Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita dari Anda

ISFI adakan Serial Kuliah Umum Sejarah Pemikiran Barat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 25 April 2012 10:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Bertempat di “Al-Ghozali Lecture Room Gedung Kulliyah of Islamic Revealed Knowledge (IRK), International Islamic University Malaysia (IIUM) Senin, (23/04/2012) kemarin, peneliti INSISTS, Dr. Syamsuddin Arif menyampaikan kuliah umum “Genealogi dan Sejarah Pemikiran Barat” di hadapan puluhan mahasiswa/i Indonesia yang belajar di tiga perguruan tinggi berbeda (IIUM, Universti Malaya (UM) dan Centre for Advanced Studies on Islam Science and Civilisation (CASIS)-Universiti Teknologi Malaysia (UTM)).

Pada kuliah umum seri kesatu dari tiga seri yang diselanggarakan Islamic Studies Forum for Indonesia (ISFI) tersebut, pria yang menjabat sebagai dosen General Studies di IIUM dan penasehat ISFI menyampaikan makalah bertajuk “Alam Pemikiran Barat: Dari Renaissans hingga Postmodernisme.”

Dalam makalah perdananya itu,  ia memaparkan dua periode sejarah pemikiran Barat.
Pertama, periode ‘Kelahiran Manusia-Manusia Baru’ (1300-1500 Masehi),
Kedua, periode Melawan Tirani Gereja  (1500-1700 Masehi).

Dalam paparanya, ia menjelaskan, Francesco Petrarch (1304-1374) seorang cendekiawan dari Itali yang pertama kali membagi sejarah Barat ke dalam tiga babak: (Zaman Purba, Zaman Tengah dan  Zaman Baru).

“Zaman Purba berakhir ketika Roma berhasil direbut oleh Visigoth (suku bangsa Jermanik) pada tahun 410 Masehi. Zaman Tengah atau disebut dengan ‘Zaman Kegelapan’, terhitung sejak abad kelima hingga keempatbelas. Sedangkan ‘Zaman Baru’ atau disebut dengan ‘Zaman Kelahiran Semula’ (rinascità).”

Baca Juga

Puluhan Murid SPI Jakarta Angkatan ke-13 Dinyatakan Lulus  
Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga
Hidayatullah Samarinda Dirikan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Outbound Seru di TSOT  Prigen Pasuruan
Tutup Dauroh, Pesantren Hidayatullah Kupang Berbagi Bingkisan Ramadhan Kepada Warga non-Muslim Sekitar

Dalam paparannya, ia juga menjelaskan tentang pendapat para ahli tentang tidak adanya definisi yang pasti tentang ‘renaissance’.

Dalam paparannya yang menarik, alumni KMI PP Darussalam Gontor Ponorogo ini juga mengulas  tradisi intelektual Kristen abad pertengahan berupaya kembalinya peradaban Eropa kuno dari zaman pra-Kristen , Periode Melawan Tirani Gereja yang dimulai dengan sebuah peristiwa di suatu petang hari  pada musim gugur tanggal 31 Oktober 1517 yang terjadi di pelataran kota Wittenberg, hingga tiga unsur penting yang memengaruhi dan membentuk pemikiran Martin Luther (1483-1546).

“Pengaruh paham fides quaerens intellectum (percaya dahulu, mengerti kemudian) ini terlihat pada doktrin Luther tentang hubungan antara rasio dan agama, antara akal dan wahyu, di mana ia cenderung mengedepankan keimanan ketimbang logika,” ujarnya.

Yang jelas, kuliah dari Dr. Syamsuddin Arif tentang asal-usul dan sejarah pemikiran Barat ini banyak diminati mahasiswa. Ke depan, kuliah seri kedua dan ketiga akan segera menyusul.*/Abdullah al-Mustofa, koresponden hidayatullah.com di Malaysia

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Media Islamold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Libya Larang Partai Agama
Tulisan selanjutnya Pusat Riset Medis Universitas Bin Saud Segera Diresmikan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS

Berita
8 September 2026 13:17
Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
Hari Pertama Sekolah yang Tak Kunjung Usai, Bocah Palestina Syahid Dibom ‘Israel’
Erupsi Anak Krakatau, MUI Ajak Masyarakat Ikhtiar Patuhi Petunjuk Keselamatan
Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris

Terbaru

  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
  • Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
  • Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
  • 11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha
  • 100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza
  • Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata
  • Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS
  • Zionis Terus Targetkan Anak, Serangan ‘Israel’ di Lebanon Tewaskan Hampir 800

Mungkin Anda Juga Suka

Berita dari Anda

Diskusi Kepemimpinan LIDMI, Pendiri INSISTS Sampaikan Konsep Adab dalam Melahirkan Pemimpin Beradab

24 Desember 2022 21:00
Berita dari Anda

Muhammadiyah Yaman Gelar Audiensi dan Sosialisasi Strategi Dakwah

22 Desember 2022 10:32
Berita dari Anda

Wakil Ketua I DPRD PPU Hadiri LTC Pemuda Hidayatullah di IKN

4 Desember 2022 21:21
Berita dari Anda

Hinaan “Anjinghu Akbar” Muncul Kembali, SPI Mengecam Keras

1 Desember 2022 19:28
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?