Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Pria Israel Pembenci Zionisme Ingin jadi Warga Palestina

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 17 Juni 2012 07:36
Bagikan
"Saya membenci Zionisme. Saya mau menjadi bagian dari pertahanan Palestina" [Andrew"
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang imigran Yahudi dari Tajikistan, Andrew Pshenichnikov (23), menegaskan ia akan memutuskan semua hubungan dengan Israel dan akan memohon kewarganegaraan Palestina, sebuah insiden luar biasa dan amat jarang terjadi.

Mei lalu, Pshenichnikov, ditahan pihak otoritas Tel Aviv, setelah dianggap tinggal secara ilegal di Kamp Pengungsi Palestina Deheishe dekat Baitulaham dan ingin melepaskan kewarganergarannya yang Israel.

Andrew Pshenichnikov sempat dipenjara Zionis-Israel selama seminggu. Dia ditahan karena memasuki “Zona C”,  zona yang hanya diperbolehkan jika ada izin Israel.

Namun Pshenichnikov mengumumkan dirinya tidak akan menerima keputusan pengadilan Israel karena ia tak mengakui pemerintahan Zionis, yang disebutnya  sebagai pemerintah pendudukan (penjajah, red). Karena itu, ia tidak mengakui peradilan tersebut.

Ia kini liburan dua bulan di Eropa dan berharap dapat pindah ke Tepi Barat saat pulang nanti.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Insiden yang melibatkan warga Israel meminta untuk tinggal di bawah pemerintahan Palestina sangat jarang terjadi.

Tidak ada rakyat lokal Israel pernah melepaskan kewarganegaraan mereka meskipun beberapa yang tinggal di luar negeri ada yang melakukannya.

Sejauh ini tidak pernah ada rakyat Israel memohon menjadi warga Palestina karena mereka tidak diizinkan memiliki dua kewarganegaraan. Dalam beberapa kasus, beberapa orang melakukannya karena alasan menikah dengan warga Palestina, demikian dikutip koran Israel, Haaretz.

Ibu Pshenichnikov, Svetlana, yang dihubungi di rumahnya di Israel mengatakan, ia cemas saat memikirkan rencana anaknya tersebut.

“Saya ibunya dan saya mencoba mendukung Pshenichnikov seperti juga ibu lain, tetapi saya tidak mendukung keinginannya,” katanya.

Svetlana dan keluarganya pindah ke Israel ketika Pshenichnikov berusia 13 tahun dan diberi kewarganegaraan Israel secara otomatis karena mereka orang Yahudi.
Pshenichnikov mengakhiri program pengerahan tentara selama tiga tahun, ditunjuk sebagai perancang komputer dan pernah menjabat selama satu setengah tahun sebagai tentara.

Namun, saat masih aktif di militer, Pshenichnikov mulai mempertanyakan tindakan Israel terhadap penduduk Palestina dan sejak itu ia menolak sepenuhnya dasar negara Yahudi itu.

Setelah tugasnya berakhir, ia pindah ke Kamp Pengungsi Deheishe April lalu, sebelum bekerja sebagai pelayan dan pekerja bangunan di Deheishe.

“Saya membenci Zionisme. Saya mau menjadi bagian dari pertahanan Palestina. Saya menyerukan rakyat Israel agar mendukung keberadaan negara Palestina agar tinggal di Tepi Barat atau Gaza, sebagai rakyat Palestina, “katanya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Si Pengkhianat Hamas Kunjungi Israel
Tulisan selanjutnya SekulerTunisia Bentuk Partai Baru Tandingi Islamis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Berita
2 September 2026 20:14
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Terbaru

  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?