Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Unjuk Rasa Wanita Mesir Didanai Asing?

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 15 Januari 2012 09:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang tokoh wanita dari Partai Kebebasan dan Keadilan bentukan Al Ikhwan menuding unjuk rasa yang dilakukan para wanita Mesir bulan Desember lalu didanai oleh pihak asing.

“(Wanita PKK) menolak berpartisipasi dalam aksi turun ke jalan itu, karena pesertanya dibayar dan memiliki agenda tertentu,” kata Manal Abul Hassan, sekretaris organisasi wanita Partai Kebebasan dan Keadilan.

Pada bulan Desember 2011, sekitar 10.000 wanita melakukan aksi dengan berjalan menuju pusat kota Kairo, guna memprotes perlakuan kasar aparat keamanan Mesir kepada para wanita yang berunjuk rasa.

Kepada koran Ashraq Al Awsat, Sabtu (14/01/2012), Abul Hassan mengatakan bahwa ketika para wanita turun ke jalanan untuk memperjuangkan hak-haknya, maka hal itu merendahkan martabat mereka.

“Apakah ia (wanita pengunjuk rasa) tidak memiliki suami, saudara laki-laki atau putra yang bisa membelanya?” kata Manal Abul Hassan, dikutip Al Mishry Al Yaum. 

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Aksi turun ke jalan yang dilakukan para wanita Mesir itu menurut Manal adalah unjuk rasa sektarian, sebab semua kelompok masyarakat Mesir seharusnya berjuang untuk membela wanita.

“Dia seharusnya tidak membela dirinya sendiri. Pria harus berdiri mendampingi wanita, karena jika dia (wanita) sendirian, maka dia tidak akan bisa mendapatkan hak-haknya,” kata Manal.

Menurut wanita Al Ikhwan itu, aksi unjuk rasa di Lapangan Tahrir sudah tidak lagi murni untuk memperjuangkan revolusi Mesir, karena sudah disusupi berbagai macam kepentingan.

Manal Abul Hassan, menurut blog resmi pribadinya, adalah seorang profesor di bidang media dengan gelar doktor, dan menjadi calon legislatif Al Ikhwan 2010 untuk daerah pemilihan Naser City dan Heliopolis.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Capres Prancis Usul Idul Fitri Jadi Hari Libur Nasional
Tulisan selanjutnya Sidang Mickey Mouse Pengusaha Qibhty Ditunda

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Berita
31 Agustus 2026 06:08
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?