Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Di Iraq Ada Band Underground Anti Islam

Ahmad
Terakhir diupdate:
Ahmad
Dipublikasikan 28 Agustus 2012 04:09
Bagikan
Sampul Album Band Janaza Bergambar Pembakaran Al Qur'an dan Propagan "Anti Islam League"
Bagikan

Hidayatullah.com–Efek dari invasi Amerika Serikat (AS) terhadap Iraq bukan hanya meruntuhkan tampilan fisik semata. Terbukanya arus westernisasi di kalangan generasi Iraq telah melahirkan fenomena baru. Di antaranya,  habitat komunitas musisi underground ternyata turut tumbuh berkembang. Salah perkembangannya diiringi dengan lahirnya fenomena band Iraq anti Islam bernama ‘Janaza’ (Baca: Jenazah).

Kehadiran Janaza langsung mendapat sambutan di komunitas underground international. Kontroversi yang menaikkan pamor band ini dimulai dari sampul album perdana yang menggambarkan Al-Qur’an yang sedang terbakar. Bukan hanya itu saja, dalam lagunya berjudul “Burn The Pages”, intro lagu berisi lantunan ayat suci Al Qur’an ditemani teriakan backround “Burn The Qur’an..Burn The Qur’an” (Bakar Al Qur’an…Bakar Al Qur’an).

“Mereka (Umat Islam) pasti akan membunuh saya, (mereka) juga akan membunuh teman-teman saya dan memenggal kepala saya”, jelas Anihita vokalis Janaza seperti yang dikutip Theatlantic.com.

Anihilita sang vokalis seperti tidak takut dengan semua ancaman karena penghinaannya terhadap Islam. Ia bahkan menyembunyikan semua identitasnya dengan rapi dari dunia maya. Musika Janaza sendiri beraliran black metal. Aliran Black Metal sebelumnya identik dengan semangat anti Yesus Kristus. Dengan hadirnya fenomena underground di Timur Tengah. Musik metal seperti mulai menyuarakan propaganda anti Islam ke generasi muda Islam itu sendiri.

“Apa yang membuat amarah tetap menyala karena di dalam diri saya penuh kenangan akan (kematian) orangtua saya dan teman-teman saya, itulah yang membuat saya penuh kebencian,” jelas Anihita lagi.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Anihita menceritakan bagaimana kedua orangtuanya mati karena sebuah serangan bom. Serangan bom itu sendiri juga menewaskan teman-teman dekatnya. Kondisi perang dan konflik sektarian di Iraq telah membuatnya tumbuh menjadi perempuan yang penuh kebencian. Perubahan psikologis itu membuat dia menyukai musik black metal yang penuh nihilisme, anti tuhan, dan menjadi ekstremis terhadap humanisme.

Selain Janaza, band sejenis di Iraq juga ada Seed Of Iblis yang telah merilis album berjudul Jihad Againts Islam di tahun 2011. Seed Of Iblis juga memiliki seorang vokalis wanita sama seperti Anihita. Seed Of Iblis memiliki salah satu lagu kontroversi berjudul “Sex With Muhammad’s Corpse”. Band-band seperti ini di Iraq berkumpul dalam satu wadah yang mereka sebut komunitas  “Anti Islam League”.

Di Indonesia sendiri demam atheisme dan anti tuhan sudah merebak lama di komunitas underground. Tidak sedikit band-band lokal Indonesia membuat lagu-lagu yang menghujat agama.

Hanya saja, di sisi lain, di Indonesia ada pula band-banda  yang lahir untuk melawan hegemoni perang budaya seperti ini. Di antaranya lahir Punk Muslim, Underground Tauhid, Salam Satu Jari hingga Jamaah Out Of Topic. Kesemua komunitas itu adalah bagian dari gerakan dakwah dari mantan musisi-musisi underground yang telah tobat. Rata-rata tobatnya para musisi ini karena menyadari ada misi hegemonisasi anti Islam dibalik berkembangnya musik underground.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Taiwan Anjurkan Pria Duduk Saat Buang Air Kecil
Tulisan selanjutnya Carilah Sumber-sumber Kelapangan Hati (Bagian 2)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Berita
31 Agustus 2026 11:10
Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?