Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Abbas Tunggu Kepastian dari Hamas

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 Februari 2012 04:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang anggota Fatah, Nabil Shaat mengatakan bahwa Presiden Palestina Mahmud Abbas sedang menunggu jawaban dari Hamas tentang pembentukan pemerintahan konsensus, setelah adanya perdebatan yang muncul dari kedua pemimpin gerakan ini saat bertemu di Doha. Demikian dilansir Al-Jazeera.

Shaat mengatakan bahwa perbedaan pendapat yang muncul dalam pertemuan di Doha beberapa waktu lalu itu menjadi batu sandungan untuk pembentukan pemerintahan gabungan Palestina. Dia mengatakan bahwa Presiden Abbas menunggu jawaban dan kepastian dari Hamas.

Shaat menjelaskan, Presiden Abbas ingin Hamas mendukung pemerintahan yang akan dibentuk ini.

Dia juga menegaskan bahwa langkah Abbas yang mengumpulkan kepemimpinan kekuasaan dan kepemimpinan pemerintahan konsensus seperti yang ada dalam Deklarasi Doha tidaklah melanggar hukum.

Menurut Shaat, tidak ada undang-undang yang melarang bagi presiden untuk menunjuk dirinya sendiri merangkap sebagai perdana menteri. Dengan demikian, menurutnya presiden dan perdana menteri tidak wajib harus dua orang yang berbeda.

Baca Juga

Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

Lebih lanjut, Shaat juga menjelaskan bahwa dipilihnya Mahmud Abbas sebagai kepala pemerintahan setelah banyaknya nama-nama yang dihapus dan dianggap tidak cocok.

Deklarasi Doha yang ditandatangani oleh Abbas dan Meshaal beberapa hari lalu untuk membentuk pemerintakan konsensus di bawah kepemimpinan Abbas, adalah sebagai upaya untuk mengakhiri perselisihan antara kedua gerakan ini. Hal ini juga dimaksudkan sebagai persiapan untuk pemilihan umum yang akan diadakan dalam waktu dekat.

Dalam pertemuan dengan para menteri di Liga Arab, Abbas mengatakan bahwa pemerintahan yang akan dipimpinnya nanti adalah pemerintahan transisi yang memiliki dua tujuan utama, yaitu mengadakan pemilihan umum dan rekonsiliasi Gaza.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamMedia Islamold migratepalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rizieq: ”Keberadaan FPI Dikhawatirkan Membongkar Bobrok Pejabat”
Tulisan selanjutnya Ilmuwan Harus Bangkit Melakukan Transformasi Peradaban

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?