Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
None

BNPT: OPM Tak Bawa Nama Agama, Bukan Teroris

Ahmad
Terakhir diupdate: 20 Maret 2015 13:58 1:58 pm
Ahmad
Dipublikasikan 20 Maret 2015 14:15
Bagikan
Prof. Dr. Irfan Idris, MA, Direktur Deradikalisasi BNPT bersama Nasir Abbas
Bagikan

Hidayatullah.com–Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menuduh pelaku tindak pidana terorisme di Indonesia karena tidak menyukai keberagaman atau pluralisme.

Padahal, lanjutnya, adanya keberagaman di Indonesia adalah bagian dari dinamika agar tidak terjadi gesekan di antara sesama.

“Mereka tidak melihat adanya keberagaman atau pluralisme. Hal inilah yang menjadi gesekan sesama kita karena cara pandang yang jauh dari dinamika,” ujar Prof. Dr. Irfan Idris, MA, Direktur Deradikalisasi BNPT dalam diskusi “BNPT Bincang Damai” di kawasan Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis (19/03/2015).

Di sisi lain, pada saat ditanya mengapa stigma teroris acapakali disematkan ke agama Islam, Irfan mengatakan bahwa itu terjadi lantaran para pelaku membawa-bawa simbol agama.

Menurutnya, sejatinya agama Islam tidaklah demikian. Ia mengambil contoh Amerika Serikat (AS) yang ia sebut penganut agama rahmatan alamin.

Baca Juga

Tahun Baru Hijriah, Kini Punya Makna Perubahan Orientasi Hidup dan Kepedulian Sosial
Cegah Anak Obesitas, Inggris Larang Makanan Manis dan Gorengan di Sekolah
Iran Hujani Israel dengan Rudal Usai Trump Klaim Kemampuannya Melemah
200 Tentara AS Terluka, Iran Nyatakan Siap Perang Panjang
Jerman Penjarakan Seorang Pria Libanon Anggota Hizbullah

“Tindak kekerasan atau tindak terorisme sungguh tidak identik dengan Islam. Sebut saja Amerika Serikat yang suka menyematkan, tetapi di lain sisi masyrakat di sana banyak yang mempelajari Islam,” jelasnya.

Penjelasan BNPT pun diamini oleh Nasir Abbas pengamat masalah terorisme yang sering dipakai BNPT ini mengatakan, segala tindak tanduk yang mengatasnamakan kekerasan atau yang mengancam adalah tindakan teroris. Dan bedanya hanya terletak pada ideologi.

“Islam bukan teroris. Hanya meraka yang saja yang membawa-bawa agama dalam aksinya. Jadi bukan kita yang berikan label teroris, tetapi mereka,” ujarnya saat menjadi pembicara bersama Irfan Idris di salah satu restoran di Cikini, Jakarta.

Sementara saat ditanya mengapa tindakan gerakan-gerakan kekerasan yang dilakuan oleh masyarakat non-Islam, sebagai contoh yaitu Organisasi Papua Merdeka (OPM) tidak diberi label teroris, Irfan Idris hanya menjawab mereka (OPM) tidak membawa-bawa agama dalam perjuangannya.

Tetapi, ia menegaskan bahwa apa yang dilakukan oleh OPM adalah tindakan yang mungkin saja melebihi dari teroris. Hal ini ia nyatakan karena pergerakan OPM ditangani oleh aparat-aparat khusus, bukan BNPT.

“Jelas mereka (OPM) itu teroris. Namun bedanya mereka tidak membawa-bawa agama dalam perjuangannya.  Sehingga tidak multitafsir dalam pergerakan OPM. Dan OPM pun ditangani oleh aparat-aparat khusus dalam segala tindakannya,” jawabnya kepada hidayatullah.com.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:agamaBadan Nasional Penanggulangan TerorismeBNPTteroris
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kurangi Beban Perusahaan, Yahoo Tutup RnD di China
Tulisan selanjutnya Ketua MUI Bogor Desak MUI Pusat Keluarkan Fatwa Kesesatan Syiah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

Berita
5 September 2026 09:34
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaNone

Kurma Israel Beredar di Eropa dengan Label Palsu

20 Februari 2026 07:00
BeritaNone

Video: Pria Disabilitas di Nepal Viral Menjaga Masjid dari Serangan Kelompok Radikal

11 Februari 2026 05:26
None

“Kemunafikan Barat Terbongkar”: Celah Hukum Pernikahan Anak di AS Disorot Aktivis HAM

2 Februari 2026 19:30
None

Tolak Gabung ‘Dewan Perdamaian’, Jerman: Penyimpangan Sistem Internasional

23 Januari 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?