Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Penculikan Serdadu Zionis Masih Menjadi Alternatif Hamas

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 11 Februari 2013 09:04
Bagikan
Gilad Shalid ditukar dengan 1000 tawanan Palestina
Bagikan

Hidayatullah.com–Anggota Biro Politik Gerakan Perlawanan Islam Hamas Ruhi Musytaha menegaskan bahwa gerakan Hamas tidak pernah berhenti berusaha meringankan penderitaan para tawanan di penjara Zionis dan bekerja untuk membebaskan mereka. Karenanya, bagi Hamas, penculikan terhadap serdadu Zionis masih sebagai pilihan.

“Tujuan termulai gerakan di antaranya adalah pembebasan tawanan secara keseluruhan melalui penculikan serdadu Zionis. Ini merupakan pilihan yang masih tetap ada dan berlaku dan kami sedang berusaha ke sana,” ujarnya dikutip Pusat Informasi Palestina (PIC), Ahad (10/02/2013).

Dia menyatakan bahwa gerakan Hamas menanggung keluarga para tawanan, syuhada dan juga korban luka dalam sejumlah kebutuhan pada tingkat pemeliharaan keluarga dan tingkat pribadi.

“Ini adalah masalah penting dan urgen. Namun yang lebih penting lagi adalah pembebasan para tawanan yang membela umat dan bangsanya,” ujarnya lagi.

Ruhi Musytaha mengatakan, pembebasan tawanan dengan jalan pertukaran sebagaimana kasus Gilat Shalit terbukti mampu merubah perimbangan.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

“Gerakan telah membuktikan sepanjang tahun-tahun ini bahwa tujuan dan yang paling penting dalam pandangannya adalah pembebasan tawanan dan itu sudah dibuktikan dengan pertukaran tawanan (dengan serdadu Shalit) yang telah merubah perimbangan dengan penjajah,” tambahnya.

Lebih jauh, Ruhi Musytaha menyerukan bangsa Arab dan umat Islam untuk membela tawanan, khususnya mereka yang melakukan aksi mogok makan.

“Mereka telah membela umat dan kewajiban yang dibebankan kepada semua adalah membebaskan mereka.” Dia melanjutkan, “Di tengah kekacauan semua upaya politik untuk mengakhiri penderitaan para tawanan, pilihan-pilihan prioritas yang mendukung tujuan ini adalah kekuatan senjata dan penculikan serdadu.”

Dia menegaskan bahwa gerakan Hamas selalu menyampaikan perkembangan masalah tawanan kepada Mesir, sebagai mediator pertukaran tawanan dan kasus mogok makan tawanan. Namun penjajah Zionis selalu melanggar janji, piagam dan perjanjian. Karena itu harus pelanggaran-pelanggaran yang berulang-ulang ini harus dilawan.

Sebelumnya Zionis-Israel mengalami kekalahan politik dengan Hamas dengan bersedia membebaskan lebih dari 1.000 tawanan Palestina dengan satu serdadunya bernama Gilad Shilat pada bulan Oktober 2011.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HAMASold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Izin Penjualan Miras di Kawasan Baru Kairo Dihentikan
Tulisan selanjutnya Hancurnya Partai Islam Karena Terjebak Demokrasi Berbasis Logistik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?