda-tanda yang ada di Baitul Maqdis merupakan garis merah. Al Azhar juga berjanji akan menghapus lembaran enttias Zionis di tanah Palestina.

Al Azhar menyebutkan bahwa orang-orang salib menduduki wilayah lebih luas dibandingkan apa yang diduduki Zionis, demikian juga al-Quds jauh lebih lama berada di bawah pendudukan orang-orang salib dibandingkan Zionis, namun demikian berhasil dibebaskan. 

“Al-Quds berada di bawah sandera kaum Salib jauh berlipat lamanya dibandingkan di bawah pendudukan Zionis. Meskipun demikian sejah telah berlalu – tidak ada perbedaan – bahwa lembaran penjajahan berhasil dihapus dan bekas-bekas agresi musuh terhadap hak-hak dan tempat-tempat suci bisa dihilangkan,” ungkap al Azhar dalam pernyataannya.

Al Azhar mengatakan bahwa orang-orang Zionis yang bersandar kepada kekuatan imperialis Barat, dalam upayanya melakukan yahudisasi al-Quds – hanya mempertaruhkan masa depan Yahudi sendiri dan sudah melanggar garis merah umat Islam yang berjumlah seperempat total penduduk dunia, umat yang mampu – dalam waktu dekat – untuk merebut kembali hak-haknya yang dirampas.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamMuslimold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Riset: Makin Bersyukur, Makin Sehat!
Tulisan selanjutnya Kemenangan An-Nahda Dinilai Karena Mendukung Islam

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Berita
14 Juli 2026 15:30
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?